
Nyonya Sonia dan Meti berusaha untuk menghibur Karina. Mereka tidak ingin kalau Karina larut dalam kesedihan. Tubuh karena sudah semakin kurus, membuat Nyonya Sonia dan Meti merasa tidak tega melihatnya.
Kini Meti mengajak Sonia untuk berkeliling kota new Zealand. Setidaknya Karina dapat melupakan apa yang terjadi terhadap Abimanyu. Sudah sekian lama, Tapi terlihat Karina masih sulit untuk melupakan Abimanyu.
"Daripada garing di rumah saja, lebih baik kita pergi jalan-jalan." ucap Meti kepada Karina berharap Karina akan bersedia mengikutinya.
"Aku tidak ingin ke mana-mana, jika kau mau pergi pergi saja aku di rumah saja." ucap karena dengan raut wajah yang masih terlihat sedih.
"Ayo dong Karina, lagian ngapain juga kamu terus di rumah." ucap Meti berusaha membujuk Karina. Nyonya Sonia datang menghampiri Karina dan Meti.
"Ayolah Karina, kau sudah sangat lama tidak jalan-jalan di kota ini. Banyak perubahan, pasti kau akan suka." ucap Nyonya Sonia membujuk Karina. Akhirnya Sonia pun setuju pergi bersama Meti di sebuah club, yang mana Di sana teman-teman Meti sudah menunggu mereka.
Dengan menggunakan mobil mewah milik Mati, mereka berlalu meninggalkan rumah utama keluarga Nyonya Sonia. Sepanjang perjalanan, Karina hanya terdiam saja. Tidak banyak berbicara walaupun Meti selalu mengajaknya berbicara."Ayo dong Karina, kau harus happy. Jangan murung seperti itu terus. Kau nikmati saja hidupmu selama berada di kota ini." ujar Meti sambil terus mengendarai mobil mewah miliknya.
Hingga tiba saatnya, lampu merah di jalanan ibukota pun menyala. Pertanda mobil yang dikendarai oleh Meti harus berhenti di sana juga. Meti tidak memperhatikan kalau Abizar juga berada di lampu merah dengan menggunakan motor Harley Davidson miliknya. Motor kesayangannya yang selalu ia gunakan kemana-mana.
Netra Karina menatap ke arah pria yang ada di samping mobil yang dikendarai oleh Meti. Ia terhangat seolah tidak percaya seorang pria yang ia lihat mirip sekali dengan Abimanyu.
"Abimanyu." gumamnya yang dapat didengar oleh Meti?
"Apa?
"Tidak, tidak ada apa-apa. lampu hijau pun akhirnya menyala motor yang dikendarai oleh pria yang mirip sekali dengan Abimanyu itu pun melaju tepat dihadapan mobil yang mereka tumpangi.
"Siapa pria itu?" Mengapa dia mirip sekali dengan Abimanyu. Apa dia benar Abimanyu?" gumam Karina di dalam hati. Tapi tidak mungkin Abimayu masih hidup dan berada di negara ini , sungguh tidak mungkin. Apalagi Abimayu tidak bisa berenang ." gumam Karina dalam hati.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 40 menit, akhirnya mereka tiba di sebuah klub malam. Tempat biasa Meti dan Abizar bersama teman-teman mereka menghibur diri. Ketika mereka sudah tiba di klub malam itu, Meti mengajak Karina masuk. tapi sepertinya Karina masih enggan untuk masuk ke sana.
Tiba-tiba matanya melihat motor yang dikendarai oleh seorang pria yang sangat mirip dengan wajah Abimanyu, bahkan postur tubuhnya juga sangat mirip membuat Karina sangat penasaran siapa sosok pria yaitu sebenarnya.
__ADS_1
"Masuklah duluan, Aku akan nyusul." ucap Karina baru mengeluarkan suaranya. Metipun meninggalkan Karina di parkiran masuk ke dalam gedung tempat hiburan malam itu. sedangkan Karina masih mengamati motor yang dikendarai oleh pria itu.
Berharap mendapatkan petunjuk dari sana, tapi sepertinya karina tidak mendapatkan bukti atau petunjuk apa-apa tentang pria yang sangat mirip dengan Abimanyu. Ingin sekali rasanya dia langsung bertanya kepada Meti karina terlihat Meti sangat dekat dengan pria itu.
