
"Besok kamu ada kegiatan apa?" tanya Mr Albert sembari memberikan minuman pada Marissa
"Aku ada jani." jawab Marisa dengan sopan
"Baiklah, jika kamu ada waktu luang, Tolong hubungi aku. Aku ingin mengajakmu jalan-jalan.
Marissa hanya tersenyum dan mengangguk pelan. Setelah itu, ia permisi mengganti pakaiannya dengan pakaian yang sebelum dia gunakan.
****
Dua hari setelah itu, nama Marissa semakin meledak karena iklan ditampilkan di mana-mana. Baik TV layar jalanan spanduk dan sosial media. Ternyata perusahaan yang memakai jasa Marissa bergerak dengan sangat cepat. Mereka tidak ingin keduluan oleh perusahaan lain, mereka juga menayangkan iklan secara besar-besaran.
Iklan itu juga sampai ke mata Crypton. Dia mengeraskan rahangnya berdiri dari duduknya, dan meninggalkan markas begitu saja dengan raut wajah dipenuhi emosi.
"Wajah pemilik rahang tegas yang mengeras dan tatapan tajam, yang menyimpan emosi. Crypton membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi. Namun dia sedikit memelankan laju mobilnya, ketika mendapatkan telepon dari sang kakek dan juga tante.
Crypton menghela nafas, mengangkat panggilan telepon tersebut. " Kamu sudah melihat berita bahwa Marisa menjadi model iklan, Jangan melakukan apa-apa padanya tante dan kakek yang sudah memberikan izin kepadanya. Untuk keselamatannya, kau tidak perlu khawatir. Kakek sudah menempatkan pengawal terbaik untuknya." jelas tante Vania dari seberang.
Lagian Papi, kamu papi Gonzales sudah memberikan izin kepadanya. dan Papi Gonzales sudah menganggap Marissa seperti putrinya sendiri. jadi kamu tidak perlu mengganggunya lagi. Kau tidak memiliki hak untuk marah kepadanya. Jangan bertindak gegabah, kalau kau tidak ingin menyesal nantinya." ancam sang kakek dan juga Nyonya Vania.
"Tante.... kakek...." tolong jangan ikut campur urusanku. Gadis itu tawananku, Dan Dia milikku."
"Jika dia milikmu, maka jangan sakiti dia tante dan kakek dan juga Papi kamu mendengar kabar bahwa kamu kembali memperlakukannya dengan buruk. Jangan lupa datang ke acara keluarga nanti malam.
__ADS_1
" Tante.... kakek.....dan Papi kamu datang dalam keadaan baik-baik saja." ucap Nyonya Vania hal itu membuatku kan menghela napas kasar.
"Kakek....papi...."
"Tidak ada bantahan, jika kau bersikap kasar kepadanya maka dia akan Tante kirim kembali ke Paris." panggilan itu berakhir secara sepihak.
Crypton memukul setir mobil dengan wajah kesal. Menghela nafas, dan kembali melajukan mobil dengan kecepatan tinggi. hingga mobilnya berhenti di mansion mewah miliknya.
Dia keluar dari mobil memasuki mansion dengan rahang yang mengeras. Dia tidak sengaja berpas-pasan dengan pelayan baru mention yang semakin hari semakin berani berpakaian terbuka. Walaupun masih berpakaian pelayan, sepertinya pelayan itu memang sengaja menunggunya pulang.
"Tuan Apakah Anda membutuhkan sesuatu?"
mata Crypton menatap ke tubuh pelayan itu, dari atas hingga bawah. Kemudian dia berbisik. "Enyahlah wanita murahan, aku muak melihatmu, dan aku tidak meniduri wanita lebih dari satu kali kecuali wanita tertentu. Tapi bukan kau orangnya." sarkas Crypton dan berlalu meninggalkan wanita itu begitu saja.
"Kau sudah melihat berita itu kan?" Kau pasti akan berbuat kejam kepadanya. Kami sudah mengantisipasi dan mengirimnya ke rumah kakekmu. Supaya dia aman sentosa." jelas Bian sembari tersenyum kecil.
"Kau!"
"Aku hanya bercanda, dia ada di kamarnya. Dia sedang tidur, Sepertinya dia kurang fit." lanjut Bian yang langsung ditinggalkan oleh pria pemilik rahang tegas itu.
Sebenarnya tadi mereka memang ingin mengirim Marissa ke rumah utama keluarga Gonzales. Melihat Crypton keluar dari markas dengan penuh emosi, tetapi Untung saja Nyonya Vania bisa menekan Crypton melalui telepon. Sehingga mereka sedikit agak tenang, walaupun masih khawatir, Crypton akan berbuat sesuatu kepada Marisa.
Crypton membuka pintu kamar Marissa dan melihat Marissa yang tertidur nyenyak di atas ranjang kakinya, melangkah mendekati. sehingga saat ini ia sudah berada di sisi ranjang milik gadis cantik yang tertidur dengan sangat damai.
__ADS_1
lama dia memperhatikan wajah cantik tanpa polesan apapun itu. Hingga tangannya terulur menyentuh pipi gadis tersebut dengan entah apa yang ada di pikirannya.
Gadis itu tertidur bagaikan bayi, sehingga emosi Crypton yang tadinya memuncak, hilang seketika melihat wajah damai gadis tersebut.
Dia beralih membuka jas kerjanya, dan melepaskan beberapa kancing kemeja mahal yang melekat pada tubuh tegapnya. Kemudian melepaskan sepatu dan beranjak menaiki ranjang tempat Gadis itu yang sedang terlelap.
dia menepati posisi di belakang Gadis itu. Dan menarik tubuh gadis itu ke dalam dekapannya. Tetapi siapa sangka Gadis itu berbalik dan menyamakan kepalanya pada dada bidang Crypton.
Kemudian kembali menatap wajah damai gadis yang ada di dadanya. Saat ini dia membawa tangannya kembali menyentuh pipi lembut sedikit cabe itu, dan menarik pipi itu dengan gemas. Hingga pemilik bibir plus tangannya dan kembali menyamankan posisinya.
wajar saja jika banyak yang ingin menjadikan Marissa seorang model Gadis itu milik segala kriteria untuk menjadi model Dia memiliki wajah cantik badan ideal untuk model iklan dan tinggi yang pas sebenarnya Marisa lumayan tinggi tetapi terlihat mungil jika berada di samping kripton.
Pandangan Crypton saat ini beralih ke bibir gerry. Marissa yang tidak dipoles apa-apa, ia membawa tangan dan menyentuh bibir yang memiliki tekstur sangat lembut itu, menggunakan jempolnya setelah itu, dengan iseng menarik bibir bawah Marissa hingga mulut Marissa sedikit terbuka.
Dia meloloskan dua jarinya ke dalam rongga mulut Marissa dan menjepit lidah Marissa diantara jari telunjuk dan jari tengahnya.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"
__ADS_1