Perjuangan Cinta Abimayu

Perjuangan Cinta Abimayu
BAB 17. TENGGELAM _PCA


__ADS_3

Mobil yang ditumpangi oleh Gerry dan juga Marissa berhenti di sebuah mansion mewah milik keluarganya. Dia keluar dari mobil membuka pintu di sebelah Marissa dan menggendong merasa keluar dari mobil tersebut


"Untuk sementara, kau akan tinggal di sini. Kau Tenang saja, keluargaku orang yang baik. hanya kakak sepupuku saja yang agak kelainan sedikit ucap Gerry.


Dia membawa Marissa memasuki kemudian memerintahkan kepada pelayan yang ada di mesin itu supaya mempersiapkan kamar untuk Marissa. Serta dia juga meminta pelayan tersebut untuk menyediakan pakaian Marissa.


"Dia siapa?" tanya seorang wanita paruh baya yang merupakan ibu dari Gerry.


"Dia wanitanya Crypton. Tadi aku berkunjung ke mansion Crypton dan menemukan wanita malang ini. Dan aku memutuskan untuk membawanya ke sini. Nanti aku akan menceritakan detail kepada Mami." "Perkenalkan dirimu kepada mamiku."


Gerry mendudukkan Marissa pada sofa yang ada.


Tetapi dia meringis ketika bagian bawahnya menyentuh sofa, setelah itu barulah dia memperkenalkan diri kepada wanita paruh baya itu.


"Dia adalah wanita yang diambil secara paksa oleh Crypton. Karena orang tuanya tidak bisa melunasi hutang kepada Crypton. Tapi sepertinya Crypton tertarik dengan wanita ini. dia membiarkan wanita ini tinggal di mansionnya seperti yang Mama lihat, dia mengalami kekerasan dari Crypton. Karena cemburu dan wanita ini juga wanita baik-baik. tidak seperti wanita yang ditiduri oleh Crypton sebelumnya." jelas Gerry panjang lebar.


Keluarga mereka sudah mengetahui kebiasaan aneh Crypton yang selalu menggonta-ganti pasangan. Dan mereka juga tahu dengan kebiasaan buruk Crypton itu. orang tua Gerry juga sudah sangat sering menasehati Crypton. Hingga mereka jengah dengan kelakuan Crypton. Crypton itu hampir sama dengan Tuan Gonzales. Berbeda dengan keluarga Gerry yang begitu menyayangi setiap orang.


Wanita paruh baya itu mendekati Marissa dan memeluk tubuh gadis Malang itu. Mengelus pundaknya perlahan. "Yang sabar, kau aman di sini. Kau akan baik-baik saja." ucap wanita paruh baya itu meyakinkan Marissa. mendapat pelukan hangat dari ibu paruh baya itu, seolah-olah dirinya dipeluk oleh ibu kandungnya sendiri.


Sementara di sebuah pulau terpencil yang mana saat ini Karina dan Abimayu berada di sana, mengharapkan kalau ada seseorang yang dapat menemukan mereka ataupun kapal yang melintas di daerah pulau tersebut. Tetapi berulang kali mereka berusaha berteriak saat melihat kapal yang melintas sekitar 100 mil dari mereka, tak satupun yang mendengar teriakan mereka.


Hingga Abimanyu pun berinisiatif sendiri membuat bendera dengan menggunakan rok milik Karina. Tetapi karena seolah tidak terima. Ia pun mengambil bendera itu saat Abimayu tertidur.

__ADS_1


Karina memainkan bendera itu. Karina mengira kalau bendera atau rok yang dibuat oleh Abimanyu menjadi pancing. Ia memainkan bendera itu. Sementara Abimanyu sudah berharap bendera itu dapat dilihat setiap siapapun yang melintas dari kejauhan atau dari udara.


Abimanyu mendengar suara helikopter melintas dari areal Pulau itu. Saat dirinya terbangun, ia tidak melihat bendera itu tidak lagi berdiri. Ia mencari bendera itu tapi ia sama sekali tidak menemukannya. Hingga dirinya melihat Karina duduk di sebuah batu besar dengan santai sambil menjulurkan bendera itu ke laut, seolah-olah Karina membuat bendera itu sebuah pancing yang dapat memancing ikan.


Abimanyu berlari menghampiri Karina. Karena ketika dirinya berteriak melambaikan tangannya ke arah atas berharap helikopter itu dapat melihat mereka, ternyata itu sia-sia.


