Perjuangan Cinta Abimayu

Perjuangan Cinta Abimayu
BAB 15. TERPISAH _PCA


__ADS_3

Tiba-tiba suara merdu Abimanyu dari kejauhan terdengar jelas ditelinga setiap orang yang berada disana. Karina bingung darimana asal suara Abimayu terdengar. "Suara Abimayu." gumamnya dia tidak mengetahui kalau Abimayu sudah berada di kapal yang sama dengan mereka.


Karina berlari keluar mencari arah suara itu. Tapi bukan hanya Karina yang keluar. Ada Noah dan semua teman teman mereka.


Karina mencari cari Ara suara Abimayu. Hingga dirinya melihat kalau Abimayu berada di atas kapal di titik yang paling tinggi.


Setiap orang bertepuk tangan menyambut kehadiran Abimayu. Apalagi dengan karina yang begitu bahagia ketika mengetahui Abimanyu sudah berada di kapal yang sama.


tetapi kebahagiaan karena kali ini tidak lengkap karena ketidakhadiran sang sahabat yaitu Marissa. Karina sama sekali tidak mengetahui kalau Crypton sang kakak menjadikan Marissa menjadi gadis tawanannya.


Karina mengirimkan pesan Whatsapp kepada Marisa dan pesan itu pun terkirim terlihat Karina menerima balasan maaf karena aku tidak bisa ikut liburan Natal bersamamu pesan Whatsapp Itu yang dikirimkan oleh Marissa tanpa memberikan alasan sama sekali kepada Karina.


Karina mengerutkan keningnya, ketika menerima balasan whatsapp dari Marissa setelah itu nomor ponsel Marissa tidak aktif lagi. Karena benar-benar penasaran apa yang terjadi kepada sang sahabat sehingga dirinya tidak dapat memenuhi janjinya kepada Karina.


****


"Keluar dari sini! kau semakin memperburuk keadaannya." seru Kia kepada Crypton. Tetapi dia langsung mendapatkan tatapan tajam dari pria pemilik rahang tegas itu.


Kia ada benarnya juga. Sepertinya Marissa mengalami trauma atas apa yang kau lakukan kepadanya. Jika kau tetap di sini, kau akan semakin memperburuk keadaannya."sahut Bian.


Kalianlah yang harus keluar dari kamar ini keluarlah sekarang perintah Crypton dengan nada tidak terima bantahan.


Kia dan Bian sama-sama menghela nafas kemudian keluar dari kamar tersebut bersamaan dengan kedua dokter yang memeriksa kondisi Marissa tadi.


Sedangkan Marissa ia terlihat sangat ketakutan kepada Crypton yang semakin mendekatinya. Dia mundur ke belakang, Tetapi dia terjatuh karena kakinya yang tidak kuat untuk membopong tubuhnya sehingga membentur lantai.


"Pergi! pergi!dari sini!!!! Marisa masih berteriak dengan tubuh yang bergetar ketakutan dia semakin merosot ke belakang.

__ADS_1


"Kenapa aku harus pergi Ini rumahku? Apakah kau lupa?" tanya Crypton dengan sudut bibirnya yang membentuk seringaian.


"Tinggal di sini, tentu tidak gratis nona."


"Pergi!!!


"Aku tidak akan pergi." Crypton semakin mendekati Marissa dan menarik tangan Marisa, sehingga Gadis itu berdiri.


"Tidak, pergi! pergi! Hik...hik....Mami." teriak Marissa semakin histeris. Bahkan dia saat ini memberontak, tetapi tenaganya bukanlah apa-apa dibandingkan Crypton. Ditambah lagi kondisinya saat ini sangat lemah


Crypton mengangkat tubuh Marissa dengan paksa, kemudian meletakkannya pada ranjang.


"Pergi! pergi! teriak Marissa


"Okey, okey, aku akan pergi. Tapi aku akan kembali lagi. Crypton mencengkram rahang Marissa dia mendaratkan bibirnya pada bibir Marissa dan menggigit kecil bibir Marissa yang terluka itu, sehingga Marissa meringis kesakitan.


Setelah itu, barulah dia keluar dari kamar itu dengan senyuman puas yang tercetak pada bibirnya. Melihat Crypton yang sudah keluar dari kamar Marissa. Kia, Lusi dan kedua dokter itu langsung memasuki kamar tersebut, dan mereka terkejut melihat kondisi Marissa sangat mengenaskan.


