
Karina menangis histeris memohon kepada Tuan Gonzales agar menyelamatkan sahabatnya Abizar. "Tolong Papa selamatkan Abizar, dia bukan Abimayu dia Abizar. aku sudah kehilangan abimanyuku. Aku tidak ingin kehilangan Abizar lagi." ucap Karina dengan nada memohon kepada tuan Gonzales agar Tuan Gonzales menyelamatkan Abizar.
Tuan Gonzales tampak gugup. Ia meraih ponselnya dan menghindar dari Karina dan orang-orang yang ada di sana berusaha menghubungi Tuan barack. Tapi Tuan barang langsung emosi. "Apa kau bilang?itu bukan Abimayu? tidakkah kau dengar kalau dirinya akan mengungkapkan siapa pelaku pembunuhan terhadap Pak jenderal dan juga dirinya sendiri? jangan seperti itu. Kau yang akan terperangkap dalam permainanmu Gonzales, kau sudah menjebak kami." ucap Tuan Barack dengan emosi.
Marissa dan para pengawal memilih untuk keluar dari stadion itu, dan para pengawal langsung menghantarkan Marissa kembali ke mansion yang selama ini ditempati oleh Marissa bersama Crypton.
Kenapa bisa terjadi, Aku yakin kalau kematian kekasih sahabatku karina itu, karena dibunuh. Mengapa tiba-tiba saja saat Abizar atau Abimayu mengungkap kasus Beberapa bulan yang lalu tentang kematian Sang jenderal, dan juga Abimayu beberapa tembakan meluncur ke arahnya. Itu berarti agar Abizar tidak mengungkap kasus yang sebenarnya terjadi." ucap Marissa kepada para pengawal yang selalu setia mengikuti dirinya sesuai dengan arahan Nyonya Vania dan juga kakeknya Crypton.
"Syukurlah Nona tidak apa-apa. Kalau saja Nona, terluka maka nyawa kami yang akan melayang. Tuan Crypton tidak akan membiarkan kami hidup." ucap salah satu pengawal yang bekerja menjaga Marissa selama ini.
"Terima kasih kalian sudah menjagaku selama ini. Mungkin Jika kalian tidak ada tadi, aku juga akan terkena tembakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab itu. Aku yakin, mereka ingin membungkam setiap mulut orang-orang yang mengetahui kejahatan yang mereka lakukan." ucap Marissa.
Para pengawal itu tidak menjawab lagi. mereka memilih diam takut salah bicara kepada Marissa yang bisa menjadi bumerang untuk mereka.
Karina terus menangis histeris sampai melihat kondisi Abizar saat ini baik-baik saja. "Jangan menangis, aku tidak apa-apa. Aku baik-baik saja. Kamu tahu kan sekarang kalau kematian Abimanyu memang dibunuh oleh orang-orang yang berniat jahat kepadanya. tapi kita harus mengetahui apa motif yang sebenarnya Mengapa mereka tega membunuh Abimanyu lelaki yang sangat baik dan juga tulang punggung keluarga." sambung Rio.
Superdetik kemudian beberapa komisaris polisi pun melakukan pengajaran terhadap Karina dan juga Abimanyu atau Abizar. Aska Tuan Brugman Nyonya Monalisa sudah diselamatkan atau dibawa oleh Rio terlebih dahulu kembali ke rumah sederhana yang selama ini mereka tempati. Kini tugas mereka akan menyelamatkan Karina dan juga Abizar.
Tapi sepertinya anak buah Tuan Barack dan juga para komisaris polisi jumlahnya sangat banyak. Sehingga mereka berhasil menangkap Karina saat Abizar lengah, ketika Abizar dan Karina berlari dan mereka tertabrak oleh gerobak penjual sayuran di sana. Hingga membuat mereka terpisah dan akhirnya pihak kepolisian menemukan Karina di sana.
__ADS_1
Dan Karina saat ini sudah dibawa oleh beberapa anak buah Tuan Barack dan komisaris polisi ke salah satu gudang di mana gudang itu biasa mereka gunakan untuk transaksi narkoba dan barang-barang ilegal lainnya termasuk barang senjata api.
