Pernikahan Paksa Dari OMA

Pernikahan Paksa Dari OMA
suap menyuap


__ADS_3

Di sebuah restoran mewah berbintang , kini ke tiga pria berdasi itu tengah menikmati makan siang mereka .


''Boy , kamu kapan menikah , jangan terlalu lama menduda nanti berkumis . ''tanya Sandiaga .


'' Berkumis , apa nya om ?? '' tanya boy polos .


''Halah , pura pura tak tau lagi , kanebo kering . '' timpa Reval .


''Enak aja ya Lo kalau ngomong , lihat om , aku penasaran seperti apa sih istri Reval menghadapi tingkap goblok nya Reval seperti itu , jadi penasaran . '' tukas Boy tertawa renyah .


''Enak aja , istri gue itu pokok nya gak bisa di ceritain . '' ujar Reval ia tak bisa menjawab pertanyaan boy lagi .


''Aduh kalian ini . '' Sandiaga mulai menengahi lagi .


'' Hehehe . Boy belom Nemu jodoh nya om , tapi . . tapi kalau om mau jodohin boy sama Yustika boy pasti siap dan menerima nya dengan sangat terbuka . '' ujar boy serius .


''Hah . . Lo mau Yustika , jangan mimpi dapat restu dari gue , gue orang pertama yang gak ngerestuin Lo ya . '' timpa reval tegas .


''Apaan sih Lo val , bukan nya ngedukung gue malah Lo kasih gue patah harapan gitu sih . ''ujar boy memasang wajah sedih .


''Wajah Lo Jangan di buat buat gitu ya , gue enek lihat nya . '' gumam Reval sambil terus makan .


Acara makan siang itu berakhir dengan candaan dan obrolan tak masuk di akal dari Reval dan boy , Sandiaga hanya menjadi pendengar saja .


-


-


Yustika saat ini tengah belajar membuat kue , ia di ajari oleh Anira cara membuat kue kering coklat kesukaan Yustika .


''Ini mentega nya setelah cair kita aduk dengan tepung ini , nanti jika sudah Kalis tinggal kira campurin aja bahan bahan pelengkap lain nya . '' ucap Anira memberi wawasan .

__ADS_1


''Sip sip , gue masukin dulu ya , oiya ini di aduk nya gini kan . '' tanya Yustika .dan di angguki oleh Anira.


''Aduh putri putri mama lagi sibuk di dapur rupa nya pantesan mama cariin ke mana mana gak ada '' ujar Sarmita ia memperhatikan kegiatan yang di lakukan putri dan menantu nya tersebut.


''Hehe . . ini ma , Tika lagi pengen belajar buat kue sama Anira , iya kan. '' sahut Yustika .


''Bagus dong , sayang biar nanti kalau kamu udah nikah kamu bisa buatin kue buat suami kamu , iya kan Anira ?? . '' oceh Sarmita sedangkan Anira hanya mengangguk saja .


🌌🌌🌙🌙


Sudah jam 08:30 malam , namun Reval tak juga belom terlihat tanda tanda datang , Anira mulai khawatir ia pun kini sudah memegang ponsel nya berniat untuk menelpon .


Cklekk. . (pintu kamar terbuka )


''Kamu belom tidur dek ?? '' ucap reval lalu meletakkan tak kerja nya di atas nakas dan mendekat ke arah Anira yang berada di atas tempat tidur , Reval mencium kening Anira.


''Emm . . ,belom bis tidur , Kaka kamu kok pulang nya telat sih hari ini . '' ujar Anira memasang wajah sedih bercampur kesal .


''Hmmm ....Yang kamu udah makan ?? '' tanya Anira memanggil Reval dengan sebutan sayang nya , Reval yang sudah berdiri pun kini melompat duduk kembali di hadapan istri nya ia tak percaya istri nya menyebutnya dengan itu .


''Apa dek , kamu tadi bilang apa ?? . '' tanya Reval masih ingin mendengar kata itu dari Anira .


''Apaan sih , udah sana mandi , bau acem . '' Anira pura pura memencet hidung nya agar Reval percaya kalau Reval bau badan saat ini .


''Masak sih , orang ganteng kaya saya ini gak mungkin bau asem tau dek . '' gumam reval ia pun kini kembali bangun dan beranjak dari kasur tersebut .


Reval membuka jas kerja nya , dan membuka beberapa kancing kemeja putih lalu melipat lengan baju nya hingga siku membuat Anira menatap nya sangat takjub dengan ke tampanan suami nya tersebut.


''Subhannauallah , sungguh sempurna sekali ciptaan mu ini ya Allah, dan sangat beruntung aku memiliki nya .'' gumam Anira di batin nya .


'' Sudah memandang nya , kalau udah buatin saya kopi atau teh dong sayang , saya haus nih . '' Reval menjitak kening istrinya saat melamun menatap nya .

__ADS_1


''Ihh . . Kaka bikin orang sakit aja deh . '' gumam Anira ia lalu berjalan ke luar kamar menuju dapur untuk membuat minuman untuk suami nya tersebut.


Setelah beberapa saat kini Anira sudah kembali membawakan secangkir teh hangat untuk suami tercinta nya.


''Teh aja ya kak , Gak baik minum kopi malam malam , nanti susah tidur . '' ujar Anira menyerahkan Kopi di atas meja samping tempat tidur .


''Makasih sayang . '' ucap Reval ia pun kini meminum teh tersebut hingga tandas .


''Kaka udah makan , kalau belom biar Anira siapin . '' tanya Anira .


''Sudah tadi sama para klain di kantor . Kamu udah makan sayang ?? . '' tanya Reval balik .


Anira menggelengkan kepalanya, sejujur nya ia tak nafsu makan jika tak bersama Reval .


''Lohh kenapa ?? '' tanya Reval khawatir.


''Gak papa , cuman malas makan aja . ' jawab Anira santai .


''Ehh gak boleh gitu tau , tunggu ya . '' ucap Reval ia pun keluar kamar dan setelah menunggu sekitar 5menitan Reval pun kini sudah kembali dengan membawa nampan berisi sepiring nasi lengkap dengan lauk pauk nya .


''Kamu duduk sini deh dek , biar saya suapin kamu makan .


Anira duduk di samping Reval lalu Reval dengan sangat penuh perhatian menyuapi Anira makan .


''Kaka juga harus makan dong . '' ujar Anira ia pun merebut sendok yang ada di tangan Anira , dan menyuapi suami nya tersebut.


-


-


-

__ADS_1


-


__ADS_2