
Saat ini Reval dan Anira beserta kedua mertua nya sudah berada di meja makan tengah menikmati makan malam bersama penuh ke hangatan .
''Mama seneng banget kalian berdua akhir nya bisa tinggal di rumah ini lagi . '' ucap Sarmita bahagia .
''Hmm . . . memang nya selama ini mama gak bahagia gitu sama papa ?? . '' ucap Sandiaga pura pura merajuk.
'' Ihh. . mana ada papa ini macam anak anak saja pula merajuk . '' gumam Sarmita.
Anira hanya tersenyum saja kali ini mertua nya sedang bersikap seolah sedang merajuk . Sedang kan Reval hanya diam dan menikmati sarapan nya saja ..
'' Oiya Anira , kamu sudah nentui akan kuliah di mana dan jurusan apa ??. '' tanya Sarmita mengalihkan pembicaraan.
''Anira sih kemarin rencana nya mau ke pesantren tapi gak di bolehin sama kak Reval ma.'' jawab Anira jujur .
''Iya lah . . . Kalau kamu masuk pesantren nanti kamu harus mondok dong. Dan . . . '' terputus
''Gak ada yang jagain . '' sambung Sandiaga sambil memasang wajah masam menggoda putra sulung nya tersebut .
Reval kesal Karna papa nya memutus pembicaraan nya .
'' Terus sekarang udah mutusin nak kuliah di mana ?? '' tanya Sarmita.
''Anira sih pengen nya kuliah jurusan fisika aja . '' ujar Anira .
''Sip . Besok saya akan suruh Marsel untuk mengurus berkas kamu masuk kuliah , saya akan Carikan tempat terbaik . '' ucap Reval langsung mendukung.
''Dasar ma anak kamu ini memang berbeda . '' ejek Sandiaga tertawa .
''Kok mama mencium seperti ada aroma bucin bucin gitu ya pah. '' ikut menggoda Reval sedangkan Reval yang di goda tak menghiraukan nya ia malah sibuk makan sambil terkadang sesekali melirik Anira yang berada di samping nya .
''Dari mana mama tau bucin bicinan gitu ?? '' tanya Sandiaga ia tak menyangka istri nya kini seperti nya sudah ketularan bahasa anak muda sekarang .
''Hehehe . . ada deh . '' jawab Sarmita terkekeh.
Acara makan malam tersebut berakhir dengan keharmonisan . Selesai makan Reval dan Anira kembali ke kamar mereka untuk mengistirahatkan tubuh yang sudah sangat lelah perjalanan.
Anira saat ini tengah mengganti baju tidur di kamar mandi sedangkan Reval sudah berbaring santai di atas kasur ia sempat memainkan ponsel nya beberapa menit tapi karena kelelahan ia pun tertidur hingga tanpa sadar ia menjatuhkan ponsel nya ke lantai . Tak berapa lama Anira pun kini sudah keluar dari kamar mandi, ia menggunakan baju piyama tidur celana panjang dengan atasan senada lengan pendek bermotifkan Teddy bear berwarna pink muda .
Saat Anira mendekati tempat tidur ia melihat Reval sudah tertidur dengan sangat nyenyak hingga terdengar suara dengkuran kecil dari mulut nya . Di hati Anira ia merasa sedikit lega karna Reval tidak akan mengganggu tidur nya malam ini .
''Beruntung kak Reval udah tidur duluan , setidaknya gue selamat dari terkaman mahluk tampan ini . ''batin Anira ia pun beranjak duduk ke tempat tidur lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh suami nya takut Reval merasa sejuk karena AC menyala dan Anira pun kini ikut berbaring di samping reval sambil memiringkan tubuhnya agar menghadap ke arah Reval .
-
__ADS_1
-
🌄🌄🌄
Sekitar pukul 05:00 pagi Anira sudah bangun ia baru selesai mandi dan sekarang ini bersiap untuk melakukan sholat subuh tapi sebelom itu ia pun membangun kan Reval terlebih dahulu.
