
Mengetahui hal yang sebenarnya kalau sahabatnya Karina merupakan adik kandung Crypton, membuat Marissa kecewa terhadap Karina dan juga Crypton yang selama ini menutupi identitas mereka. Padahal sebenarnya Karina tidak pernah menutupi identitasnya dari sahabatnya itu. Hanya saja kedekatan Crypton dan Karina kurang dekat.
Ia pun pergi ke sebuah klub malam untuk menghabiskan waktunya di sana. Crypton mengalihkan pandangannya kepada Marissa yang saat ini masih tidur di kursi sebelahnya. Jarang ada orang yang seperti Marissa sedang mabuk. Kebanyakan orang biasanya akan merancu tidak jelas dan membuat kegaduhan sungguh, mabuk Marissa sangat elegan seelegan orangnya.
Mobil yang ia kendarai saat ini sudah memasuki lokasi mansionnya. Dia turun dari mobil dan membukakan pintu sebelah. Setelah itu mengangkat Marissa keluar dari mobil. Tetapi hal itu membuat gadis cantik itu terbangun dan menatap Crypton dengan tatapan bingung. Saat ini barulah Crypton melihat Sisi Marissa yang sedang mabuk, karena wajah Gadis itu sangat merah dan matanya sayu.
"Kamu Master? tanya Marissa menangkup baby Crypton.
"Turunin, Aku mau jalan sendiri. Marissa memberontak dari gendongan Crypton.
"Tenanglah, kita sudah sampai di rumah," jawab Crypton dia semakin mengeratkan tangannya pada tubuh Marissa, supaya gadis itu tidak jatuh dari gendongannya.
Kemudian dia melayangkan kecupan pada kening Marissa, dan membawa Marissa ke lantai atas.
"Tuan Apakah anda mabuk?" tanya Vika yang tiba-tiba menghampiri Crypton.
Marissa yang mendengar suara itu, kembali membuka matanya dan memeluk leher Crypton dengan sangat erat. Hingga Crypton terbentuk batuk karena ulahnya. Kemudian dia menatap Vika dengan tatapan tajam Tetapi setelah itu dia kembali tertidur.
"Besok keluar lah dari Mansion ini, Aku tidak berniat menternak wanita murahan dan Aku muak melihat wajahmu. Kau tidak diperlukan di mansion ini. Karena mansion ini tidak memerlukan mu dan sepertinya Kia juga tidak peduli denganmu." ucap Crypton lalu meninggalkan wanita itu.
__ADS_1
Dia membawa Marissa menuju kamarnya, dan membaringkan tubuh gadis itu pada ranjang. Dia juga menyelimuti Marissa dan mengambil alat make up milik Marissa yang ada di kamarnya. Dia membersihkan wajah dengan cairan pembersih wajah. Kemudian mengelapnya dengan handuk kecil, khusus wajah yang sudah dibasahi menggunakan air hangat.
Setelah lama dekat dengan Marissa dan memperhatikan kegiatan Marissa selesai live, dia semakin tahu tentang make up wanita. Dan cara membersihkannya. Karena itulah dia saat ini tidak terlihat kebingungan membersihkan wajah Marisa.
Setelah membersihkan wajah Marissa, dia pun berlalu ke arah Work in closet dan ganti pakaiannya dengan pakaian santai. Kemudian kembali ke arah ranjang, tetapi tiba-tiba Marissa duduk dan menyingkirkan selimut. Gadis itu juga membuka dress nya dan kembali merebahkan tubuhnya.
"Kenapa kau membuka pakaianmu?" tanya Crypton sembari kembali menyelimuti tubuh Marissa. Tetapi tidak dijawab oleh Marissa, karena Marissa memang benar-benar sudah mabuk.
Setelah itu, dia ikut berbaring di sebelah Marissa dan manarik tubuh Marisda ke dalam dekapannya
"Ummm... panas, jangan peluk aku." Marisa mendorong dada Crypton dan menjauh darinya.
Baru saja akan memejamkan mata, tiba-tiba Marissa kembali ke arahnya dan memeluk lehernya sembari memenangkan wajahnya pada lehernya.
"Master Hik.... hik... hik...., tiba-tiba Marissa terisak Tetapi hanya isakan kecil.
tangan Crypton beringsut mengelus rambut Marissa.
"Ada apa Hmm...? tanya Crypton dengan suara yang dalam, dan tatapannya juga dalam.
__ADS_1
"Jangan jahat-jahat lagi, aku takut." ucap Marissa dengan mata yang masih terpejam
Pandangan Crypton Saat ini fokus pada bibir Marissa. Kemudian dia mendekatkan wajahnya pada wajah Marissa dan menempelkan kedua belah bibir mereka.
Awalnya hanya menempel biasa. Tetapi semakin lama berubah menjadi kecupan demi kecupan lembut, yang diimbangi oleh Marissa.
Sementara di tempat lain, tampak Karina bahagia mendengar kalau Abizar akan tetap stay di California bersama dengan Karina dan juga Aska. Karina sama sekali tidak mengetahui kalau kedua orang tua Abizar memiliki anak perusahaan di California.
Kini Abizar telah resmi untuk menjadi pimpinan perusahaan milik orang tuanya yang ada di California, dan saat ini dia sudah tinggal di bersama Aska, Nyonya Monalisa, dan juga tuan Brugman di sebuah rumah mewah milik Abizar sendiri.
Karina juga ingin tinggal di sana bersama Abizar, tapi Karina tidak bisa memaksakan kehendak Karna mereka belum ada ikatan pernikahan. Tapi Abizar sudah berjanji kepada Karina, kalau dirinya akan segera menikahi Karina.
Tetapi sepertinya Tuan Gonzales belum memberikan restu kepada Karina dan juga Abizar. Saat ini, Tuan Gonzales masih mendekam di penjara. Sementara Crypton cuek saja dengan keadaan Karina saat ini. saat ini, Karina tinggal bersama sang kakek dan juga tantenya yang masih tetap setia memberikan dukungan terhadap Karina.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
__ADS_1
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN.