
Anira dan Reval saat ini pergi jalan jalan mengunakan motor butut milik Sartono . Jujur Reval merasa kurang nyaman , karna ia tak biasa naik motor , apa lagi motor itu sangat jelek/butut.
''Dek kita naik taxsi online aja yu .'' tawar Reval.
''Kenapa ?? , apa Kaka gak mau naik motor aja ?? '' tanya Anira tak faham .
''Bukan begitu , cuaca nya sedang mendung takut nya kita nanti kehujanan kalau naik motor .''ucap Reval memberi alasan .
'' Yasudah lah , Kaka pesan saja dulu taxsi online nya . '' ucap Anira .
Tak berapa lama menunggu sebuah mobil taxsi sudah sampai di halaman rumah Anira ,Anira dan Reval pun berangkat menggunakan taxsi .
''Mau ke mana bapak sama ibu ?? '' tanya sopir taxsi .
Anira memberikan alamat rumah yang akan mereka tuju . Setengah jalan melewati pasar tradisional Anira menyuruh taxsi online nya itu untuk berhenti sebentar karna ia ingin membeli sesuatu di sana .
''Kaka tunggu di mobil aja dulu , aku mau beli sesuatu dulu buat buah tangan . '' ucap Anira belom sempat Reval menyahut Anira sudah keluar mobil lebih dulu dan Reval terpaksa menunggu nya di mobil .
Sekitar 10menitan , Anira pun kini sudah kembali dengan barang bawaan yang cukup banyak , Anira membeli buah dan aneka Snack serta cemilan kue kering untuk di bawa .
''Astaga , kamu ya dek kebiasaan kalau mau pergi atau apa apa langsung nyelonong pergi aja , gak kasih tau awal awal . '' ucap Reval sedikit kesal dengan istri nya karna kena tinggal.
''Hehe. . . maaf ya kak , jangan marah ya , ini buat Kaka .'' ucap Anira sambil cengengesan lalu ia memberikan permen berbentuk kaki warna merah .
Reval melongo karna istri nya memberikan dia permen anak anak ,sang sopir mobil yang melihat ke anehan penumpang nya pun hanya berani mengulum senyum nya saja .
''Kamu yah dek beraninya , kasih saya ini. Memang nya saya ini anak kecil apa . '' umpat Reval kesal terhadap istri nya .
Anira mengambil permen yang ada di tangan reval , lalu ia membuka bungkusan tersebut , setelah itu ia memasukkan nya ke dalam mulut Reval , Reval tak dapat berkutik lagi ia hanya bisa membulatkan matanya saja melihat tingkah konyol istri nya terhadap diri nya .
''Kamu ya dekk!! '' umpat Reval sambil memandang Anira dengan penuh kesal .
''Jalan pak . '' titah Anira kepada sopir taxsi online tersebut, ia tak menghiraukan Reval yang berada di samping nya sedang kesal .
Reval kini hanya bisa menikmati permen kaki cupcup tersebut dengan perasaan aneh ia menikmati nya sepeti keenakan .
''Gimana kak , enak tidak permen nya '' bisik Anira di telinga Reval sambil mengulum tawa nya melihat ekspresi wajah Reval yang baru pertama kali makan permen warung .
__ADS_1
''Biasa aja . '' jawab Reval santai .
''Emm . . masak sih , mau lagi ??, aku beli banyak Lo ka . ''Tawar Anira sambil tersenyum menahan.
''Simpan saja dulu beberapa . '' ujar Reval dan jawaban itu membuat Anira tak percaya.
Setelah beberapa menit , kini mobil sudah terparkir di halaman sebuah rumah di dalam kompleks namun bukan kompleks elit . Anira dan Reval pun turun tak lupa Reval membayar ongkos taxsi tersebut.
''Rumah siapa ini dek?? ''tanya Reval penasaran.