''Kak bangun . '' panggilan pertama masih tak ada hasil
''Kakak ...bangun , ini sudah subuh . '' panggilan ke 2 namun masih nihil , seperti nya Reval memang sangat kelelahan sehingga sulit sekali untuk di bangun kan .
''Hemm kali ini harus bangun kalau enggak berarti pingsan . '' gumam Anira ia memikirkan ide untuk membangun kan suami itu .
Anira mengambil ujung rambut nya yang panjang lalu ia mulai mengbelaikan ujung rambut tersebut ke lubang hidung Reval . Rencana pertama masih belom berhasil , kemudian ia pun kini menggerakkan rambut nya ke arah telinga dan benar saja baru beberapa gerakan Reval sudah bergerak karena geli .
''Kak bangun .... ayu bangun kak , kita sholat subuh berjamaah. '' rengek Anira saat suami nya sudah mulai membuka mata nya .
''Hmm ... iya sayang . '' jawab Reval namun mata nya kembali tertutup .
'' Kaka ini paling susah di bangunin deh '' gumam Anira sudah mulai kesal .
''Kiss dulu dong sayang biar semangat bangun nya . '' pinta Reval tanpa malu .
''Enggak . '' tukas Anira cepat.
''Iya deh . emmuah '' Anira memberi ciuman tepat di pipi kiri Reval .
''Kiri doang nih , kanan enggak. '' ujar Reval .
Emmuuahh. . ciuman Anira pipi kiri .
''Udah cepat bangun . '' ujar Anira ia menarik tangan reval agar cepat bangun .
''Iya iya ,ini Kaka bangun . '' gumam Reval ia sudah bangun dan beranjak menuju kamar mandi .
-
-
Di meja makan.
Di meja makan sekarang sudah berkumpul semua keluarga , ada Anira dan Reval serta mertua nya orang tua dari Reval .
''Papa mana ma ?? biasa nya paling pertama di meja makan. '' canda Reval .
__ADS_1
Pletok . .''jitakan di kepala Reval mendarat keras.
''Haha , orang tua bisa marah juga. '' ejek Reval kembali .
Sarmita dan Sandiaga saling menatap melempar pertanyaan menggunakan isyarat mata .
''Ekhem ... sejak kapan kamu bisa bercanda ?? '' tanya Sandiaga serius.
''Entah lah . '' jawab Reval kembali bersikap dingin .
memang sikap Reval ini sulit di tebak , Anira sampai bingung di buat nya begitupun dengan orang tua nya sendiri .
''Kamu hari ini ke kantor val ?? '' tanya Sarmita .
''Iya ma . '' jawab singkat .
''Oh ... .. '' Sarmita.
Acara sarapan pagi tersebut begitu hangat , karna keluarga semua berkumpul
''Oiya dek , 2hari lagi kamu udah bisa masuk kuliah , nanti tinggal kasih berkas penting nya aja lagi karna udah di urus Marsel yang lain nya . '' ujar Reval sebelum ia beranjak dari tempat makan tersebut .
''Beneran kak, makasih . '' ucap Anira begitu senang.
''Hmm. . . '' Reval hanya berdehem biasa saja .
''Anira nanti kamu temani mama ke pasar ya . '' tawar Sarmita .
''Baik ma .'' jawab Anira ramah tamah.
''Sudah , saya mau berangkat ke kantor dulu . '' gumam Reval lalu ia beranjak dari meja makan tersebut .
Anira mengikuti langkah Reval untuk mengantar nya pergi ke kantor .Sekarang Reval sudah berada di depan pintu ia berbalik sedikit menghadap Anira yang berada di belakangnya.
''Saya berangkat dulu , kamu baik baik di rumah . '' pesan Reval sebelom berangkat .
''Iya . '' jawab Anira singkat , ia lalu meraih tangan suami nya untuk di cium , saat Anira mencium tangan reval tiba tiba Reval mencium kening nya , Anira merasa malu karna ia berada di luar ruangan selain kamar .
''Kakak !!. ''umpat Anira ia langsung berlari masuk sambil menyembunyikan wajah nya karna malu .
-
-
__ADS_1
-