
Cuaca pagi yang cerah menembus tirai kamar Reval yang masih terlelap di dalam tidur nya .
Reval yang merasa istrahat nya sudah cukup pun mulai membangunkan tubuh nya menyender di sandaran ranjang lalu ia mematikan AC nya
''Jam berapa sekarang ??.'' gumam Reval lalu melihat jam di atas meja samping tempat tidur nya .
Setelah itu ia pun mulai beranjak menuju kamar mandi untuk mandi dan sholat .
Beberapa saat kemudian Reval keluar kamar lalu berjalan menuju meja dapur untuk sarapan seperti biasa nya Anira selalu lebih dulu berada di dapur karna ia sedang membuat makanan . Lagi lagi Reval duduk Tampa sepengetahuan Anira ,dan itu kembali mengejutkan Anira tapi kali ini tidak sampai menjatuhkan piring lagi .
''Mau minum apa?? '' tanya Anira sambil memegang spatula nya .
''Kopi saja . '' sahut Reval sambil mengotak Atik ponsel nya .
Reval dan Anira kini sarapan pagi bersama , Seperti biasa Reval selalu makan dengan lahap masakan Anira . Anira yang melihat reval hanya tersenyum samar saja .
''Kak aku boleh pergi ke rumah kak Anisa gak ?? '' tanya Anira hati hati
''Untuk apa ??'' tanya Reval mengintrogasi
''Mau jenguk kakak aja , di rumah aku kesepian kak lagi ini kan hari libur . Boleh yaa!! '' Ucap Anira sambil memasang wajah pengharapan
Reval terdiam . Beberapa saat ia berpikir lalu memberikan jawaban nya .
''Lain kali saja hari ini kamu harus menemaniku bertemu rekan bisnis kantor ku . '' ucap Reval lalu berlalu pergi
Anira hanya bisa bernafas kasar mendapat jawaban dari Reval .
Setelah bersiap siapa Anira menunggu Reval di halaman depan sambil menyenderkan tubuh nya di tembok samping mobil Reval berada .
Tak berapa saat Reval pun keluar kediaman bersama Anira menggunakan mobil nya , Reval mengendarai mobil nya dengan sangat kencang dan itu membuat Anira ketakutan .
''Kakak bisa pelan ga sih , kita kan gak sedang buru buru . '' ucap Anira sambil mengcengram pergelangan Reval dengan sangat kencang karna takut .
''Kita harus pulang ke Jakarta sekarang . '' ucap Reval terlihat kacau dengan wajah khawatir nya.
''Hah kenapa , memang nya rekan bisnis kakak di Jakarta ?? '' tanya Anira lagi masih belum tahu apa apa .
''Papa sakit , dan sekarang sedang di rumah sakit .'' ucap Reval terlihat khawatir .
''Astagfirullah , '' ucap Anira kaget setelah mengetahui itu ia pun diam tak ingin lagi bertanya taku Reval akan kesal dengan nya .
__ADS_1
Setelah menempuh perjalanan hampir 3jam Reval dan Anira pun kini sudah sampai di rumah sakit yang di beritahukan mama nya .
Reval dan Anira memasuki rumah sakit dengan tergesah gesah sambil dengan nafas yang ngos-ngosan . Setelah sampai di depan ruangan rawat papa nya Reval pun mengetuk pintu dan masuk ke dalam ruangan bersama Anira .
''Assalammualaikum '' ucap Anira dan Reval memasuki ruangan rawat Sandiaga
''Waalaikumsalam , akhir nya kalian datang juga dari tadi papa manggil manggil kalian terus . '' ujar mama sambil menyapu air mata nya .
''Pah papa ini Reval pa ini Reval sudah datang pa papa cepat sadar dong pa . '' ucap Reval sambil memegang tangan papanya dan berusaha tegar menahan air mata nya .
''Anira sini nak , '' panggi sang mama untuk duduk di samping suami nya yang bediri sekarang .
''Pah cepat sadar ya , Anira dan mas Reval sudah ada di dekat papa sekarang . '' ucap Anira lemah lembut sambil memijat tanggan mertua nya lembut .
Reval terkejut mendengar perkataan Anira yang memanggil nya mas , "Mimpi apa aku kemarin dia merubah panggilan nya pada ku , tali itu terlihat sungguh manis " Batin Reval sedikit terhibur paling tidak .
Tak berapa lama Sandiaga pun kini sudah sadar dan itu membuat yang lain nya bahagia ,setidak nya mengurangi kekhawatiran .