Darah dari tangan Marissa yang terpasang infus tadi berceceran pada lantai. Bibirnya saat ini berdarah dan tubuhnya bergetar ketakutan. Pokoknya keadaan sangat kacau dan memprihatinkan.


Bian langsung mendekatinya, memeluknya dan membisikkan kalimat yang menenangkan kepadanya, sehingga dengan bertahap perlahan dia pun kembali.


Kia menganggukkan kepala kepada dokter yang ada di kamar itu kemudian dokter itu langsung mengobati Marissa dan kembali memasang infus. Tetapi kali ini di tangan sebelah Marissa


Setelah itu, dia langsung keluar dari kamar itu dan menemui Crypton.


"Kau masih ada pekerjaan yang harus kau kerjakan." Crypton mengingatkan Kia sebelum Kia sempat membuka mulutnya.

__ADS_1


"Aku akan menyelesaikannya, tapi ada hal yang ingin aku tanyakan. Apa yang terjadi padamu, Kenapa kau melakukan itu kepadanya?"


"Yang aku lakukan kepadanya sama dengan wanita yang aku tiduri sebelumnya. Kau Yang kenapa?" ujar Crypton dengan cuek seolah dia sama sekali tidak peduli dengan keadaan Marissa.


"Dia berbeda, sangat jauh berbeda dengan yang kau tiduri sebelumnya. Bagaimana bisa kau melakukan sekasar itu kepada gadis yang belum tahu apa-apa tentang hal itu." ujar Kia. Dia tidak habis pikir dengan jalan pikiran sahabatnya itu.


"Diam!! jangan campuri urusanku. Kau masih banyak urusan yang perlu kau kerjakan. Ayo kita berangkat sekarang. Pekerjaan sudah menunggu kita." Crypton berdiri terlebih dahulu kemudian keluar dari ruangan tersebut. Ya mau tidak mau harus diikuti oleh Kia dengan kesal.


Sementara di tempat lain, terlihat Karina sudah bersama dengan Abimanyu. Semua para wanita yang mendengar suara merdu Abimanyu, tampak datang menghampiri Abimanyu untuk berfoto selfie, dan juga ingin sekali mengenal dekat dengan Abimayu. Hal itu membuat Karina sangat kesal dan tidak terima. Karina langsung menarik tangan Abimanyu untuk menghindari kerumunan wanita-wanita yang ingin sekali berkenalan dengan Abimayu.


"Ayo kita pergi dari sini. Jangan kau landing-ladini mereka." ucap Karina sambil membawa Abimanyu ke sebuah cafe yang ada di kapal itu juga. Terlihat Karina langsung berbicara kepada Abimanyu. Tapi ketika Karina ingin mengakui perasaannya terhadap Abimanyu, wanita-wanita itu pun datang kembali menghampiri Abimanyu. Hingga Abimayu pun tidak bisa menghindarinya. Semua para wanita itu ingin berfoto selfie dan juga ingin berkenalan dengan Abimayu.


Karina yang tampak kesal mengambil sebotol minuman wine di tangannya, lalu meminumnya hingga ludes. Kepala sempoyongan Ia pun berlalu meninggalkan Abimanyu begitu saja.


"Aku akan pergi dari sini, percuma aku mengharapkannya datang ke sini. Dia masih saja melanin-meladeni wanita wanita itu." gumamnya sambil mengambil dua botol wine kembali lalu duduk di sebuah sekoci.


Karina sudah mulai mabuk. Ia mengoceh mengoceh di sana berteriak-teriak. Tidak tahu mengapa dirinya seperti itu. Abimanyu yang melihat itu merasa tidak tega dan merasa bersalah, Ia pun menghampiri Karina.


"Kau ini kenapa? kenapa bisa ada di sini?


"Kau Lebih baik diam, tidak perlu kau pedulikan aku." ucap Karina dengan suara berceloteh karena ia tidak menyadari akan apa yang ia ucapkan kepada setiap orang ia sudah di bawah pengaruh alkohol.


Hingga Mereka pun sama-sama tidak sadarkan diri akibat pengaruh alkohol yang mereka minum. Karna akhirnya Abimanyu juga ikut meminum Alkohol yang dibawa Karina sebelumnya. Dan tali sekoci itu terlepas dari kapal yang mereka tumpangi sebelumnya. Mereka belum menyadari kalau mereka sudah terpisah dari teman-temannya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


__ADS_2