
Marissa menatap punggung Crypton yang semakin menjauh. Dadanya terasa sangat sakit dan air mata semakin deras keluar dari matanya. Dengan suara isakan yang semakin keras dia menangis sejadi-jadinya. Menangisi nasibnya yang begitu Malang. Hingga Dia merasakan sebuah tangan pada lengan yang menariknya untuk berdiri.
"Kau sekarang adalah milikku. Tuanmu sudah memberikanmu kepadaku." ujar pria tua itu kepada Marissa dan detik berikutnya dia membungkam bibir Marissa dengan bibirnya, menjijikkannya.
Memberontak Marissa mendorong tubuh pria itu dengan sekuat tenaganya. Dan berlari dari ruangan itu, tetapi dia dihalangi oleh dua orang berbadan besar yang langsung memegang kedua lengannya. Dan kedua pria itu membawanya kepada pria tua itu.
Plak!!!
Sebuah tamparan dilayangkan oleh pria tua itu kepada pipi sebelah yang ditampar oleh Crypton. Tapi tamparan dari pria tua itu berkali-kali lebih menyakitkan daripada tamparan Crypton. Bahkan dia merasakan rahangnya bergeser, karena tamparan itu dan air liurnya ikut keluar, sangking kuatnya tamparan pria tua itu.
"Dengarkan aku wanita murahan! aku akan menyiksamu jika kau tidak patuh terhadapku. pria tua itu menarik rambut Marissa dengan sangat kuat, sehingga kepala mendongak akibat tarikan itu.
"Bawa dia! persiapkan dia untuk nanti malam." perintah pria tua itu kepada kedua anak buahnya, yang sedang menahan lengan Marissa. Dia tidak bisa menyentuh Marissa saat ini. Karena ada pekerjaan yang harus dia lakukan.
"Kedua anak buah pada pria tua itu membawa Marissa. Sehingga saat ini Marissa berada di sebuah kamar dan dia dikunci dalam kamar tersebut.
"Buka.... buka...." pintunya Hik...m hik.... hik..." Aku tidak ingin di sini! Buka pintunya!" teriak Marissa menggedor gedor pintu kamar itu.
"Buka pintunya! hik.. . hi....hi..."aku mohon keluar kan aku dari sini. Aku tidak ingin di sini!" teriaknya kembali.
Cukup lama dia menggedor-gedor pintu itu, sembari menarik-narik gagang pintu. Tetapi tidak ada yang membukakannya, sehingga saat ini dia terduduk pada lantai dan mengeluh lututnya, sendiri dengan suara isakan tangis yang terdengar semakin keras.
Dia menangis sejadi-jadinya menangisi nasibnya. Dia dulunya adalah seorang anak yang tidak pernah kekurangan apapun. Dia tidak kekurangan harta maupun kasih sayang. Dia sangat manja dan sangat ceria, serta memiliki banyak teman dan banyak fans. Namun dengan sangat mudahnya hidupnya dijungkir balikkan.
Seketika perusahaan ayahnya merosot sehingga ayahnya meminjam uang kepada Crypton dengan jumlah yang sangat besar yaitu 1 milliar dollar. Uang itu akan digunakan untuk memperbaiki perekonomian perusahaan mereka. Tetapi Malang pun kembali melintang, orang kepercayaan ayahnya membawa kabur uang itu. Sehingga mereka berada pada nasib seperti sekarang.
__ADS_1
Dia seperti wanita yang tidak ada harga diri, disentuh oleh orang yang selalu berbeda. Dan saat ini, dia berada di tangan pria tua yang menginginkan tubuhnya. Setelah pria tua itu bosan terhadap tubuhnya. Pria mana lagi yang akan menyentuhnya? tentu hidupnya akan seperti ini saja. Hingga akhir jatuh ke tangan Tuan yang berbeda-beda setiap tuannya bosan.
Entah berapa Jam menangis. Ia pun ketiduran Karena kelelahan dan terbangun karena mendengar suara pintu terbuka.
"Gunakan pakaian ini! pria yang membawanya tadi memberikan pakaian yang sangat seksi dan tidak Dan Marissa memberontak ingin keluar dari kamar itu. tetapi tangannya dicekal kuat oleh pria itu, sehingga masuk dua orang wanita ke dalam kamar tersebut.