''Re-reval , ini kamu na -nak . '' ucap Sandiaga dengan suara lemah nya kepada putra nya sambil memegang wajah Reval
''Iya pa ini Reval . Papa cepat sembuh biar kita kumpul bareng lagi . '' ucap Reval sambil menggenggam tangan papa nya
''A - an -anira mana . ''Tanya Sandiaga masih dengan suara yang putus putus .
''Ini Anira pa, papa cepat sembuh ya . '' ucap Anira di samping Reval
-
Sore hari Reval dan Anira masih berada di rumah sakit , Anira saat ini sedang menemani ibu nya menjaga Sandiaga sedangkan Reval sedang mengurus keperluan berbagai hal .
''Papah sakit apa sebenarnya ma ?? '' tanya Anira
''Papa terkena penyakit serangan jantung . '' jawab mama sarmitra sambil bersedih .
''Kok bisa ma?? '' tanya Anira lagi sekaligus kaget
''Sebenar nya .......
at the time
Mama '' Yustika berlari memasuki rumah dengan berderai air mata .
__ADS_1
Kenapa Tika , kenapa kamu menangis sayang ada apa , cerita sama mama ?? '' tanya mama sarmitra sambil memeluk Yustika dan memandang Sandiaga dengan bingung
Aku benci Aldo . aku benci dia ma . '' ucap Yustika sambil menangis di pelukan mama nya
Mengapa kamu membenci nya bukan kah kamu sangat mencintai nya ?? '' kali ini Sandiaga yang bicara .
Aldo memperkosa ku pa saat aku ikut dia menghadiri acara ulang tahun teman nya dia memasukkan obat perangsang dan obat tidur ke dalam minuman ku , hets . . hets . . '' ucap Yustika sambil sesenggukan .
Apaan. . . . ''Kedua orang tua Reval terkejut sekaligus sock mendengar perkataan putri nya tersebut .
Sandiaga yang sangat terkejut pun langsung mendadak jatuh dan tak sadar kan diri hingga terpaksa harus di bawa ke rumah sakit .
Setelah di periksa oleh dokter dan mengatakan bahwa kondisi Sandiaga saat ini sangat memprihatinkan dan lemah .
****
Mama sarmitra menceritakan semua nya kepada Anira , Anira pun sock mendengar nya ia menutup mulut nya dengan kedua tangan nya karna saking terkejut nya .
''Lalu apa mama sudah memberitahu mas Reval ?? '' tanya Anira dan mama sarmitra pun menggelengkan kepala nya .
''Kita tidak bisa hanya tinggal diam seperti ini saja ma , kita harus lapor polisi dan memberitahukan ini kepada mas Reval . '' ucap Anira memberikan penerangan
''Tapi mama khawatir Reval akan marah besar emosi nya yang tak bisa di kontrol takut akan membuat nya melakukan hal hal yang tak wajar . '' ujar mama sarmitra karna ia tahu betul watak putra nya tersebut
''Mama tenang saja Anira akan coba bicara dengan mas Reval agar bisa berpikir tenang untuk melakukan hal yang seharus nya kepada aldo . '' ucap Anira meyakinkan mama mertuanya.
''Lalu di mana Yustika sekarang ma ?? dari tadi aku tidak melihatnya '' gumam Anira sambil celingak celinguk
''Dia saat ini sedang di rumah , masih dengan kondisi yang tak bisa mama jelas kan , keadaan nya saat ini sangat kacau ia seperti manusia yang tak punya jalan hidup lagi , mengurung di diri di kamar tanpa mau mendengarkan perkataan sesiapa pun itu .hits . . . hits . . . '' gumam sarmitra sesegukan
''Mama istrahat lah dulu di rumah papa biar Anira yang menjaga nya , mama juga perlu menyemangati Yustika supaya dia kuat atas takdir nya saat ini . '' ucap Anira meyakinkan
Mama sarmitra terlihat berpikir lalu ia merasa apa yang di katakan menantu nya tersebut adalah benar , pasti putri nya saat ini sedang membutuhkan diri nya untuk menghibur nya .
''Baik lah sayang mama akan pulang , mama titip papah ya , kalau ada apa apa cepat kabarin mama . '' titah mama sarmitra lalu mengambil tas nya dan mengelap air mata nya .
''### Pasti ma .Hati hati di jalan ya ma, titip salam untuk Yustika . ''ucap Anira sambil menyalami ibu mertua nya tersebut .
-
-.-
__ADS_1