Karina disiksa habis-habisan oleh anak buah Tuan barack seolah mereka tidak peduli kalau Karina itu merupakan anak kandung dari Tuan Gonzales. Mereka menganggap Tuan Gonzales mengkhianati mereka. Meraka menganggap karina merupakan hambatan untuk mereka meraih sukses dengan menggeluti bisnis ilegal yang mereka jalankan selama ini.
Sehingga Tuan Barack meminta anak buahnya untuk segera menghabisi Karina agar rahasia yang mereka simpan selama ini tidak diketahui oleh khalayak ramai.
Abizar saat ini berada di sebuah rumah di mana Rio juga ada di sana. Abizar mendapatkan sambungan telepon suara karina yang berada di sana berteriak minta tolong membuat darah Abizar mendidih seketika. "Lepaskan karina dia tidak salah apa-apa ." ucap Abizar di dalam sambungan telepon selulernya.
"Jika kau tidak ingin wanita ini mati, maka datanglah kau ke sini sendiri. Aku akan mengarahkan mu. Di depan ada mobil dan sebuah ponsel. Kamu hidupkan mesin mobilnya, lalu melaju ke arah jalan raya lurus ke depan. lalu belok kanan, kembali lurus lalu belok kiri, lurus lagi, lah Di sana ada gedung Aku akan menunggumu di sini." ucap salah satu pihak komisaris polisi dan juga anak buah Tuan Barack
Sementara di tempat lain
Ingin rasanya Marissa menikmati lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Abizar Tapi sayangnya kawanan penjahat mengincarnya membuat acara itu sontak benar-benar tidak berlangsung dengan lancar.
Penampilan Crypton saat ini tampan karena pria itu menggunakan pakaian selain hitam dan dua buah kancing kemeja bagian atas sengaja dibuka.
Aku kesulitan memilih pakaian." jawab Marissa Setelah dia bisa menguasai kesadarannya kembali. saat ini ia masih menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya. Tetapi dia sudah berdandan.
Di atas kasurnya terdapat tiga dress yang berlainan warna dan bentuknya sedikit berbeda. Ada putih, ada krem dan coklat. Begitu juga dengan merah maroon.
__ADS_1
"Gunakan yang ini saja." ucap Crypton menghampiri ranjang Marissa dan mengangkat dress berwarna putih. Dia sangat suka melihat Marissa menggunakan pakaian berwarna putih, menurutnya warna putih sangat cocok di tubuh Marissa, walaupun warna lain sama cocoknya.
"Baiklah aku akan menggunakan pakaian yang itu." jawab Marissa
Dia membelakangi Crypton menurunkan handuk yang digunakan, hingga handuk itu tergeletak di lantai. Kemudian dia mengambil dalamnya dan memakannya terlebih dahulu. tetapi ketika dia akan menggunakan Crypton menghampiri dan memeluknya dari belakang.
Crypton melayangkan kecupan pada tengkuk telanjang Marissa. Sehingga membuat tubuh Marisa merinding akibat kecupan yang mendarat pada salah satu bagian sensitif di tubuhnya. Saat ini Crypton mulai mengendus dan menghembuskan nafas hangat pada area tengkuk itu. Hal itu membuat mereka refleks memejamkan mata dan menyandarkan tubuhnya pada Crypton
Cukup lama Crypton merangsang Marissa pada area leher itu. ia pun membalikkan tubuh Marisa dan menatap tubuh setengah telanjang. Marissa yang terlihat sangat menggiurkan. Tatapan matanya terarah pada dada Marissa, kemudian dia merendahkan tubuhnya dan mendaratkan ciumannya pada bongkahan dada Marissa dan membuat tanda pada tempat yang dia kecup itu.
"Cantik." ucapnya sembari menatap tanda yang dia ciptakan itu kemudian mengambil bra yang akan digunakan oleh Marissa tadi. dan membantu Marissa untuk memasangkannya. Bukan hanya itu, Dia juga membantu memasangkan dress untuk Marissa.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"
__ADS_1