Sementara di tempat lain, di sebuah kamar hotel tampak Marisa masih duduk di sebuah sofa sambil menikmati siaran televisi yang tayang di salah satu televisi swasta.
Marisa mengedipkan bahu ia mendudukkan tubuhnya pada sofa sembari melihat-lihat sosial medianya. Terdapat sebuah artikel dengan memuat wajahnya dan kripton dengan kata-kata. "Model kecantikan Marissa Roberto berpacaran dengan pria tampan berbahaya Crypton Gonzales, dan saat ini mereka sedang berada di London melakukan liburan romantis."artikel itu memuat banyak berita tentangnya dan di-upload pertama kali oleh fansnya, yang ia temui di beberapa hari yang lalu di sana juga tersebar beberapa fotonya dan juga Crypton.
Ia segera mengecek Instagramnya yang tadinya pengikutnya hanya sekian juta, langsung meroket menjadi puluhan juta dan dia menerima begitu banyak pesan pada Instagramnya. Karena penasaran Ia membuka pesan itu dan mendapat begitu banyak pesan umpatan dan makian dari akun beberapa wanita.
Namun juga banyak yang memberikan selamat kepadanya postingan Instagramnya yang diupload beberapa hari yang lalu juga banyak mendapat komentar.
"Wanita ini pasti wanita murahan."
"Crypton adalah pria yang suka bergonta-ganti wanita wanita ini hanyalah untuk!"
"Selamat! pantas saja kamu tidak mengunggah tentang pasanganmu ternyata pasanganmu orang berbahaya."
"Aku juga ingin memiliki pacar mafia. Semoga Tuhan memberikanku pacar seorang mafia juga ?."
Pria miskin akan membukakan pasangannya pria mafia akan meratukan pasangannya!"
itu beberapa komentar yang ia baca ada beberapa dukungan semangat dan cacian serta pemakaian.
Mungkin Gerry menelponnya tadi karena berita itu. Sebenarnya ia tidak terlalu mempermasalahkan itu. Tetapi ia takut Crypton akan merasa risih.
Saat ini ia kembali diam dan ketika mendengar suara Crypton tadi suara itu terdengar dingin walaupun perhatian. Apakah Crypton juga sudah mengetahui tentang berita ini?
Marissa merasa pusing memikirkan hal itu. Crypton si pria kejam itu ternyata memiliki fans lebih banyak dari Marissa.
__ADS_1
Semakin lama pesan masuk ke Instagramnya semakin banyak. Tidak berhenti seperti cuplikan video. Namun Marissa mengabaikannya, ia penasaran dengan artikel lain yang beritanya tidak jauh berbeda dari artikel pertama yang ia baca. Dan beberapa tentang pekerjaan Crypton.
"Namun, anehnya tidak ada yang membuat berita negatif tentang Crypto. Padahal pria itu seharusnya adalah buruan polisi.
Tidak ingin pusing lagi, Marissa memutuskan untuk meletakkan ponselnya dan memilih menonton televisi dengan tayangan film
Marissa menjalani harinya dengan bermalas-malasan. Hingga malam pun tiba. kesadarannya sudah diambang batas, Tetapi Ia saat ini masih sedang menonton hingga tanpa sadar dia benar-benar tertidur.
Namun itu hanya sebentar, karena dia kembali terbangun ketika mendengar suara pintu terbuka dan menampilkan Crypton memasuki kamar dengan jas yang dipegang, dan pada kemeja putih yang ia gunakan terdapat percikan warna merah seperti darah
"Apa kau sudah makan malam? tanya Crypton tanpa mengalihkan pandangannya pada Marissa
"Sudah." jawab Marisa
Crypton menyampirkan jasnya kemudian langsung menuju kamar mandi dengan tidak melihat ke arah Marissa sama sekali sikap pria itu kembali dingin pada Marissa.
Marissa mematikan televisi menggunakan remote. Kemudian membaringkan tubuhnya dan menutup matanya. Baru saja dia akan tertidur Dia merasakan sebuah tangan memeluknya dari belakang dan sedikit menarik tubuhnya sehingga tubuh dengan dirasakan oleh punggungnya.
"Apakah Master melihat berita itu?
"Berita apa?"Crypton kembali bertanya. Sepertinya pria tampan itu, belum mengetahui mengenai berita yang beredar di internet tentang mereka.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"
__ADS_1