"Kau ini bagaimana, mengapa kau ambil bendera itu? lihat Mereka sudah pergi tanpa melihat kita. Jika ada bendera itu, mungkin mereka akan melihat kita. Dan kita akan terselamatkan dari sini." ucap Abimanyu kepada Karina dibalas tawa dari Karina.


Mendengar suara tawa Karina. Abimanyu semakin kesal. Membuat mereka rebutan akan bendera itu, tapi karena tidak mau kalah Bahkan ia membawanya pergi dari sana. Karina terjatuh ke laut karena tarik-tarikan dengan Abimanyu.


Karina berpura-pura tidak bisa berenang. melihat Karina yang megap dan hampir tenggelam Abimayu yang sama sekali tidak mengetahui berenang, Ia pun langsung melompat tanpa berpikir panjang. Yang ia pikirkan bagaimana supaya Karina selamat.


Hingga akhirnya Abimanyu pun tenggelam membuat Karina pun merasa khawatir. "Ternyata Abimanyu tidak tahu berenang." gumamnya dalam hati sambil berusaha menyelamatkan Abimanyu. Karina berusaha membawa Abimanyu ke tepi pantai, Sementara Abimayu yang sudah terlalu banyak meminum air laut, membuat kesadarannya pun hilang.


Hingga membuat Karina merasa bersalah dan khawatir. Ia berusaha menekan bagian perut Abimanyu. berharap air yang tertelan Abimanyu dapat keluar dan Abimayu bisa selamat.


"Hei bangun!


"Hei bangun!


"Jangan seperti ini, jangan membuatku khawatir." ucap Karina sambil terus menekan bagian perut Abimayu. Karena tak kunjung sadar Karina akhirnya memberanikan diri untuk memberikan nafas buatan kepada Abimanyu.


Kekhawatiran Karina sirna sudah, karena akhirnya Abimanyu mengeluarkan air laut yang tertelan Abimanyu. "Syukurlah, Ternyata kau bisa selamat. Kenapa kau bodoh melompat ke laut, kalau tidak tahu berenang. kan jadi seperti ini!" gerutu Karina sambil menatap Abimayu dengan tatapan penuh kekhawatiran.

__ADS_1


"Aku tidak tahu berenang, tapi karena aku lihat kau terjatuh ke laut dan kau tidak tahu berenang, jadi aku melompat saja tanpa berpikir panjang. Yang aku inginkan keselamatanmu saja. Karena aku tidak ingin terjadi sesuatu kepadamu.


"Aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada wanita yang sangat aku cintai." ucap Abimanyu kepada Karina.


"Apa?


"Kau mencintaiku?


"Katakan sekali lagi kepadaku, Apa benar kau mencintaiku?


"Iya, I love you Karina." ucap Abimanyu yang mampu membuat Karina sangat bahagia saat bersorak kegirangan.


"I love you too Abimayu, Aku sangat sangat cinta kepadamu." ucap Karina sambil memeluk Abimanyu dan memberikannya kecupan hangat, Membuat Abi Mayu mengembangkan senyumnya lalu membalas kecupan karena dengan penuh kasih sayang.


"Aku sudah tidak sabar ingin bertemu dengan kakak dan ayahku. Ingin memberitahu kepada mereka kalau, aku sudah memiliki lelaki pujaan hatiku." ucap Karina kepada Abimanyu dan langsung mendirikan bendera di sana.


"Untuk apa kau mendirikan bendera itu? kini Abimayu yang tidak ingin pergi lagi dari pulau kecil itu. Karena ia khawatir kalau kakak dan ayah Karina tidak akan setuju Abimanyu menjalin hubungan dengan Karina.


Abimanyu mengetahui watak Tuan Gonzales yang tak mau dibantah sedikitpun. Sehingga Abimanyu khawatir dan tidak ingin kembali ke kota bersama Karina. "Jangan menatapku seperti itu. Ayo berteriak lah, siapa tahu ada yang mendengarnya. Kita akan segera kembali ke kota." ucap Karina sambil mengalungkan tangannya ke jenjang leher Abimanyu.


Abimanyu terdiam seolah dirinya bingung, apa yang harus dia lakukan saat ini, antara senang atau tidak kalau dirinya sudah mengakui rasa cintanya kepada Karina. Entahlah. Apa yang akan terjadi di hubungan mereka nanti, tapi yang pasti Abimanyu dan Karina sama-sama saling mencintai


.Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


__ADS_2