''Kak Doni , di samping sana di paling ujung itu rumah kak Haikal , mereka membeli rumah memang sengaja tak berjauhan biar bisa saling berkomunikasi .'' tunjuk Anira ke sebuah rumah minimalis juga tapi terletak di penghujung kompleks .
''Ohh .'' Reval hanya ber oh saja.
Anira mulai melangkah dan membunyikan bel rumah Doni , berhubung hari ini adalah hari Kamis , jadi Doni pasti masih di sekolah sedang mengajar .Tak berapa lama pintu rumah pun terbuka .
''Antiy . . .'' teriak Denis saat membuka pintu rumah .
''Hayy sayang .'' sahut Anira antusias.
''Antiy , om itu siapa ??'' tanya Denis polos .
''Itu suami antiy , dia om Reval , cum Salim dulu sama om . '' ujar Anira menyuruh Denis .
''Hayy anak manis . '' ujar Reval berjongkok mensejajarkan tubuh nya dengan Denis .
''Hay om, '' sahut Denis seadaanya jujur ia masih rada rada takut karena tampang Reval yang terbilang cukup tegas membuat anak anak ketakutan .
Reval dan Anira serta Denis pun kini sudah masuk ke dalam rumah , tak lama keluar lah Meli sang kakak ipar nya ,dan mempersilahkan Reval dan Anira untuk duduk .
''Kamu kok ga bilang sih kalau mau berkunjung dek , tau gitu kan Kaka buatin makanan sesuatu . '' ucap meli ramah .
''Sengaja kak , mau kasih kejutan . hehehe . '' sahut Anira cengengesan ,sedangkan Reval hanya diam saja tanpa suara.
''Mas Doni bentar lagi pulang kok , biasa nya kalau hari Kamis , dia pulang nya cepat. '' beritahu meli .
''Oke ka , gak papa kok nunggu juga . '' sahut Anira.
__ADS_1
''Duduk santai santai aja dulu ya , aku mau buatin minum dulu . '' ujar meli berlalu menuju dapur .
Anira dan Reval saling duduk sedangkan Denis sudah berlarian bermain di dalam rumah , maklum saja jika rumah itu sedikit berantakan dengan mainan , nama nya juga ada anak kecil pasti berantakan .
''Assalamualaikum .'' ucap Santi dan Haikal memasuki rumah Doni .
''Waalaikumsalam . ''Sahut Anira dan Reval bersamaan
''kak Santi , kakak hamil , subhanallah '' Anira kaget melihat perut Santi istri Haikal yang sudah besar .
''Hehehe . . iya dek . '' sahut Santi .
'' Apa kabar Reval ?? '' tanya Haikal sambil duduk di samping Reval di sofa tamu .
''Alhamdulilah baik , kok Kaka tau nama aku ?? '' Reval heran .
''Kalau nama kamu sudah lama tau , sejak nikah sama Anira udah tau , cuman wajah mu saja yang tak pernah tau . '' ucap Haikal sambil bercanda .
Anira , santi serta meli saat ini sedang di dapur , belanjaan yang Anira beli di pasar tadi sudah ia bawa ke dapur bersiap untuk menghidangkan nya .
''Sudah berapa bulan usia kandungan kaka?? '' tanya Anira antusias.
''Bulan ini sih udah masuk 9bulan akhir dan tinggal nunggu hari aja . '' jawab Santi sambil mengelus perut nya .
''Wah , bearti saat aku masih di sini Kaka udah hamil , aku kan di Jakarta baru beberapa bulan . '' ucap Anira polos nya dan membuat Santi serta meli tertawa .
''Ada ada aja kamu dek ini , iya aku udah hamil saat kamu belom nikah , dan saat kamu nikah usia kandungan aku udah 3bulan .'' jawab Santi sambil tertawa.
Tak berapa lama kini Doni pun sudah sampai dan ia ikut bergabung bersama , Haikal dan Reval yang tengah mengobrol di kursi tamu .
-
-
-
-
__ADS_1