Pernikahan Paksa Dari OMA

Pernikahan Paksa Dari OMA
32# ( Ban pecah )


__ADS_3

Anira dan Reval saat ini sudah berada di dalam mobil Reval membawa Anira ke tempat makan berniat mengajak Anira untuk makan tempat romantis namun semua nya gagal karena tempat makan yang akan di datangi Reval bersama Anira sudah tutup , jelas saja tutup karna sekarang sudah jam 11:25 malam hampir semua rumah makan tutup .


Susah payah Reval mencari tempat makan yang masih buka namun hampir tak ada yang masih buka , dan hingga terlihat sebuah gerobak somay di sisi jalan .


''Kak kita beli somay itu aja yuk .'' ujar Anira sambil menunjuk gerobak somay tersebut .


''Hitts apaan sih kamu Ra , gak ah itu ga hicgianis tau Ra ..'' tolak Reval keras merasa kotor dengan makanan pinggir jalan


'' ihh kakak yang apaan . kakak ga kasian tu sama penjual siomai itu , liat deh itu yang jual Udah tua mana lagi itu jualan nya belom abis sedangkan sekarang udah hampir tengah malam . ''ujar Anira merasa kasihan dengan penjual siomay yang sampai sekarang masih jualan di tengah malam .


Bisa bisa nya kamu Ra mikirin orang lain di saat seperti ini , sungguh kamu wanita yang berhati mulia . '' batin Reval tiba tiba merasa sangat takjub dengan sikap baik Anira .


Reval pun menghentikan mobil nya di tepi jalan sejajar dengan gerobak siomay tersebut .


Reval memesan dua porsi siomay di bungkus setelah selesai Reval membayar nya .


''Ini uang nya kek . '' ujar Reval memberikan uang kepada penjual siomay tersebut .


''Maaf nak ini uang nya kelebihan '' ujar kakek tersebut ingin mengembalikan uang yang Reval berikan Reval memberikan uang senilai 1juta untuk kakek penjual siomay tersebut .


''Ga kelebihan kek , itu Rezki kakek , kakek bisa langsung pulang istirahat kek ini sudah tengah malam bahaya . Ya sudah saya permisi kek , terimakasih siomay nya . '' ucap Reval sopan lalu ia kembali ke mobil nya .

__ADS_1


''Terima nak . Alhamdulillah . ''ucap kakek penjual siomay tersebut ia tak henti henti nya mengucap syukur .


-


Anira hanya menunggu Reval di dalam mobil tak berapa saat kini Reval sudah kembali ke mobil nya dan ia pun menjalan kan mobil nya menuju villa untuk pulang .


''Makasih kak , udah mau nurutin permintaan Anira . '' ucap Anira berbicara sambil menghadap ke arah Reval , Anira menunjukkan senyum manis nya ke arah Reval dan Reval yang semula menyetir fokus pun kini sekilas melihat Anira ke samping nya .


''Hmm ... sama sama . '' sahut Reval membalas senyuman dari Anira .


Di tengah jalan tiba tiba saja turun hujan yang sangat lebat beserta petir dan kilat itu membuat perjalan Anira dan Reval sedikit terhambat di karna kan lebat nya hujan membuat Reval sedikit susah mengemudi di tambah di waktu malam hari .


DORRRRWW......


Reval diam sejenak lalu ia merasa mobil yang di tumpangi nya tiba tiba saja oleng . Dengan cepat Reval menghentikan mobil nya .


''Hah. . Sial , sepertinya ban mobil nya pecah . '' gumam Reval memukul setir kemudi nya .


''Hahhh apa kak , terus gimana dong , mana ujan lagi . '' gumam Anira khawatir .


Anira masih mencekam pergelangan tangan reval tanpa terasa cengkraman itu semakin kuat dan gemetar , Reval beruntung faham jika Anira sangat takut gelap , hujan serta kilat .

__ADS_1


Reval mengambil tangan Anira yang mencengkram nya lalu memegang nya Reval menarik Anira ke dalam dekapan nya memberikan rasa nyaman dan tenang untuk Anira yang saat ini sangat gelisah ..


''Tenang lah , aku bersama mu . '' ucap Reval sambil terus mendekap Anira di pelukan nya .


Anira tak menjawab ia hanya terus memeluk Reval dengan kuat nya karna merasa sedikit lebih tenang .


Reval terlihat berpikir bagaimana cara nya ia akan pulang dengan hujan lebat dan juga mobil nya yang sedang pecah ban itu tak memungkinkan mereka untuk pulang , ingin mencari taksi saat ini pun mana mungkin akan ada .


''Anira seperti nya kita harus bermalam di mobil ini deh malam ini karna ga mungkin kita dapet taxsi tengah malam begini . '' ucap Reval


''Tapi ..... tapi kak apa aman aku takut . '' ucap Anira sambil bangun dari dekapan Reval , Anira memandang wajah Reval mencari kepastian yang aman .


''Kakak kan ada kamu tenang aja gak usah khawatir yah . '' ujar Reval sambil tersenyum dan di angguki oleh Anira


Reval membuka kantong plastik berisi siomay yang ia beli tadi , '' Nih .. makan lah satu untuk mu satu untuk ku . '' titah Reval memberikan satu bungkus siomay kepada Anira .


''Hmm .. terimakasih kak . '' ucap Anira sambil menerima siomay yang Reval kasih


''Hmm ... ''sahut Reval .


-

__ADS_1


-


__ADS_2