Pernikahan Paksa Dari OMA

Pernikahan Paksa Dari OMA
(Ciuman tanpa izin)


__ADS_3

''Apaan sih kak , ko meluk meluk ??. '' ujar Anira merasa sangat risih


''Masa di peluk suami risih sih dek . '' ucap Reval heran , setelah beberapa menit Reval paham kalau istri nya itu masih kecil untuk memahami kemesraan orang dewasa .


Reval bangun dan melepaskan pelukannya dari Anira lalu ia kembali berbaring di kasur Anira . Sambil menutup mata Reval membayangkan hal hal aneh hingga membuat ia senyam senyum sendiri .


''Kaka , ini kaya orang kesambet aja deh . '' gumam Anira sambil geleng geleng kepala.


Anira masih sibuk dengan kegiatan nya , tiba tiba ia teringat barang yang ia beli semasa di bandung . Anira langsung mengambil nya dan beranjak menuju tempat tidur untuk memberikan barang tersebut kepada Reval .


''Kak . '' panggil Anira di samping reval.


Tak ada sahutan dan membuat Anira kembali memanggil nya , Reval sengaja pura pura tertidur padahal ia sedang mengerjai istri nya tersebut.


Anira bangun dari duduk nya lalu mendekati Reval secara perlahan , dan tiba tiba saja .


Cup ... Sebuah ciuman di pipi kanan Reval dari Anira . Reval membuka mata dan membulatkan nya , ia merasa tak percaya mendapatkan serangan tiba tiba dari Anira .


''Wahh . . . sudah berani cium cium ya kamu dek . '' ucap Reval langsung menarik Anira dan Anira pun reflek terjatuh ke dada bidang Reval .


''Habis nya Kaka , di panggil pura pura tidur segala .'' ungkap Anira kesal .


''Masih kurang , di sini gak di kasih cium juga dek ?? . '' pinta Reval secara genit .


''Ihh , gak ah . . '' sahut Anira lalu ia mencoba melepaskan diri dari Reval.


''Ya sudah kalau gak mau biar , saya aja yang kasih , .'' ucap Reval lalu tiba tiba mencium bibir Anira secara lembut , Anira diam dan tak membalas , namun juga tak menolak nya , ia sudah terbuai dengan ke manisan suami nya itu .


''Gimana ?? . '' tanya Reval setelah menghentikan ciuman nya setelah Anira kehabisan nafas .


''Apanya . '' tanya Anira bengong .


''Rasa nya di cium lah , apa lagi!!.'' ucap Reval lalu ia pun tertawa melihat tingkah konyol istri nya yang tiba tiba rada seperti bodoh.


Anira memegang bibir nya lalu ia tersadar.


''Kakak , mencium ku lagi . Heeeee . . heee. hee😭😭😭'' Anira tiba tiba tersadar lalu menangis .

__ADS_1


''Reval bukan nya meminta maaf atau membujuk istri yang tengah menangis tapi malah menertawakan nya hingga terbahak bahak ..


Tok . . . tok . . tok . .


'' Nduk . . kamu kenapa , kok nangis malam malam gini ?? '' tanya Fatmawati saat melewati kamar putri nya .


Reval bergegas membuka pintu lalu menjelaskan mengapa Anira menangis .


''Tak apa Bu , tadi dia mimpi buruk Bu. '' jawab Reval berbohong , mana mungkin dia akan mengatakan hal sebenar nya , bikin malu dan pasti mertua nya akan menertawakan diri nya nanti .


''Ooowalah . . ,udah jangan nangis lagi , udah malam . '' pesan Fatmawati lalu ia berlalu dari kamar tersebut.


Reval kembali menutup kamar lalu tak lupa mengunci pintu kamar nya. Ia kembali ke tempat tidur di mana istri nya saat ini sudah berhenti menangis .


''Kamu ya dek , kamu yang cium saya duluan , udah di balas cium malah nangis , sampai di tegor ibu lagi. '' ujar Reval sambil kembali membaringkan tubuh nya .


''Kak sih , mau cium gak ada bilang bilang . '' sahur Anira polos .


''Bearti kalau bilang boleh dong . '' tanya Reval antusias.


Reval kembali tertawa ,dan itu membuat Anira semakin kesal . Hari kian semakin larut malam , namun sepasang suami istri yang tengah berada di kamar itu malah sibuk saling mengerjai .


-


-


-


-


Tak terasa kini sudah 4 hari Reval berada di Jogja ia kini sudah mulai terbiasa , Pagi ini Reval masih sibuk membatu ayah mertua nya membawa sayur ke para pengepul yang akan datang ke rumah , meskipun para pengepul datang untuk mengambil tapi Sartono tetap harus membersihkan sayur yang akan di jual , untuk memastikan agar sayur tersebut tetap higienis .


Anira saat ini sedang sibuk menjemur pakaian di samping rumah , ia menjemur sambil bersholawat ,suara yang lemah lembut dan merdu itu membuat Reval yang tengah membatu Sartono pun menjadi terbuai mendengar nya meskipun sayup sayup suara sholawat Anisa terdengar tapi bisa membuat jiwa dan hati Reval menjadi adem.


'' Anira itu siapa lelaki yang sedang membantu ayah mu ?? '' tanya seorang tetangga kepada Anira yang sedang sibuk menjemur , dia adalah seorang biang gosip sekampung .


''Dia itu menantu saya , ada apa mam Ida ?? '' Fatmawati yang menjawab lebih dulu ia tau putri nya pasti tidak akan bisa menjawab.

__ADS_1


''Menantu!! , kapan nikah nya buk fatma??" tanya Ida .


"Baru aja , tapi nikah nya gak di sini , di tempat paklik nya . " jelas Fatmawati terpaksa berbohong .


"Oya , kok kami di kampung gak ada yang tau ya !! " gumam mam Ida .


"Sengaja , acara nya di laksanakan di sana biar gak ribet kalau mau acara di sini mesti keluar uang banyak. " bohong Fatmawati lagi .


"Juragan sayuk kok pelit . " Gumam Ida lalu ia berlalu pergi.


Anira memandang ibu nya , pandangan nya sudah jelas tatapan sedih beruntung Fatmawati bisa menebak nya sejak awal jika para tetangga akan berasumsi hal yang tak baik .


"Udah jangan di pikirkan nduk , biasa para tetangga . " gumam Fatmawati sambil membelai punggung putri nya lalu kembali ke kebun .


-


-


-


Kini Anira sudah berada di dalam rumah ia tengah menyusun buku di rak meja kayu , tempat buku yang berada di kamar nya.


Saat Anira tengah melamun sambil baberes , ia tiba tiba mendapatkan pelukan hangat dari suami nya .


"Kenapa sayang ??" tanya reval yang baru kembali setelah membantu Sartono membersihkan sayur .


"Gak kenapa kenapa kok ka. " jawab Anira sendu .


"Mau jalan jalan gak ??" tawar Reval mencoba menghibur istri nya .


"Kemana ?? " tanya Anira .


"Emm . . gimana kalau kita ke mall di kota aja ." ide Reval dan di setujui oleh Anira.


"Ya udah kamu siap siap , jangan lama ya , dandan yang cantik , saya mau mandi dulu , udah bau keringat ini. " ucap Reval lalu ia merai handuk yang ada di dalam lemari .


Sementara Anira saat ini tengah bersiap.

__ADS_1


__ADS_2