Perjuangan Cinta Abimayu

Perjuangan Cinta Abimayu
BAB 20. DITEMUKAN _ PCA


__ADS_3

Gadis kecil itu menggelengkan kepala dengan air mata yang berlinang pada pelupuk matanya. Crypton saat ini melihat Marissa bagaikan anak anjing yang kehujanan di pinggir jalan.


"Baiklah, aku masih mengantuk." ucap Crypton. Dia kembali merebahkan tubuhnya dan menarik Marisa ke dalam pelukannya. Dia masih merasakan getaran ketakutan wanita itu, didekapnya. Tetapi dia sama sekali tidak peduli.


Dia benar-benar ketiduran. Begitu juga dengan Marissa. Pada pukul 08.00 barulah Crypton kembali terbangun dan dia melihat mereka masih tertidur di dalam tingkatannya.


Dengan perlahan ia menarik tangannya. Kemudian beranjak ke arah telepon, dan meminta pelayan membawakan pakaian untuknya. Setelah itu, dia pun menuju ke arah kamar mandi.


Dia mandi sekitar 15 menit, dan keluar dari kamar mandi. Dengan sehelai handuk yang melilit di pinggangnya


"Morning....apa tidur kau nyenyak?" sapanya sembari menggelar mengelap kepalanya.


Marissa yang sudah duduk pada ranjang itu segera mengalihkan pandangannya, ketika Crypton mendekatinya. Dia masih sangat ketakutan kepada pria itu. Tetapi dia juga memikirkan keadaan orang tuanya.


Tidak lama setelah itu, terdengar suara ketukan dari luar kamar. Crypton langsung menuju ke arah pintu dan mengambil pakaian yang dibawakan oleh pelayan yang ia perintahkan tadi.


"Sepertinya kita tidak akan bertemu selama satu bulan. Apakah kau senang?" tanya Crypton sembari melepaskan handuk yang ia pakai. Sedangkan matanya melihat ke arah Marissa yang sedang membuang pandangan


"Sepertinya kau sangat senang." lanjutnya dia saat ini menggunakan celananya, kemudian berjalan ke arah Marissa. Sehingga tubuh merasa dengan refleks mundur ke belakang.


"CK! Jangan membuang pandanganmu, ketika aku sedang berbicara kepadamu. Apakah aku perlu mengancam mu terlebih dahulu?"


Marissa dengan cepat kembali membawa pandangannya ke arah depan. Dan ternyata wajah Crypton sedang berada di depannya dengan jarak yang begitu dekat.


Cup...


Crypton melayangkan satu kecupan pada bibir Marissa, setelah itu dia kembali menjauh dari Marissa meninggalkan Marissa dengan reaksi shock.

__ADS_1


Marissa mengatakan bibirnya dengan rapat dan menatap crypton dengan mata bulatnya, dia tidak diizinkan untuk memalingkan wajah. sehingga dia terpaksa menonton pria yang sedang bertelanjang dada, di depannya. Yang mana pria itu akan menggunakan pakaiannya.


Setiap kali melihat tubuh Crypton , pandangannya selalu fokus pada tato yang ada di pinggang Crypton. Menurutnya tato itu terlihat simpel, namun dia hanya sebentar menikmati ukiran huruf itu. Karena Crypton sudah menggunakan bajunya


Marissa...


Huh...


Kau masih ingat aku memintamu untuk memanggilku apa? tanya Crypton Dia mendekati Marisa. dan lagi-lagi Gadis itu mundur ke belakang


Ma..master?


"Iya, kau harus memanggilku Master." ucapnya. Aku ada pekerjaan selama satu bulan, aku rasa itu waktu yang lebih dari cukup untuk kesembuhanmu. Jadilah anak yang baik selalu berada di sini." Crypton kembali mengelus kepala Marissa. Kemudian tiba-tiba mengangkat tubuh Marissa, sehingga membuat merasa terhenyak dengan aksi tiba-tiba anak itu.


"Tenang saja, aku membawamu ke kamar mandi. Kau ingat mandi kan?


Sudah tiga hari lamanya Abimayu dan Karina berada di Pulau terpencil itu. Mereka sudah pasrah kalau mereka tidak akan bisa kembali lagi ke kota.Abimayu teringat dengan Aska. Adiknya itu pasti akan sangat merindukannya.


"Aska Kau lagi ngapain sekarang? gumamnya dalam hati sambil meneteskan air matanya. "Maafkan kakak, jika kakak tidak bisa kembali menemani hari-harimu." tangis Abimayu yang dapat dirasakan Bagaimana pilunya hati Abimanyu saat dirinya, mengingat adiknya yang tidak memiliki siapa-siapa selain dirinya.


