Pernikahan Paksa Dari OMA

Pernikahan Paksa Dari OMA
Boy &Sofia


__ADS_3

Boy saat sedang ingin melangkah masuk ke dalam kamar nya tanpa sengaja ia mendengarkan pembicaraan Sofia istri nya dan Anira istri dari sepupu nya tersebut, boy tertekun mendengarkan kesedihan Sofia , ia tak pernah mengira kalau Sofia memiliki trauma pernikahan padahal ia belom pernah menikah .


^^^" Aku memiliki trauma karna pernikahan pertama , bagaimana mungkin istri ku sekarang dia juga memiliki trauma terhadap pernikahan padahal dia belom pernah menikah sebelom nya , Apa yang harus aku lakukan , belajar menerima takdir tapi jujur aku masih belom bisa sepenuh nya . '' Boy membatin saat mendengar percakapan Anira dan Sofia di kamar .^^^


Boy mencoba memantapkan hati dan pikiran nya, ia pun mengetuk pintu kamar nya sendiri . Tak berapa lama pintu kamar tersebut di buka di sana Anira yang membuka pintu setelah membukakan pintu Anira pun berlalu pergi meninggalkan pengantin baru kamar berdua .


Saat di dalam kamar boy dapat melihat Sofia yang terus menundukkan kepalanya menatap bawah tatapan nya kosong dan seolah tak memiliki semangat , Boy yang tak memiliki cukup keberanian hanya dapat mencuri pandangannya dari Sofia sesekali , tak dapat di pungkiri jika Sofia memang sangat cantik dan anggun .


Boy berjalan menuju lemari pakaian nya , ia pun mengambil beberapa potong pakaian seperti baju , celana sensitif(celana boxer) dan sarung , Boy berjalan menuju kamar mandi ia pun melakukan ritual mandi nya .


Sofia masih setia duduk di atas tempat tidur sesekali ia mendongak apa ia sanggup dan percaya diri tampil di hadapan suami nya kini , Sofia tiba tiba menjadi sangat ciut .


Krekk


pintu kamar mandi terbuka di sana menampilkan Boy yang sudah terlihat lebih segar karna baru selesai mandi terlihat rambut nya yang masih basah dengan air yang masih menetes di ujung rambut nya .


''K - - - kau sudah mandi ?? '' tanya boy sedikit ragu .

__ADS_1


Sofia menggelengkan kepalanya, ia tak bersua .


''Kalau gitu mandi lah dulu , setelah nya sholat isya berjamaah.'' ujar boy berkata ia menatap punggung Sofia yang kini sudah beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi , masih jelas terlihat wajah murung Sofia di sana ia pun bahkan sampai lupa membawa baju ganti ke kamar mandi .


''Aduh gimana nih , aku lupa bawa baju ganti lagi , mana sekarang udah basah lagi . '' gusar Sofia ia mengutuk diri nya sendiri yang begitu bisa sangat ceroboh .


Sofia membuka pintu kamar mandi ia mencoba melihat sekeliling , namun sayang boy masih setia menunggu nya mandi dengan duduk santai sambil membaca buku kitab nya. Sofia makin gusar bagaimana cara nya ia akan keluar dengan hanya menggunakan handuk .


Setelah berpikir keras Sofia pun akhir nya terpaksa bersuara.


''Emm . . Mas bi- bisa bantu Fia gak?? '' Ujar nya sambil gugup jantung nya sudah tak terkontrol lagi .


''Bantu apa ?? . . .Butuh sesuatu ?? '' tanya boy ia pun kembali menatap Sofia dan kembali jiwa nya bergejolak .


''Fia lupa bawa baju ganti , bisa tolong ambil kan mas ?? '' pinta Sofia sambil sedikit memelas .


''Hmm .'' sahut boy lalu ia pun menuju lemari namun ia bingung baju yang mana yang fia mau pakai .

__ADS_1


''Baju nya yang mana Fia ?? '' tanya boy saat sudah membuka lemari .


''Baju piyama lengan panjang aja mas . '' teriak fia di balik pintu .


Boy pun mencari nya , ia hanya mengambil baju tanpa mengambil pakaian dalam dan hijab karna sofia hanya meminta nya mengambil baju bukan yang lain nya , entah apa yang ada di pikiran boy saat ini .


(Yang ingin tahu kelanjutan nya kisah Sofia dan boy bisa langsung comen aja ya . )


( Gimana ya kalau aku buat novel khusus untuk cerita Boy & Sofia ''Ada yang setuju gak )


-


-


-


-

__ADS_1


__ADS_2