Perjuangan Cinta Abimayu

Perjuangan Cinta Abimayu
BAB 38. ABIZAR _PCA


__ADS_3

Abizar telah menyadari kalau dirinya diperhatikan oleh Karina. Ia pun penasaran Mengapa wanita cantik seperti Karina terus memperhatikan dirinya, saat mulai berada di lampu merah menuju klub malam itu.


"Ada apa Nona, Mengapa memperhatikanku seperti itu? Apakah ada sesuatu yang ingin kamu bicarakan kepadaku?" tanya Abizar kepada Karina. Karina hanya menatap pria yang ada di hadapannya, dari ujung kaki hingga ujung rambut. Bedanya Abizar saat ini menggunakan kacamata.


Sementara Abimayu sama sekali tidak menggunakan kacamata, membuat dirinya sedikit bingung. Apakah Abimanyu itu merupakan Abizar, sungguh tidak mungkin. Tidak masuk di akal." gumam Karina di dalam hati, sembari terus menatap pria itu.


Saat pria itu semakin mendekat kepada Karina, Karina langsung meninggalkan tempat itu dan lari keluar dari Club, itu hingga Karina masuk ke dalam mobil yang ia tumpangi bersama Meti.


Abizar datang menghampiri Meti. "Meti, apa yang salah di wajahku, Mengapa sepupumu itu lari ketika melihat wajahku?" tanya Abizar merasa heran, ketika Karina berlari seperti ketakutan melihat sosok Abizar datang menghampiri dirinya.


Meti Terhenyak. Ia pun menghentikan aktivitasnya lalu meletakkan gelas wine, yang ia minum sebelumnya. Kemudian mencari Karina dan ternyata Karina berada di dalam mobil. "Ada apa denganmu, Mengapa kau lari melihat temanku itu, tanya Meti penasaran. Karina hanya diam saja sama sekali tidak menyakiti.


Karina penasaran Abizar pun mengikuti Meti lalu ia menghampiri Karina, tapi Karina enggan untuk dekat dengannya. Karina masuk ke dalam mobil. Tidak ingin mengingat sosok Abimayu, kembali melihat raut wajah Abizar. Karina mengira kalau itu benar benar Abimayu.


Tapi setelah Karina melihat identitasnya, akhirnya Karina menyadari kalau Abizar bukanlah Abimanyu nya. Sehingga Karina pun berusaha untuk menghindar Abizar dan tidak ingin bertemu dengan pria itu lagi. Karena itu begitu menyakitkan baginya.


****


Saat ini, hanya ada Marissa dan beberapa pelayan dimension yang sangat luas itu. Sedangkan Crypton dan Kia sibuk dengan dunia mereka. Dan Bian sedang ada urusan pula di luar. Masih seperti dulu, pelayan lain tidak diizinkan berbicara dengannya jika tidak begitu penting.


"Iya, cukup bosan di mension yang sangat luas itu, dia pun memutuskan untuk berjalan-jalan mengelilingi atau menjelajahi mension mewah itu, sepertinya ide yang bagus.


Kaki jenjangnya yang terlihat mulus dan bersih itu, melangkah menaiki tangga menuju lantai dua mansion itu. Sebenarnya dia sudah beberapa kali ke lantai dua. Tetapi dia belum begitu mengetahui tentang lantai dua itu.


Matanya melihat ukiran pintu di lantai dua itu, yang mana tempatnya berpijak saat ini adalah di depan kamar Kia. Dan tidak jauh dia melangkah tibalah di depan kamar Crypton. Dia melewati kamar itu begitu saja dan terus membawa kakinya ke ujung. Sehingga dia berada di depan sebuah kamar yang sangat dia ingat.

__ADS_1


Dadanya berdesir melihat pintu kamar tersebut, Tetapi dia penasaran untuk memasukinya. Walaupun dia sudah tahu isi di dalamnya


Dengan mengesampingkan traumanya, dia menekan gagang pintu kamar tersebut, sehingga pintu itu terbuka dan terlihat isi di dalam kamarnya yang didominasi warna merah maroon itu.


Dia melangkah kakinya, memasuki kamar itu dengan mata yang meneliti seluruh peralatan yang ada di kamar tersebut. Tanpa tahu bahwa Crypton saat ini sedang menontonnya melalui CCTV yang terpasang di setiap ruangan dimensi mewah itu.


Keningnya berkerut melihat benda-benda aneh di ruangan itu. Yang mana Sebelumnya dia tidak begitu jelas melihatnya. Karena kondisi kala itu, sedang kacau dan ketika kalau melakukan sesuatu matanya ditutup oleh Crypton.


