Pernikahan Paksa Dari OMA

Pernikahan Paksa Dari OMA
Reval Pulang


__ADS_3

Sore hari Anira baru saja pulang dari kampus nya dengan di antar oleh Sofia , bukan di antar sih tapi lebih tepat nya ia pulang bareng Sofia karna jalur rumah mereka searah .


Anira memasuki rumah ia berjalan menuju kamar nya , saat ia membuka kamar nya di dalam sana masih kosong belom ada tanda tanda suami nya pulang .


''Kapan sih kak Reval pulang , hemm . . aku udah rindu . '' gumam Anira ia pun meletakkan tas nya ke atas meja belajar yang tersedia di sana lalu ia berjalan menuju kamar mandi untuk mandi Anira tak lupa membawa baju ganti nya .


Anira saat ini masih sibuk di kamar mandi ,tiba tiba pintu kamar nya terbuka dan nampak seorang pria dewasa yang tampan rupawan yang sekarang di rindu Anira .


Reval berjalan masuk ke dalam ia melihat tas yang biasa Anira pakai untuk kuliah sudah ada di atas meja dan Reval pun duduk dengan gaya cool nya kacamata yang masih melekat di wajah nya , Reval duduk di kursi sofa dalam kamarnya.



Anira keluar kamar mandi ia berjalan dengan memegang handuk di kepala nya karna ia baru saja selesai keramas. Reval yang melihat nya pun menelan Saliva nya karna tergoda .


'' Ekhemm . . . '' Reval berdeham.


Anira menoleh ke arah suara dan ia pun terkejut sekaligus senang karna melihat reval sudah datang dan sekarang sudah ada di hadapan nya , Anira tak bisa membendung kerinduan nya ia langsung berlari ke arah Reval tanpa memperdulikan kaki nya yang masih Basar karna habis mandi .


BRUKK . . . . Terjatuh.


''Astaga dek , kamu gak papa ,mana yang sakit . '' tanya Reval khawatir saat melihat Anira terjatuh karna kepeleset Reval langsung menghampiri Isteri nya tersebut .


''Aku ga papa ko kak , '' jawab Anira lalu ia mencoba untuk berdiri , dan . . .


''Auww . . . '' ringis Anira mulai merasakan ada gilu gilu di pergelangan kaki nya .


''Seperti nya kamu terkilir deh dek . '' ujar Reval ia pun langsung mengangkat tubuh mungil istri nya tersebut lalu membawa nya ke atas tempat tidur .


Reval membaluri kaki Anira yang terkilir dengan minyak kayu putih , lalu ia mulai memijat kaki Anira dengan perlahan lahan .


''Apa masih sakit ?? '' tanya Reval . Anira menggelengkan kepalanya.


''Rasa sakit nya hilang . '' jawab Anira . Reval merasa bingung dengan jawaban dari Anira .


''Maksud kamu ?? '' tanya Reval belom paham .

__ADS_1


''Sakit nya hilang semenjak Lihat kak Reval . '' jawab Anira ia merasa malu akan ucapan nya barusan lantas ia pun langsung menutup wajah nya dengan tangan .


Reval tercengang mendengar jawaban dari Anira tersebut ia tak menyangka istri nya kini mulai bisa menggombal .


''Kamu gak lagi halu kan dek ?? '' ujar Reval ia memegang dahi Anira .


''Kak Reval aku rindu Kaka, bilang ngehalu . '' ucap Anira ia mulai mberanikan diri mengungkapkan perasaan nya .


Lagi lagi istri nya membuat nya bengong . Reval tak menjawab tapi ia langsung memeluk tubuh mungil tersebut dan mengecupnya dengan mesra .


''Saya juga rindu kamu sayang ku . '' ujar Reval . Anira mempererat pelukan nya terhadap Reval .


Mereka saling melepaskan kerinduan masing masing .


''Dek tunggu saya ya , saya mandi dulu , kita akan pergi ke suatu tempat . '' ujar Reval


''Kemana kak ?? '' Tanya Anira mengerutkan keningnya.


