
Di mansion Tuan Gonzales terlihat Karina sedang duduk di sofa setelah mereka tiba.
"Ada hubungan apa kamu dengan pria miskin dan kampungan itu? tanya Tuan Gonzales kepada Karina yang tampak diam saja, semenjak Tuan Gonzales memintanya untuk tidak terlalu dekat dengan Abimanyu.
Karina sama sekali tidak menjawab pertanyaan Tuan Gonzales. Ia memilih Diam seribu bahasa. Karena bagaimanapun jika karena memberitahu tentang hubungannya dengan Abimanyu pasti Tuan Gonzales tidak akan menyetujui akan hal itu.
"Jawab Karina!! ucap Tuan Gonzales dengan suara yang agak meninggi.
"Karina mencintai Abimayu ayah, begitu juga dengan Abimanyu. Dian sangat mencintaiku." ucap Karina.
"Apa?
"Kamu tidak mikir? kamu tau kan, kalau Abimayu tidak selevel dengan kita!
"Masih banyak pria yang pantas bersanding dengan kamu Karina. Apapun alasannya Ayah, tidak akan Setuju. Dan mulai saat ini lupakan Abimayu." ucap Tuan Gonzales
Karina diam tak memberikan respon sama sekali. Membuat Tuan Gonzales semakin emosi. "Jika kau begini terus, maka ayah akan memindahkan kamu Kuliah di Newzeland." ucap Tuan Gonzales.
****
Sudah hampir 3 minggu Marissa berada di rumah keluarga Crypton. Yang mana Di sana ada Gerry dan juga Nyonya Vania. Selamat berada dimension, Marissa diperlakukan sangat baik oleh Nyonya Vania dan suaminya Begitu juga dengan gerry dari bahkan keluarga itu tidak melarangnya apapun.
__ADS_1
Berbeda dengan Tuan Gonzales yang jarang sekali berada di mansion dan lebih sering tinggal di mention pribadinya. Dibandingkan mention utama. Karina juga lebih sering tinggal di mention pribadi Tuan Gonzales daripada di rumah utama, yang di sana ada Nyonya Vania.
Semakin lama dia semakin dekat dengan keluarga itu. terlebih lagi Gerry. Bagaimana dengan semenjak kripton meninggalkan kota ini tiga minggu yang lalu hingga detik ini marsha belum mendapat kabar tentang pria itu. Dia sangat berharap bahwa kripton pergi dalam waktu yang cukup lama atau bahkan tidak pernah pulang sama sekali.
Karena pergaulan Marissa dengan kedua adik sepupu Crypton membuat Marissa sedikit banyak berubah. Dia kembali ke dirinya sebelumnya yaitu banyak tertawa dan ceria dan dia juga kembali aktif dengan sosial medianya. Bahkan dia sudah menjadi model kecantikan kembali dan saat ini dia sedang memegang dua produk ternama yang baru lonceng.
"Apakah kau bosan di rumah Bagaimana jika hari ini kita pergi jalan-jalan aku akan membawamu ke suatu tempat."
"Benarkah, Marissa menatap diri dengan mata bulatnya yang terlihat berbinar.
Ia bersiap-siaplah. Aku akan menunggumu di bawah. Jangan lupa berdandan yang cantik ya." ucap Gerry kemudian keluar dari ruangan itu.
Marisa kembali ke kamarnya dia mencari-cari pakaian yang akan dia gunakan di dalam lemari yang super besar yang ada di kamarku itu. Keluarga Gerry dan keluarga Tuan Gonzales memang saudara kandung dan rumah yang mereka tempati saat ini merupakan mention peninggalan sang kakek.
Seluruh pakaian dari merek mahal disediakan untuknya maupun asesoris yang lain yang tidak kalah mahalnya dari pakaian tersebut dia sudah dianggap anak sendiri di keluarga ini.
Pilihannya jatuh ke sebuah dress putih tanpa lengan. Dia segera mengambil dress itu Dan meletakkan di atas ranjang kemudian dia mempersiapkan high heels yang cocok untuk dress itu. Yang sama sama berwarna putih juga dia pun menyiapkan tas kecil serta sebuah jam tangan dengan harga yang fantastis setelah itu dia berlari ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Marissa keluar dari kamar mandi,cukup cepat dari biasanya. Karena dia tidak keramas dan hanya mandi biasa saja kemudian dia mendudukkan tubuhnya di kursi meja rias dan membubuhkan aktivis pada wajahnya tidak lupa juga ia menata rambutnya setelah itu barulah Dia memakai pakaian yang sudah dipersiapkan tadi.
sebuah dress berwarna putih melekat indah pada tubuhnya yang juga terlihat indah dress itu sangat cocok di tubuhnya dan membuatnya semakin menawan dan mempesona yang mana panjang dress itu hanya batas lutut dan tampak lengan setelah selesai dengan tampilannya Ia pun turun ke lantai utama.
__ADS_1
"Aku sudah selesai ayo, ajak Meraka kepada Gerry. Tetapi Gerry tidak menyahuti ajakannya, karena di pria itu tercengang dengan kecantikan Mbak dewi Yunani.
"Hai, ayo aku sudah selesai." ucap Marisa melambai-lambaikan tangan di depan wajah Gerry. Hal itu membuat kiri kembali kepada kesadarannya.
"Eh...mm....Ayo!" ucapkan dengan Salah tingkah bahkan saat ini dia menggaruk di tekuknya yang tidak gatal.
Setelah meminta izin kepada Nyonya Vania, Mereka pun meninggalkan lelaki itu namun Marissa tidak merasa asing dengan tempat yang mereka tuju saat ini.
Kita mau ke mana? tanya mereka mengalihkan pandangannya kepada Gerry.
"Landon jawab pria itu dengan tersenyum jahil.
"What? kita tidak jalan-jalan di sini. Marisa tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Dia kira Gerry akan mengajaknya jalan-jalan masih di sekitaran California, siapa sangka pria itu akan mengajaknya jalan-jalan ke Amerika orang terlampau kaya sangat berbeda.
Lalu apakah kita akan kembali hari ini juga? aku hanya membawa satu pakaian ini.
"Jarak dari sini ke sana hanya satu jam dan hanya membutuhkan waktu dua jam penerbangan pulang balik." jawab Gerry, tetapi gadis di sampingnya masih ber pikiran yang berkelana.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
__ADS_1
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." PERJUANGAN CINTA ABIMAYU."