Terdapat sebuah jaring-jaring yang fungsinya untuk apa, sebuah sofa panjang memiliki cekungan di tengahnya. Otak kecilnya berpikir keras Bagaimana cara orang duduk di sofa itu, karena dilihat dari bentuknya saja sudah membuat tidak nyaman. Apalagi mendudukinya. Selain itu juga terdapat sebuah kayu yang menempel pada dinding yang membuat huruf x pada setiap ujung terdapat borgol.


Karena tidak tahu fungsinya, Marissa melewati kayu itu, dan melihat sebuah lemari kaca yang terdapat begitu banyak pakaian wanita yang sangat seksi. Bahkan ada ****** ***** yang bagian bawahnya terdapat bolongan di sebelah lemari kaca itu, terdapat kumpulan rantai-rantai dan juga terdapat seperti kalung anjing yang memiliki rantai. Dan di sebelah itu dapat kotak kaca yang berisi berbagai mainan yang berbentuk kelamin laki-laki.


Tidak ingin berlama-lama di ruangan yang membuat merinding itu, Ia pun segera keluar dari ruangan tersebut. Di saat berbalik dan menuju pangan paling depan dari lantai dua itu di sana terdapat kolam renang. Dan di sebelah kolam renang itu, terdapat ruang gym yang terbuat dari kaca sehingga dari luar Marissa bisa melihat isi ruangan tersebut.


Ruangan itu menarik perhatiannya, dia membuka pintu ruangan itu dan memasukinya yang terdapat berbagai alat gym milik Crypton.


Dia terlebih dahulu melakukan pemanasan, setelah itu dia menaiki sebuah alat treadmill mengaturnya dan mulai berlari santai di atas alat itu.


Untung awal-awal dia hanya berlari santai terlebih dahulu. Tetapi semakin lama dia semakin menaikkan kecepatannya. Sehingga membuat underlinesnya semakin berpacu. Dan dia pun juga sudah merasakan suhu tubuhnya, ikutan naik napasnya sedikit memburu. Tetapi dalam hembusan-hembusan tenang.


Keringat mulai bercucuran pada tubuh serta dahinya, rambutnya yang saat ini terurai lumayan membuatnya tidak nyaman sehingga dia berhenti dan mengikat rambutnya.


Karena di sana tidak ada orang, dia pun membuka baju kaos yang sudah mulai basah oleh keringat. Sehingga bagian atasnya saat ini hanya menggunakan tank top. Kemudian dia kembali melanjutkan aktivitasnya dia tidak hanya menggunakan treadmill. Tetapi juga Leg press machine,Lat pull down machine dan lain sebagainya. Sehingga hal itu lumayan menghilangkan kejenuhannya.


Sedangkan di lain tempat, Crypton sedang menonton Apa yang dilakukan oleh Marissa dari tadi matanya tidak beralih dari tabletnya, dia memperhatikan Marissa yang memasuki red room kemudian beralih ke ruang fitnesnya.

__ADS_1


"Ini laporan pemindahan wilayah kekuasaan di London." Kia memberikan berkas yang cukup tebal kepada Crypton


"Letakkan di situ," perintah Crypton tanpa mengalikan pandangannya dari layar tablet miliknya. Sehingga jiwa penasaran Kia memberontak.


Dia berjalan ke arah belakang Crypton dan memperhatikan apa yang ditonton oleh Crypton. Dengan perlahan wajahnya mendekat pada telinga Crypton, Dia memiliki tubuh yang indah ya " bisiknya dengan sangat pelan


"Mmm.'gumam Crypton sembari menganggukkan kepala. Tubuhnya okey.


" Apa yang kau lakukan sialan!" teriak Crypton yang tiba-tiba tergelonjak menyadari Kia sudah di sampingnya.


Dia menampilkan sebuah seringai pada bibirnya. Aku rasa hanya dia yang bisa mempengaruhi mu, jika aku adalah musuhmu, mungkin sudah sedari tadi kepalamu hilang karena kau hanya sangat fokus dengan apa yang kau lihat. Apakah sekarang kau masih akan menyangkal bahwa Gadis itu bisa membuatmu melupakan wanita yang sudah meninggalkanmu.


Seketika tatapan mata Crypton berubah saat ini auranya langsung tidak mengenakan. "Jangan bahas dia." ujarnya dengan suara rendah tetapi sangat dingin.


"Kenapa ini sudah bertahun-tahun, kau masih belum bisa move on darinya? dia sudah mencampakkan mu. Dia sudah meninggalkanmu. Pasti saat ini dia sudah tenang bersama suami dan anaknya. sedangkan kau, kau masih terperangkap di bawah bayang-bayang nya.


"Tutup mulutmu"


"Plak!!!


pukulan keras langsung melayang pada Kia. Jangan bicara tentangnya, dengan mulut kotor mu. Dia bukanlah wanita yang seperti itu, dan jangan pernah kau mengatakan kepadaku untuk menggantinya dengan wanita lain." ujar Crypton dengan suara yang naik beberapa oktaf.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"


__ADS_2