
Di pagi hari seperti biasa nya Anira selalu bangun pagi melakukan kan sholat subuh lalu menyiapkan sarapan pagi untuk ia makan namun hari ini ia memasak lebih banyak karna mertua nya sedang ada di kediaman nya .
Anira memasak dengan sangat cekatan ia meskipun tak bisa makan ikan dan daging tapi Anira pandai membuat nya . Sarapan kali ini anira membuat soto babat dengan sayur tumis tempe tahu pedas manis . Bau aroma masakan Anira tercium hingga ke kamar Reval dan mertua nya . Reval yang saat itu sedang berada di kamar tengah menyiapkan berkas untuk mithing pagi ini di kantor pun tercekat saat bau masakan Anira menembus Indra penciuman nya .
''Emm ... enak sekali bau masakan ini ,'' gumam Reval terhenti saat melakukan aktivitas nya .
Reval bergegas merapikan berkas yang berantakan di atas sofa kamar nya membuat nya ke dalam tas khusus kerja yang ia bawa setiap hari . Setelah merapikan barangan nya Reval pun kini pergi ke kamar mandi untuk mandi setelah itu melakukan sholat subuh .
Setelah beberapa menit kemudian Anira pun kini sudah kembali ke kamar Reval , Saat memasuki kamar Reval terlihat saat itu Reval sedang memakai pakaian kerja nya menggunakan jas kerja hitam dengan kemeja putih di dalam nya dan dasi terikat di leher nya , sungguh laki laki yang sangat tampan .
Anira masuk dengan menundukkan kepala nya di hadapan Reval , sejak kemarin Reval dan Anira tak saling bicara . Reval seperti nya mengerti mengapa Anira menghindari nya mungkin ia marah karna kemarin tak hadir di acara lomba sekolah nya . Setelah Anira mengambil baju ganti nya dengan seragam sekolah Reval yang semula berada di kamar pun pergi meninggalkan Anira ia paham jika gadis kecil tersebut nanti nya akan menyuruh nya keluar kamar , jadi tanpa di suruh pun Reval keluar kamar lebih dulu .
Reval berjalan menuju meja makan di sana ternyata sudah ada kedua orang tua nya yang kini tengah menikmati hidangan sarapan pagi ini .
''Pagi pah . ma .'' sapa Reval santun lalu duduk di kursi meja makan bergabung bersama kedua orang tua nya .
''Hmm . .pagi . '' sahut Sandiaga biasa saja .
''Reval di mana Anira ?? '' tanya Sarmita .
__ADS_1
''Masih mengganti pakaian nya mam. '' sahut Reval .
Saat Reval menyendok lauk nya kepiting tiba tiba saja tangan nya di tahan oleh seseorang .
''Biar aku saja kak . '' ucap Anira , ternyata Anira yang menahan tangan reval untuk menyendok lauk ke piring nya sendiri .
Anira melayani Reval dengan sangat baik , ia juga melayani kedua mertua nya seperti yang ia lakukan di rumah nya sendiri . Orang tua Reval merasa sangat bahagia dan beruntung mempunyai menantu seperti Anira mempunyai sikaf sopan santun dan baik .
Reval merasa bingung , ia merasa bersalah Karna kemarin tak hadir di acara lomba Anira , ia sendiri tidak tahu mengapa perasaan nya tiba tiba seakan takut saat ini Anira marah kepada nya .
''Setelah Anira melayani nya , kini Anira pun ikut duduk di samping Reval mengambil lauk untuk ia makan bersama dengan keluarga nya sekarang .
''Emm . . makanan buatan mu memang patut di puji sayang , ini soto babat terenak yang pernah mama makan . '' puji Sarmita , ia sangat menyukai masakan buatan menantu nya tersebut .
Setelah acara sarapan pagi kini selesai orang tua Reval pun pamit untuk pulang ke Jakarta .
''Sayang , mama sama papa pamit pulang ya . Kalian baik baik di sini jangan berantem , ingat Reval jaga istrimu baik baik . '' titah Sarmita kepada putra sulung nya .
''Hmm . '' sahut Reval singkat .
__ADS_1
''Reval , Anira , papa pesan untuk kalian , supaya saling menjaga perasaan masing masing , ya jangan mementingkan Eko . oke .ya sudah kami pulang sekarang , Assalamualaikum . '' ucap Sandiaga pamit sekaligus berpesan kepada anak menantu nya . .
''Waalaikumsalam , hati hati ,semoga selama sampai tujuan . '' ucap Anira sambil menyalami kedua mertua nya tersebut .
-
-
Pagi ini Anira berangkat sekolah dengan di antar langsung oleh Reval , Saat mobil sudah berhenti di depan gerbang sekolah Anira pun bersiap untuk keluar dari mobil Reval tersebut .
'' Tunggu . '' sekat Reval saat Anira sudah ingin membuka pintu mobil nya .
''Kenapa ?? '' tanya Anira heran .
''Maaf . '' kata kata yang keluar dari mulut Reval semakin membuat Anira bingung .
''Maaf untuk apa ?? ''tanya Anira lagi .
''Maaf kemarin tak bisa hadir di acara lomba mu . '' ucap Reval terlihat bersalah .
__ADS_1
'' Tak masalah , aku juga tak mengharapkan nya . '' ucap Anira lalu ia membuka pintu mobil dan berlari keluar mobil Reval dengan sangat kencang .
Reval semakin di buat rasa bersalah dengan jawaban yang di lontarkan Anira kepada nya tadi .