''Rahasia , kamu siap siap aja dulu saya mau mandi . '' Reval langsung mandi di kamar mandi sedang kan Anira ia masih malas untuk beranjak dari tempat tidur hingga tanpa sadar ia telah tertidur.


Dan saat Reval berjalan mendekat ke arah tempat tidur ia melihat istri nya itu tengah tertidur pulas , ia merasa sedikit kecewa karena sepeti nya malam ini acara nya akan gagal.


Reval ikut berbaring di samping sang istri berharap Anira terbangun tanpa di bangun kan .


Tiba tiba ponsel Reval berdering , ternyata boy yang menghubungi nya .



''Woy Lo di mana sih , ini gue sama anak anak yang lain udah nunggu Lo di resto yang Lo suruh. Tukas Boy sudah menunggu Reval di tempat acara .


''Gue kek nya gak bisa Dateng deh , soal nya bini gue ketiduran . '' jawab Reval enteng .


''Whatt . . Lo gila , main batalin aja , ini anak anak yang lain jauh jauh Dateng cuman mau ngerayain ultah Lo sama pengen kenal sama bini Lo OTONG . '' ujar boy cepla ceplos.


''Gue gak mau tau , Lo pokok nya harus Dateng , kalau engga kita bakal demo ke rumah Lo . '' ancam Boy tak main main.

__ADS_1


''Aahh dasar Lo kampret. ''Reval mulai pusing dengan tingkah boy .


''Kita tunggu Lo 10menit kalau Lo ga dateng dateng siap siap aja bakal ada tawuran di rumah Lo , bay . '' ucap boy mengancam langsung memutuskan sambungan telepon.


Reval bingung ia harus bagaimana . Ia diam sejenak untuk memikirkan cara membangunkan istri nya dan mengajak nya untuk pergi.


Reval mendekat ia mempunyai ide cemerlang yang akan membuat Anira cepat terbangun .


Eeccmuuahh . . eeccmuuahh. . Reval menciumi Anira mulai dari dahi , hidung dagu tak lupa pipi kanan dan kiri , juga kesukaan Reval yaitu bibir manis Anira .


Anira mulai merasakan ada sensasi berbeda di wajah nya , ia pun menggeliat kan tubuh nya dan membuka mata nya .


Saat mata nya terbuka hal pertama yang di lihat nya ialah senyuman manis yang ada di wajah suami nya yang saat ini sedang berada di hadapan nya dengan jarak yang sangat dekat hampir tersentuh oleh hidung nya .


''Hemm , sayang . . '' ucap Anira masih setengah sadar .


'' Iya sayang , ayo bangun , kita sholat Maghrib bersama dulu . ''perintah Reval dan di angguki oleh Anira.


Anira berjalan dengan sedikit terpikal karna kaki nya masih terasa ngilu . Reval menuntun Anira berjalan menuju kamar mandi untuk berwudhu .


Kini keduanya melakukan sholat magrib berjamaah di kamar dengan sangat khusu . Setelah selesai Reval memulai membaca doa ia meminta agar segala usaha nya di beri kelancaran dan kemudahan , ia juga berdoa agar segera di karunia seorang anak . Doa doa Reval di Aminkan oleh Anira yang berada di belakang nya .


Selesai sholat Reval pun mengajak Anira untuk ikut dengan nya , Anira setuju setuju saja ia pun mengganti pakaian nya .



Kali ini Anira memakai pakaian simpel namun terlihat modis dan cantik .


Sedangkan Reval memakai pakaian pormal biasa , ia tak ingin terlihat terlalu mencolok jika bukan untuk urusan pekerjaan.



Kira kira seperti itulah gaya pakaian Reval .


Reval cukup terlambat sampai di restoran yang ia janjikan dengan sahabat sahabat nya , namun sebelom berangkat Reval sudah memberikan kabar terlebih dahulu agar semua besti nya tidak ada yang bawel lagi .

__ADS_1


__ADS_2