
Setelah acara makan malam yang sederhana tersebut kini reval mengajak Anira untuk duduk di ruang tengah atau bisa di sebut ruang santai dengan sofa yang menghadap ke arah televisi .
Reval duduk sambil memencet tombol remote tv mencari siaran kesukaan nya yaitu motor GP . Sambil menunggu Anira membereskan meja makan sisa makanan tadi . Tak berapa lama kini Anira sudah datang dan duduk di samping Reval .
''Ada apa kak?? '' tanya Anira sambil ikut menonton TV
''Ekhemm . . Anu , itu mungkin Minggu depan kita sudah bisa pulang lagi ke Jakarta karna urusan di sini sudah beres . '' ujar Reval sesudah menetralkan bicara nya .
Anira terlihat berpikir lalu ia pun angkat bicara .
'' Maaf kak bukan maksud aku tidak ingin pergi dengan kakak tapi . . . '' ucap Anira menggantung
''Tapi apa ?? '' tanya Reval penasaran .
''3minggu lagi Anira akan ujian akhir /ujian kelulusan , bagaimana bisa aku ikut kakak ke Jakarta . '' tutur Anira dilema
3 Minggu lagi , sedangkan aku Minggu depan sudah harus kembali ke Jakarta , urusan di sini sudah terselesaikan tapi kini urusan di Jakarta yang sedang membutuhkan ku , tapi Anira tidak mungkin bisa ikut karna ujian . Meninggal kan nya di sini aku takut nanti ia akan kenapaa . kenapa , tapi kalau aku paksa untuk pindah lagi ke Jakarta itu sangat tidak mungkin , Aku tidak ingin di bilang memaksa . .'' Reval berpikir berbicara dengan hati dan perasaan nya.
Setelah berpikir beberapa saat kini Reval pun mendapatkan solusi nya .
''Tapi saya tak bisa tinggal di sini setelah satu Minggu , karna urusan di Jakarta sangat mendesak untuk pergi ke sana . '' Ujar Reval terlihat mengatakan dengan sedikit ragu ke inti pembicaraan .
''Emm . . gimana kalau kakak pulang aja ke Jakarta ,Anira gak papa kok tinggal di sini sendiri ,lagian hanya 2minggu kok setelah Kaka pulang , Setelah ujian selesai dan mendapatkan kelulusan aku akan pulang ke Jakarta kok kak mungkin hanya membutuhkan waktu 3 sampai 4 Minggu lagi akan ikut Kaka lagi ke Jakarta .'' jelas Anira panjang lebar .
''Apa kau yakin ?? '' tanya Reval
Anira mengangguk memberikan isyarat bahwa ia yakin .
Tidak mungkin kak aku ikut dengan mu , pindah pindah sekolah itu sungguh menyusahkan , dan itu menyulitkan ku karna menyesuaikan pelajaran setiap sekolah yang membuat ku pusing . .'' batin Anira .
''Hmmm . Baik kah jika itu keputusan mu akan saya ikuti . '' jawab Reval lalu kini ia fokus menatap layar televisi .
Setelah merasa sudah cukup bicara dengan Reval ,kini Anira pun beranjak pergi meninggalkan Reval sendiri di ruang santai .
-
__ADS_1
-
1minggu tak terasa dan kini Reval tengah bersiap untuk kembali ke Jakarta , di kamar nya Reval terlihat merapikan beberapa berkas penting yang akan ia bawa kembali ke Jakarta dan Reval merapikan pakaian nya memasukkan nya ke dalam sebuah koper besar .
Terbesit di pikiran Reval kekhawatiran dengan Anira yang akan tinggal sendirian di villa meskipun ada beberapa pembantu namun Reval tetap khawatir .
Di dapur Anira saat ini sedang membuat menu sarapan pagi untuk Reval sebelum berangkat kembali ke Jakarta .
Anira membuat nasi goreng istimewa untuk Reval . Saat telah selesai ia pun menyajikan nya di atas meja makan .Tak berapa lama kini Reval pun sudah datang dengan menenteng sebuah koper di tangan nya .
'' Sudah siap ?? '' tanya Reval kepada Anira .
'' Emmm . .'' jawab Anira , jujur Anira merasakan ada kesedihan melihat Reval yang kini sudah siap untuk kembali ke Jakarta dan mereka akan terpisahkan beberapa waktu.
Anira membuatkan Reval teh dan lalu memberikan sepiring nasi kepada Reval , seperti biasa Reval memakan masakan Anira hingga tanpa sisa sedikit pun .
Di sela sela makan nya Reval mengeluarkan uang yang cukup banyak dan memberikan nya kepada Anira .
'' Ini uang untuk mu , uang jajan dan keperluan lain nya , untuk urusan belanjaan dapur dan keperluan villa kamu tak perlu memakai uang ini karna saya akan mengurus nya dengan para pembantu di sini . '' ujar Reval berbicara dengan dingin .
''Ini terlalu banyak kak , kakak gak perlu memberikan ku banyak uang , aku gak suka boros belanja . '' jawab Anira jujur .
'' Pakai saja uang ini , lagian ini menurut saya tak banyak , hanya 15juta bagaimana bisa kamu bilang ini banyak .'' ujar Reval tak percaya .
'' Tapi kak ,..'' ujar Anira .
'' Tidak da tapi tapian , Oiya cepat bersiap , saya akan mengantar kamu ke sekolah sebelum pulang ke Jakarta . -- '' ujar Reval lalu ia beranjak dari tempat makan .
ANIRA bersiap memakai pakaian sekolah nya dan membawa tas sekolah seperti biasa nya , ini adalah kali terakhir Anira akan di antar oleh Reval pergi sekolah dan ini adalah terakhir ia bisa melihat reval dan setelah ujian selesai ia baru akan bisa bertemu dengan suami nya tersebut .
--
--
Di perjalanan menuju sekolah nya kini Reval menyetir mobil nya dengan kecepatan sedang ia , dan setelah beberapa saat kini kedua nya pun sudah sampai di sekolah Anira . Sebelum Anira keluar mobil Reval pun menahan nya .
__ADS_1
''Anira tunggu . '' ucap Reval saat Anira sudah siap untuk turun dari mobil nya .
'' iya kenapa kak?? '' tanya Anira
'' Ini untuk mu . '' Reval memberikan sebuah ponsel baru kepada Anira .
''Waww. . ponsel . '' Anira kaget ini adalah impian nya bisa mempunyai ponsel baru .
''Hmm . jika kamu butuh sesuatu kamu bisa menghubungi ku disana sudah ada no hp ku . '' ujar Reval masih dengan wajah datar nya .
'' Makasih banyak kak.'' anira sangat senang ia bisa mendapat ponsel baru.
''Hmm sama sama . '' ucap Reval lalu ia mendekat kan tangan nya ke wajah Anira , Reval diam diam sejak tadi menatap wajah Anira tanpa sang empu nya tau .
Anira langsung meraih tangan reval dan mencium nya (bersalaman) .Siapa sangka Reval menarik tangan Anira dan kini Anira jatuh ke dekapan Reval , Reval mencium kening Anira lembut . Wajah Anira langsung bersemu merah padam , ia membenamkan wajahnya di dada Reval karna malu .
''Belajar yang rajin , saya menunggu mu. '' Ujar Reval sambil membelai puncak kepala Anira , Reval tersenyum melihat tingkah Anira yang mengemaskan saat ia cium di kening.. Anira mengangguk sangat malu diri nya di cium oleh Reval yang ke 2kali setelah akad nikah dulu .
''Sudah sana turun atau nanti kamu akan terlambat . '' ujar Reval memecah kegugupan satu sama lain .
Anira langsung bangkit dan keluar mobil Reval .Sebelum pergi Reval membuka kaca mobil nya dan ..
''Hati hati di jalan kak . '' ujar Anira sambil memberikan senyum tulus nya .
''Hmm . Belajar yang rajin ingat 3 Minggu lagi saya akan menjemput mu . '' ujar Reval lalu ia menjalankan mobil nya meninggalkan Anira .
Anira memandang mobil Reval hingga kini tak terlihat lagi oleh nya .
Ada kesedihan di hati Anira berpisah dengan Reval meskipun mereka terkadang sering berantem dan saling tak perduli tapi entah mengapa Anira merasa seakan kehilangan sesuatu setelah kepergian Reval .
-
-
-
__ADS_1