Pernikahan Paksa Dari OMA

Pernikahan Paksa Dari OMA
43 # Terpisah


__ADS_3

Di sebuah kantor perusahaan yang sangat besar dan mewah kini Reval sudah duduk di kursi kebesaran nya dengan Marsel yang berdiri berada di samping nya .


''Berikan saya laporan tentang proyek ini . Dan tolong kamu telusuri bagian admin ini ,seperti nya ada sesuatu yang kurang beres dengan kerja sama kita di klain ini . '' ungkap Reval memerintah Marsel .


'' Baik tuan . '' jawab Marsel lalu ia pun meninggalkan Reval di ruangan nya .


Reval yang sudah di hadang dengan setumpuk berkas dan urusan pekerjaan membuat nya sibuk sampai melupakan bayangan Anira yang baru saja tadi di rumah menghantui nya .


Belom sampai satu hari Reval berada di Jakarta kini ia sudah sibuk bekerja .


-


-


🌌🌌


Malam pertama Anira tinggal sendiri di villa tanpa ada nya kehadiran Reval , meskipun mereka tidak tidur satu kamar namun Anira sudah terbiasa dengan kebersamaan nya bersama Reval ,ini adalah kali pertama iya tinggal tanpa Reval .


Anira merebahkan tubuh nya di kasur empuk milik nya sambil menatap langit langit .


''Humm ...kenapa kak Reval tidak memberi ku kabar sih . '' gumam Anira ia pun mengotak Atik ponsel nya .


''Kebiasaan gak pernah ngasih kabar , ah gak mungkin kan aku rindu kak Reval baru juga 1 hari 1malam tanpa kak Reval di sini masak sudah rindu ada ada aja pikiran ku ini . ''anira terus saja menggumam sendiri namun tak dapat di pungkiri bahwa diri nya merindukan sosok Reval yang bersikap dingin namun perhatian terhadap Anira .


''Sebaik nya aku menghubungi ibu aja mengurangi kesepian ku ini , lagi pun kan besok hari Minggu dan sekolah libur . '' Anira pun kini menelpon orang tua nya dengan sangat semangat .

__ADS_1


Setelah beberapa saat panggilan terlihat berdering kini telpon pun tersambung kan .


'' Assalamualaikum , nak . '' ucap ayah di sambungan telepon seluler tersebut .


'' Waalaikumsalam , ayah . Ayah apa kabar?? . '' sahut Anira sambil bertanya .


'' Alhamdulilah sehat kok nak . Kamu bagaimana kabar nya dengan nak Reval . '' tanya ayah Anira .


''Alhamdulilah baik juga kok ya , tapi sekarang ini kak Reval sudah balik ke Jakarta . '' jelas Anira .


'' Loh . . kok gitu , terus kamu sekarang masih di Bandung Ra ?? '' tanya ayah nya


''Hmm ... mau gimana lagi , beberapa Minggu lagi kak Anira akan ada ujian akhir semester yah , gak mungkin Anira pindah sekolah lagi sedangkan ujian sudah hampir tiba . '' jelas nya


'' Iya juga ya , ya sudah kamu jaga diri baik baik di sana . '' pesan Sartono kepada putri bungsu nya tersebut .


''Tidak nak , ini ibu mu sedang memasak di dapur . mau ayah panggilin gak Ra ?? . '' tanya ayah nya.


''Ganggu gak ya , kalau memang sibuk nanti saja Anira ngobrol nya . '' sebenar nya Anira takut mengganggu ibu nya apa lagi sekarang sedang memasak .


'' Tentu saja tidak dong Ra .Bentar ayah panggil . '' ,ucap Sartono .


Setelah beberapa saat kemudian .


''Assalammualaikum , sayang .'' ucap ibu Anira Fatmawati .

__ADS_1


'' Waalaikumsalam , ibu . Anira rindu ibu deh . '' ucap Anira sambil menampilkan wajah sedih nya . Ya Anira memang menggunakan sambungan video call sehingga ia bisa mengurangi rasa sedih nya setidak nya tinggal di Bandung sendirian .


''Ibu juga rindu sayang sama kamu , kamu kapan kapan ke sini dong , semenjak menikah kamu bahkan belom pernah pulang ke kampung halaman sama sekali . '' Ungkap Fatmawati kepada putri nya .


''Insya Allah nanti aku sama kak Reval ke Yogyakarta kok Bu , setelah urusan kak Reval di sini sudah selesai dan ulangan serta aku sudah lulus baru bisa pergi pergi . '' jelas Anira , jujur ia merasa sangat sedih karna memang benar apa yang di katakan oleh ibu nya ia belom pernah pulang sama sekali ke kampung halaman setelah menikah .


'''Hmm .. ibu tunggu ke datangan mu sayang . Sudah dulu ya , ini ibu lagi repot nih . ''


Kini sambungan telponnya pun terputus . Anira merasa sangat bersalah kepada orang tua nya , Karna belom sempat kembali seakan ia telah melupakan kampung halaman nya sendiri padahal ia sangat di sibukkan dengan kegiatan sekolah sehingga sampai tak sempat untuk pulang .


-


-


Satu Minggu berlalu Anira seperti sudah terbiasa hidup sendiri tanpa ada Reval di sisi nya . Anira pergi ke sekolah dengan di antar oleh David atas perintah Reval tentu nya masih namun pulang masing menggunakan taxsi atau ojjol (ojek online). seperti siang tadi Anira baru sampai di villa sekitar pukul 03:00 sore karna ia mampir ke sebuah perpustakaan untuk mencari beberapa buku yang akan ia butuhkan saat ujian nanti .


Besok adalah hari Minggu atau bisa di sebut ujung Minggu dan sekolah libur . Dan teman teman Anira mengadakan acara jalan jalan atau bisa di bilang liburan sebelum ujian pertempuran 1 Minggu lagi . Sebelum pergi Anira tentu nya meminta izin kepada Reval terlebih dahulu meskipun Reval tak berada di dekat nya tapi dia adalah suami Anira tetap mempunyai tanggung jawab jika terjadi apa apa kepada Anira .


Anira mengambil ponsel nya lalu mengetik sebuah pesan WhatsApp dan mengirim nya ke Reval .


'' Assalamualaikum kak , kak aku mau minta izin besok teman teman aku ngajak jalan jalan buat refreshing sebelum ujian , boleh gak. ? '' isi pesan Anira dan kini sudah terkirim ke Reval hanya ada centang 2 belum bewarna biru dan itu arti nya pesan belom di baca oleh Reval .


Sepertinya Reval saat ini sedang sibuk ,sampai sampai belom membalas Chet dari nya . Kecewa seperti nya kali ini ,Anira sudah mengharapkan akan mendapatkan izin namun yang di mintai izin tak kunjung menjawab pesan nya .


-

__ADS_1


-


-


__ADS_2