Pernikahan Paksa Dari OMA

Pernikahan Paksa Dari OMA
(Kiss kesekian kalinya)


__ADS_3

Saat ini keluarga Anira semua sudah berkumpul termasuk para saudara Anira yang lain nya . Mereka semua sekarang tengah mengobrol di ruang tengah hanya duduk di lantai beralas kan tikar sebagai alas duduk , rumah Anira memang tak lah mewah , rumah kayu dengan model sederhana itu hanya lah rumah jaman dulu yang di rawat oleh orang tua Anira hingga sekarang , bukan apa bukan tak ingin mengganti model rumah dengan begton tapi ayah Anira memilih meneruskan rumah kayu yang di buat turun temurun oleh kakek , nenek moyang Anira .


'' Gimana kabar kalian di Bandung Reppry ??'' tanya pras saudara tertua Anira.


''Alhamdulilah baik mas . '' jawab Reppry singkat .


''Oiya , saya dengar sebentar lagi Adik kita ini akan jadi papa muda nih . '' ucap Doni nyerocos saja .


''Alhamdulilan kak Doni . '' timpal Reppry


''Wahh gak nyangka kalau Anisa sedang hamil , selama ini gak pernah bilang toh . '' ujar Haikal ikut bicara .


''Katanya . . . '' terputus .


''Sengaja gak kasih tau , biar jadi kejutan . ''timpal Anisa mendahului.


''Wahh . . udah berapa bulan usia kehamilan kak Anisa ?? '' tanya Anira antusias .


''Emm . . sekitar 6bulanan kata dokter sih. '' jawab Anisa .


Anira memegang perut sang kakak lalu seolah berbicara dengan sang cabang bayi dalam perut .


''Sehat sehat ya dedek Bayi , jangan tendang tendang , nanti mami mu kesakitan . Cepat ke luar ya biar bisa ketemu anty Nira . '' gumam Anira di perut Anisa.


'' Dari mana kamu tau bayi bisa nendang dek ?? '' tanya pras penasaran .


''Kata kak Santy kak . '' jawab Anira santai nya .


''Kamu yah dek . ''ucap Santy yang berada di samping Anira .


''Sudah sudah . Anira kamu ini ada ada saja , usia kandungan 6bulan itu belom bisa tendang tau ,nanti kalau usia 7bulanan ke atas baru bisa rasa nendang . '' kali ini Melly yang lebih berpengalaman yang menjawab .


'' Gitu ya kak ?? ''ucap Anira heran sendiri .


''Betul Nira , yang di katakan Melly itu benar , dulu waktu aku hamil si kembar juga gitu , 7bulanan ke atas baru ada rasa nendang . '' kali ini istri dari Pras yang ikut bicara ,Prana .


''Hehe. . . iya deh , kok aku berasa kaya di keroyok ya . '' ucap Anira sambil tersenyum kecut menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

__ADS_1


Seketika semua yang ada di ruangan tersebut tertawa ,kecuali Anira dan Reval . Reval masih rada kurang akrab karna ini adalah kumpul bersama pertama nya dengan keluarga Anira.


Setelah acara makan malam bersama selesai kini semua saudara dan orang tua Anira memasuki kamar masing masing begitupun dengan Anira serta Reval.


Khusus malam ini dan besok semua saudara Anira akan menginap dirumah ,jadi mereka bisa kumpul bareng setidak nya sebelom kembali lagi ke kediaman masing masing.


Reval saat ini sedang mengamati ponsel nya , ia seperti sedang sangat konsentrasi , dan benar saja saat ini Reval tengah mengurus pekerjaan nya , 1minggu berada di Yogyakarta membuat Reval menumpukkan pekerjaan nya yang tertunda .


''Kak . '' panggil Anira yang berada di samping Reval , Anira saat ini sudah berbaring sedangkan Reval masih duduk bersandar di sandaran ranjang .


''Hmm . '' jawab Reval masih tak mengalihkan pandangan nya dari ponsel .


''Kenapa Kaka lihat layar hp Mulu sih , aku di sini di anggurin nih cerita nya . '' ujar Anira sedikit kesal .


'' Bentar ya dek , ini saya lagi urus proposal buat di kantor nanti . '' jawab Reval lalu tangan nya membelai puncak kepala Anira.


Kali ini anira gak menjawab ia hanya berbalik membelakangi Reval lalu ia pura pura tertidur seolah hari ini sangat kecapean.


Reval masih sibuk dengan ponsel nya ia sampai tak memperhatikan Anira yang merajuk di samping nya , hingga kini jam sudah menunjukkan pukul 01:30malam Reval baru selesai dengan proposal nya . Saat Reval meletakkan ponsel nya di samping bantal ia menengok ke arah Anira yang saat ini tidur dengan keadaan membelakangi nya . Seketika Reval pun tersenyum.


