
Reval kini sudah selesai melakukan sholat berjamaah di mesjid komplek perumahan tempat ia tinggal sekarang , ia buru buru pulang karna malam ini ia pasti akan sedikit sibuk karna akan membantu istri nya untuk berbenah barang bawaan dan barang barang yang mereka beli waktu siang tadi .
Sesampai nya di kamar Reval tak menemukan keberadaan istri nya tersebut, namun saat Reval memasuki ruangan pakaian ternyata di sana sudah tersusun rapi baju diri nya dan sang istri .
''Subhannallah , cepat sekali Anira merapikan pakaian segini banyak nya . ''gumam Reval , ia pun kini mengganti pakaian nya menjadi hanya memakai kaos oblong harian biasa saja .
Saat keluar kamar Reval mendapati istri nya saat ini juga baru keluar dari kamar mandi .
''Habis mandi sayang ?'' omong Reval .
'' Hmm .Iya kak . '' jawab Anira ia saat ini berjalan menghampiri sang suami yang tengah duduk bersila di lantai depan kardus kardus buku .
''Kamu udah sholat sayang ?? '' tanya Reval lagi karna ia merasa heran mengapa istri nya itu malang mendekati nya bukan nya sholat.
''Ohh itu , Anira lagi halangan . '' jawab nya santai namun ada sedikit ke gugupan .
JEDERR perasaan Reval menjadi tak karuan menjadi lemas seketika .
''Yahh malam ini berarti saya harus puasa dong . '' ujar Reval memasang wajah cemberut nya .
__ADS_1
''Maaf kak . Langganan bulanan mau gimana lagi dong . '' ujar Anira sambil menahan tawa nya karna melihat tingkah suami nya tersebut.
''Gak bisa di tunda gitu ya datang nya . '' ucap Reval polos nya .
''Kalau sudah pas tanggal nya pasti datang kak ,gak bisa di tunda tunda ada ada saja kakak ini . '' ungkap Anira tertawa .
'' Hmm ,, berapa lama biasa nya ?? '' tanya Reval lemas .
''Kalau paling cepat biasa nya bisa seminggu atau kurang , kadang ada juga lambat kak bisa 8 sampai 9 hari . ''jelas anira .
''APA!! kenapa lama sekali , ya ampun sanggup kah diri ku menahan nya ya Allah. '' ujar Reval cemberut.
...----------------...
Pagi ini seluruh anggota keluarga Sofia sudah tiba , bahkan rumah yang ia tempati pun kini sudah penuh , Sofia pun saat ini sudah selesai di dandani oleh tatarias khusus pengantin.
'' Ya Allah apa kah ini sungguh jalan takdir mu , aku sungguh tidak pernah menduga akan menikah di usia ku yang masih muda ini . '' barin Sofia ia menetes kan air mata nya namun dengan cepat juga dia menghapus nya .
''Sudah siap sayang ?? '' tanya wanita paru bayah yang tak lain adalah orang tua nya .
__ADS_1
''Bun apa ini sudah sesuai dengan keinginan ayah. '' sesis Sofia ia seolah masih ingin menolak pernikahan paksa ini .
''Sofia anak ku , maaf kan bunda yang tak bisa berbuat apa apa , bunda sebenar nya juga ingin membantu mu namun kau tau kan sikap ayah mu yang tak bisa di tentang setiap kata nya . '' jelas ibu Sofia lemah .
''Bunda apa dia juga ikut hadir ?? '' tanya Sofia ber arah ke pembicaraan yang serius , ibunda Sofia sudah paham siapa yang di maksud oleh putri semata wayang nya tersebut.
''Tadi ibu dengar dia menelpon ayah mu mengatakan akan hadir di acara pernikahan mu , namun ayah melarang , tapi adik adik mu akan tetap datang hadir . '' ujar ibu Sofia mengatakan dengan berat hati .
Orang yang di maksud oleh Sofia ialah istri muda ayah nya , orang yang memaksa dan menghasut ayah nya untuk menikah kan diri nya saat ini .
Sofia paham ia pun hanya mengangguk lemah tak bisa berbuat apa apa lagi kini .
''Sofia , bunda hanya berpesan , jangan pernah kamu sekalipun tak patuh pada suami kelak nak , karna surga seorang perempuan tak lagi pada ayah nya setelah ia menikah melainkan pada suami . Jika memang belom siap melakukan kewajiban maka katakan lah lebih awal kepada suami mu nanti agar tak menyakiti dan memberi harapan pada nya . '' pesan tersohor .
****"**"""""""""""""
****"**"""""""""""""
****"**"""""""""""""
__ADS_1