"Tinggalkan dia! Biarkan kami yang mengurus." perintah wanita itu yang langsung dituruti oleh pria itu.
"Gunakan pakaian itu!" atau kau ingin kamu yang memaksamu?" hardik salah satu dari wanita itu.
Marissa Menggelengkan kepala dan mengatupkan tangan di depan dada dengan wajah iba. "Aku mohon keluarkan aku, Aku tidak ingin bersama pria itu. Aku mohon pinta Marissa. Namun wanita itu langsung menarik tangannya dengan menahan tubuhnya. sedangkan wanita yang satunya lagi langsung merobek jumpsuit yang ia gunakan dan memaksanya menggunakan pakaian seksi yang tidak layak pakai itu.
Tangannya ditahan ke arah belakang, kemudian wanita yang satunya membersihkan wajah dan dengan tisu basah, dan memberikan riasan pada wajahnya Marissa. Memberontak tetapi rahangnya dicengkeram dengan sangat kuat, oleh wanita itu. Sehingga dia tidak bisa melakukan apa-apa.
Kring ...
kring....
kring....
"Ada apa ayah? katakan Ada apa Ayah menghubungiku?" tanya Crypton di dalam sambungan telepon selulernya kepada Tuan Gonzales.
"Apakah kau berhasil bekerja sama dengan Mr Smith?"tanya Tuan Gonzales kepada Crypton.
"Ayah tidak perlu khawatir, semuanya sudah aman kita akan mendapat keuntungan yang sangat besar. Aku akan menguasai bisnis yang ada di negara ini. Ayah Tenang saja." ucap Crypton dengan percaya diri.
__ADS_1
"Ada sesuatu hal yang harus Ayah beritahu kepada kamu. Ini mengenai Adik kamu.
"Ada apa dengan Karina? Katakan sekarang juga."
"Abimanyu melihat Om Barack dan anak buahnya membunuh Pak jenderal yang berniat ingin menghancurkan bisnis ilegal yang kita jalankan selama ini.
Karena merasa terancam Abimanyu akan membongkar segalanya tentang pembunuhan itu, maka Om barack meminta kepada komisaris polisi yang bekerja sama dengan kita, dan juga anak buah Om Barack melakukan pengajaran terhadap Abimayu. Dan saat ini, Abimanyu sudah mati jatuh ke dasar laut." ucap Tuan Gonzales kepada Crypton.
"Kalau Abimanyu sudah mati, terus apa masalahnya?" tanya Crypton penuh selidik. "Masalahnya, Adik kamu saat ini sama sekali tidak bisa berkomunikasi dengan baik. Ia terus menangis dan menangis lagi saat mengetahui kematian kekasihnya Abimanyu.
Kamu tahu sendiri kan? adik kamu sangat mencintai Abimanyu. Padahal Ayah sudah tidak memberikan Restu kepadanya. Tapi adik kamu ini keras kepala. Dia terus meminta restu kepada ayah, hingga ayah mengatakan kepadanya akan memberikan restu kepada mereka, jika Abimanyu sanggup memberikan mahar sebesar 100 juta dolar.
Dan sepertinya Abimanyu akan mendapatkan uang sebesar itu, karena konser tiket konser yang akan dilakukan sudah habis terjual. di samping itu lelaki itu melihat Om barack membunuh Pak jenderal. Jadi daripada kita terkena semua, lebih baik Abimayu dibunuh.
Tapi dengan matinya Abimanyu, Adik kamu yang begitu mencintai Abimanyu. Membuat Adik kamu benar-benar kehilangan kewarasannya. ucap Tuan Gonzales di dalam sambungan telepon selulernya. Membuat Crypton terhenyak. Ia tidak menyangka adik perempuannya akan bersikap seperti itu kehilangan Abimanyu.
"Kamu di mana sekarang?
"Aku masih menjalankan misiku Aya, nanti setelah misi ku telah usai, Aku akan segera kembali dan berusaha untuk menenangkan Karina . Aku akan mengenalkan karina kepada seorang pria yang mampu membuat dirinya terhibur, dan keceriaannya akan kembali." ucap Crypton.
"Ayah harap seperti itu. Segeralah membawa kabar baik." ucap Tuan Gonzales, Lalu setelah selesai berbicara dengan Crypton, Ia pun langsung memutuskan sambungan telepon selulernya.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
__ADS_1
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"