''Bisa manja sekarang kamu ya dek ,Tapi saya seneng kamu manjanya cuman dengan saya. '' gumam Reval lalu ia pun kini ikut berbaring di samping Anira dan memeluk Anira meskipun mereka tak berhadapan .Reval mencium tengkuk leher Anira yang tersingkir oleh rambut dan ia bisa merasakan rasa yang sangat harum dan candu sehingga ia ingin mencium nya terus .


🌄🌄


Kini Anira sudah terbangun ia sengaja menyalakan alarm di ponsel nya agar bisa bangun lebih pagi dari biasanya . Bukan apa , karna berhubung semua saudaranya saat ini sedang di rumah jadi otomatis semua anggota akan menggunakan kamar mandi dan terpaksa mereka semua harus mengantri secara bergantian .


Anira bangun dan mencari letak ponsel nya yang terus berbunyi , ia tak bisa langsung bangun di karna kan Reval yang tidur nyenyak sambil memeluk nya dengan sangat erat , Reval memeluk Anira dengan wajah yang tepat berada di leher Anira sehingga gadis kecil itu bisa merasakan hembusannya nafas teratur dari sang suami .


''Kak , bangun ini udah subuh . '' Anira mencoba menggerakkan tangan reval yang saat ini tengah memeluknya .


''Kak . '' kejut Anira lagi .


''Hmm . . Apa sih dek . '' ujar Reval saat ini sudah tersadar .


''Cepat bangun . '' ujar Anira masih menggoyangkan pergelangan tangan reval yang berada di perut nya .


''Jam berapa sekarang ?? . '' tanya Reval masih belum membuka mata nya , ia malah menggosok kan wajah nya ke leher jengjang Anira hingga tanpa sadar tiba tiba bulu roma Anira berdiri merasakan pergerakan yang menyentuh lehernya .

__ADS_1


''Se . . . se . . setengah 4 subuh kak . '' jawab Anira gugup .


''Pagi sekali kamu kejutkan saya dek ?? '' tanya Reval yang saat ini sudah membuka mata nya , ia pun membangunkan separuh badan nya dan meletakkan kedua tangan nya tepat dengan posisi mengurung Anira , dan tubuh Reval saat ini entah sejak kapan sudah berada di atas tubuh Anira .


''I . . . iii . . . itu . anu . '' jawab Anira gugup .


'''Itu kenapa ?? '' tanya Reval ia sengaja bertanya , Reval bisa melihat ekspresi wajah Anira yang saat ini sudah seperti kepiting rebus kedua pipinya memerah.


''Kakak bisa minggir dulu gak . '' ucap Anira sambil sedikit mendorong dada itu dari atas tubuh nya .


''Enggak bisa , jawab dulu pertanyaan saya. '' titah Reval saat ini ia malah merebahkan tubuh nya di atas Anira ia dapat merasakan dadanya menyentuh benda sensitif Anira gunungan besar yang ada di dada gadis tersebut .


''Kakak . '' ucap Anira kesal .


''Kenapa sih dek . '' jawab Reval santai ia malah menikmati posisi nya saat ini.


''Kakak minggir , kalau enggak aku gigit nih . '' ancam Anira .


''Yakin mau gigit saya . '' ujar Reval percaya diri.


Belom sempat Anira menjawab tiba tiba saja Reval sudah melayangkan ciuman di bibir merah ranum milik Anira tersebut. Anira awalnya yang menolak dengan memukul pelan dada Reval pun kini malah terbuai dengan ******* manis dari suami nya yang menghanyutkan diri nya .


Belom cukup mencium di bibir Anira , Reval kini mulai berani menjelajah ke tempat tempat antara lain leher ia mulai menjilat lalu mencium nya setelah itu menyesapnya hingga meninggalkan jejak kepemilikan. Anira yang merasakan sensasi berbeda tersebut tiba tiba ia mendesah dan hal itu membuat Reval semakin bersemangat . Yang lebih parahnya Anira tidak dapat menolak sentuhan dari Reval ia seolah pasrah dan dengan ikhlas memberikan nya .


-


-


-


-


***Hari ini sampai di sini dulu ya , kalau besok ada waktu luang pasti di usahakan untuk tetap up setiap hari ya . . .


Yang lain dan para pembaca PERNIKAHAN PAKSA DARI OMA mohon tinggalkan jejak seperti . .


👉 Like

__ADS_1


👉 komentar


👉 Sport yang terpenting untuk Mimin biar semangat update nya . ❤️❤️❤️❤️❤️***


__ADS_2