Pernikahan Paksa Dari OMA

Pernikahan Paksa Dari OMA
(Tiba tiba manja )


__ADS_3

Kini Anira dan Reval tengah di perjalanan pulang namun Anira merasa aneh , mobil yang membawa mereka bukan menuju rumah nya.


''Kak Kita mau ke mana lagi ?? '' tanya Anira penasaran .


''Ke dialer motor . '' jawab Reval singkat.


''Ngapain .'' Anira bingung .


''Kejutan kecil untuk mu . '' jawab Reval santai lagi , Anira hanya bisa diam pasrah saja .


Meskipun hari saat ini sedang mendung namun Reval dan Anira masih saja jalan jalan menghabiskan waktu di Jogja .


Kini kedua nya sudah sampai di dealer motor tengah kota Yogyakarta .


''Pilih. Kamu mau yang model gimana. '' titah Reval ,saat ini ia masih membayar taxsi online tersebut.


Anira sudah masuk ke tempat dealer motor , ia merasa tak percaya akan di belikan motor oleh Reval .


Reval menuruni berjalan sambil memegang sebuah tas kecil khusus pria dan hp nya , tak lupa Reval selalu memakai masker nya rambut yang di biarkan terlihat sedikit berantakan membuat ketampanan nya meningkat .



Reval berjalan menyusul Anira yang tengah bingung memilih kendaraan yang sesuai dengan nya.


''Sudah dapat mau yang mana dek ?? '' tanya Reval mendekati Anira .


''Kakak yakin mau beliin aku motor nih. '' Anira masih tak percaya .


''Yakin lah , kenapa!! kamu gak mau motor mau mobil , juga boleh . '' ujar Reval serius .


''Enggak, di belikan motor aja aku sudah cukup terimakasih , apa lagi di belikan mobil , tapi jangan mobil deh ka ,aku gak bisa nyetir , hehe. . '' ujar Anira sambil tersenyum bahagia.


''Ya sudah kamu lihat lihat dulu ada gak yang sesuai sama yang kamu mau , kalau udah bilang saya mau yang mana , saya ingin cari minum dulu di sebrang sana . '' titah Reval , ia merasa kehausan dan ingin membeli air minum . sementara Reval membeli air , Anira memilih milih motor sesuai impian nya sejak dulu , dan sekarang ia bisa memilikinya .


Tak berapa lama kini Reval sudah kembali dan ia membawa dua wadah cap tempat kopi yang ada di cafe biasa nya dan duduk meneguk di kursi tunggu dealer tersebut , Anira mendekati nya lalu ia pun menyampaikan model motor apa yang ia ingin kan .


''Kaka , aku ingin Yamaha Fazzio itu aja deh . '' ucap Anira sambil masih setia berdiri di samping Reval .


''Mau warna apa ?? '' tanya Reval.

__ADS_1


''Emm . . itu warna merah cocok ga ?? '' tanya Anira meminta pendapat.


''Cocok kok dek , warna dan model apapun yang kamu pakai pasti cocok dan modis . ''jawab Reval santai , ia pun beranjak mendekati motor tersebut.


''Apa barang ini harus memesan dulu atau sudah bisa langsung ada ?? '' tanya Reval kepada sales dealer motor tersebut.


''Untuk model fazzio merah ini , barang tidak perlu menunggu untuk pemesanan , karna kami memiliki stok yang cukup , jadi tidak perlu menunggu lagi .'' jelas sales tersebut.


Reval mengurus beberapa berkas pembelian motor , dan memakan waktu bermenit menit , Anira tak memahami apa yang di urus Reval dengan sales motor tersebut.


Dan kini Reval pun sudah selesai , cukup lumayan lama menunggu motor untuk di servis terlebih dahulu sebelum bisa di bawa pulang langsung , nama nya juga reval , dengan uang ,urusan berkas dan surat surat motor bisa hari itu juga terselesaikan.


''Hah . . motor nya udah bisa langsung di bawa pulang kak ?? '' tanya Anira tak percaya melihat reval sudah menaiki motor baru tersebut.


''Naik lah , motor nya sudah bisa langsung di pakai , gak perlu nunggu apa apa lagi. '' jelas Reval , tentu saja Anira merasa sangat senang dan bahagia , dengan rasa girang ia melompat menaiki motor baru nya . -


-


-


-


-


-


Reval memarkirkan motor nya di samping motor butut sang mertua , bukan apa sejujur nya ia ingin membelikan motor baru untuk mertua nya , dan sengaja menyuruh Anira yang memilih nya .


'' Assalamualaikum . '' ucap Anira dan Reval bersamaan saat memasuki rumah.


''Waalaikumsalam . 'Udah jalan jalan nya Nduk ?? '' tanya Fatmawati kepada anak anak nya .


''Buk lihat deh , Anira sama kak Reval beli sesuatu buat ibu sama ayah. '' ucap Anira antusias langsung menarik tangan ibu nya membawa nya keluar.


''Tadaaaa . . . .Motor baru , kak Reval yang membelikan nya , sengaja Anira yang pilihkan suka gak buk ?? '' tanya Anira .


'' Subhanallah , Nak Reval ini , ngerepotin kamu aja pakai beliin ayah motor baru . '' ucap Fatmawati merasa tak enak hati.


''Tak apa buk , saya ikhlas , nanti bisa bantu ayah sama ibu kalau mau pergi ke kota , gak takut kena razia lagi. '' jelas Reval sungguh luar biasa.

__ADS_1


-


-


Kini Anira dan Reval sudah berada di kamar , mereka baru saja pulang dari masjid melakukan sholat isya berjamaah.


''Dek . '' panggil Reval yang tengah berbaring di kasur empuk Anira .


''Hmm . '' sahut Anira tengah menata baju suami nya ke kemari .


''Adek . . . '' panggil Reval lagi .


''Apa ?? '' tanya Anira .


''Sayang . . '' panggil Reval lembut kini ia sudah bangun dari tempat tidur dan sudah ikut duduk di samping Anira .


''Kesambet ya kak ?? '' tanya Anira , merasa ada yang aneh dengan nada panggilan Reval .


''Sayang , boleh minta peluk tidak ?? . '' ucap Reval tiba tiba memeluk Anira secara tiba tiba .


Anira terdiam , tak menjawab dan tak bergerak ia bahkan sampai menahan nafas nya . Bulu tengkuk Anira pun kini sudah merinding .


'' I . . . iya ada apa sih kak. '' ucap Anira sambil terbata bata .


''Kok kamu aneh sih kak sekarang . '' ucap Anira memegang dahi Reval .


''Enggak panas kok. '' gumam nya .


''Sayang saya mau tidur . '' ucap Reval semakin mempererat pelukannya.


''Ya u . . Uda. . HH sih , tidur aja sana , bukan di sini . '' ucap Anira gugup .


''Tapi pengen di peluk sana kamu tau dek . '' ucap Reval netral kembali .


''Kamu kok manja sekarang. '' gumam Anira risih .


-


-

__ADS_1


-


__ADS_2