"Aska itu siapa? Tanya Karina penuh selidik "Aska adikku satu-satunya. Kami sudah ditinggal oleh kedua orang tua kami, semenjak Aska baru dilahirkan ke muka bumi ini." ucap Abimanyu sambil membayangkan kejadian beberapa tahun yang lalu.


Ibu dan ayah Abimanyu meninggal karena kebrutalan geng mafia yang yang hendak tertangkap oleh pihak Kepolisian. Saat itu ayah dan ibu sedang berada di rumah mereka, menimang Aska. Saat itu gang mafia melarikan diri dari kejaran pihak kepolisian, ke rumah itu.


Hingga ayah dan ibu Abimanyu mati dengan tembakan kesasar kepada mereka yang seharusnya tembakan dari pihak kepolisian dan geng mafia itu. Adu tembak terjadi di rumah mereka, hingga ayah dan ibu Abimanyu menjadi korban.


Mendengar cerita pilu Abimanyu, terlihat Karina merasa tidak tega. " Kita akan segera kembali. Ayahku pasti akan mencari kita. Ayahku sangat menyayangiku. Apalagi dengan kakakku. Mereka tidak akan membiarkan aku mati dengan sia-sia.

__ADS_1


Jika mereka sudah mengetahui kita terpisah dari teman-teman, maka tidak menutup kemungkinan mereka pasti akan mencari sampai ke ujung dunia pun." ucap Karina berharap Abimayu optimis kalau mereka dapat kembali lagi ke kota.


Karina dengan penuh keyakinan, kalau kakak dan ayahnya akan mencari mereka. Hingga sampai menemukan Karena dan juga Abimanyu.


"Tuan Gonzales dan Tuan Barack juga ikut terlibat mencari keberadaan Karina. Karena pihak kepolisian tak kunjung menemukan mereka selama Sudah beberapa hari. Hingga akhirnya Tuan Gonzales mendapat kabar baik dari tim SAR, yang sudah beberapa hari melakukan pencarian. Mereka mengatakan kalau di kawasan seratus mil dari pulau itu, mereka menemukan sepatu milik Karina.


Mendapat petunjuk dari sepatu itu, kapal yang disewa khusus oleh Tuan Gonzales langsung menuju ke lokasi itu. Terlihat Tuan Barack, Noah, dan juga tuan Gonzales berada di kapal yang sama. Dari seratus mil dari pulau terpencil itu, Tuan Gonzales melihat pulau itu dengan menggunakan teropong.


Sepertinya Tuan Gonzales melihat keberadaan Abimayu dan juga Karina di sana. "Mereka ada di sana!" teriak Tuan Gonzales kepada awak kapal dan juga pihak kepolisian Ketika. Tuan Gonzales melihat keberadaan Karina dan Abimanyu di Pulau itu. Awak kapal dan beberapa personil kepolisian langsung menuju ke lokasi itu menjemput Karina.


Tuan Gonzales tidak peduli dengan Abimanyu. Tetapi yang ia inginkan sekarang Karina bisa selamat dari sana. Saat kapal itu sudah tiba di sana, terlihat Abimanyu langsung terdiam sementara Karina bersorak kegirangan.


"Tidak mungkin Ayah dan Kakak Karina membiarkanku menjalin hubungan dengan Karina." gumam Abimayu sedikit ketakutan ketika melihat Tuan Gonzales sudah tiba di sana.


Tampak Tuan Gonzales langsung berlari memeluk Karina disambut oleh Karina. "Aku sudah yakin Ayah pasti menemukan Karina. Karina yakin sekali kalau Ayah sangat menyayangi Karina." ucap Karina sambil kembali memeluk ayahnya.


"Ayah sangat menyayangi kamu sayang, tidak mungkin Ayah membiarkan kamu seperti ini. Tolong beritahu kepada ayah apa yang terjadi sehingga kamu terpisah dari Noah dan teman-teman kamu.


"Dan kenapa lelaki ini bisa bersama kamu?" ucap Tuan Gonzales kepada Karina


"Ceritanya panjang ayah, nanti akan Karina beritahu. Saat kita sudah tiba di rumah, sekarang karena ingin segera pulang, aku sudah sangat merindukan kamarku." ucap Karina sambil berjalan memasuki kapal itu diikuti oleh Abimanyu. Tetapi Abimanyu mendapat tatapan tajam dari tuan Gonzales.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


__ADS_2