
Sekitar jam 06:00 Sore Reval kini sudah sampai di kediaman bersama dengan Yustika ia sudah janji untuk menjemput adik nya itu di bandara , sedangkan Sandiaga pulang menggunakan mobil kantor menyetir sendiri .
''Assalammualaikum . '' Yustika dan Reval mengucap salam bersamaan saat memasuki rumah .
''Waalaikum salam, Yustika . . kamu apa kabar?? ..'' Anira yang baru menuruni tangga pun berlari menghampiri Yustika adik ipar nya meskipun mereka seumuran .
''Alhamdullilah baik kak . Kaka gimana ?? . '' sahut Yustika dan kembali bertanya .
''Alhamdullilah aku baik juga . Oiya jangan panggil aku Kaka , panggil Anira aja. '' ujar Anira menyaran kan .
''Tapi . ''terputus .
''Gak ada tapi tapian kita kan seumuran . '' ucap Anira ia langsung membawa Yustika untuk duduk di sofa ruangan keluarga tersebut..
''Ekhhemm ... Saya ga di sapa nih ?? '' Reval berdeham , karna istri dan adik nya itu sekarang seolah mengkacangi diri nya yang sedari tadi berdiri di samping Yustika .
''Astagfirullah , lupa kalau ada kak Reval . . hehe .maaf ya kak . '' ucap Anira baru sadar sambil cengengesan.
Reval tak menjawab ia langsung meninggalkan Anira dan Yustika , Reval menarik koper besar berwarna pink itu ke lantai atas ia membawa nya ke kamar adik nya yang berada di samping kamar nya juga di lantai 2 .
''Astaga Pasti itu kak Reval merajuk . '' gumam Yustika tertawa melihat tingkah konyol sang Kakak.
''Aduh . . gimana dong yus ?? '' Anira mulai khawatir.
''Udah biarin aja kak , sampai di mana dia nahan merajuk nya .hahaha . . '' Yustika tertawa ..
Tiba tiba . .
''Em . . em . . . em . . Udah sampai kok gak panggil mama sih kalian ini . '' tegur Sarmita ia pun kini ikut duduk di sofa ruangan tersebut .
''Tika baru aja nyampe ma , mama apa kabar ?? '' ujar Yustika .
'' Mama baik kok sayang , kamu gimana ??'' Sarmita pun memeluk putri nya .
''Aku baik juga kok ma . '' jawab nya sambil menerima pelukan dari sang mama.
Tak terasa azan magrib pun berkumandang , Anira pun izin untuk kembali ke kamar nya karna suami nya belom juga kembali setelah kejadian pura pura merajuk tadi .
Anira setengah berlari menaiki anak tangga , setelah sampai di depan pintu kamar ia menarik nafas dalam lalu membuang nya , jujur ia takut suami nya itu akan benar benar marah pada nya hanya karna masalah sepele seperti tadi .
Cklekk . . pintu kamar di buka .
''Kaka mau ke mesjid ya ?? '' Anira memberanikan diri untuk bicara .
__ADS_1
'' Hmm . '' jawab Reval singkat .
Fix dia marah sama gue , aduh gimana nih , masa sih udah tua gitu suka meraju . ''batin Anira
Reval berjalan melewati Anira namun tanpa aba aba Anira memeluk nya dari belakang .
''Kaka marah ya sama aku ?? '' ucap Anira sedih menahan tangis nya .
Siapa sangka Reval malah tersenyum , ia telah berhasil mengerjai istri nya itu hanya dengan pura pura merajuk .
Reval tak menjawab ia menaikan bahu nya tanda tak tau , lalu melepaskan pelukan Anira ,dan berjalan keluar kamar .
Anira merasa sangat sedih ia tak sangka hanya masalah di anggurin saja suami nya sampai marah mendiamkan diri nya .
-
-
Sekitar pukul 09:30 Reval baru pulang bersama dengan sang papa dari mesjid .
''Kok baru pulang pa ?? '' tanya Sarmita di ruang keluarga saat suami dan anak sulung nya baru memasuki ruangan .
''Tadi ada ceramah tausiyah di mesjid ma , jadi agak sedikit terlambat pulang nya . '' ujar Sandiaga ikut duduk bergabung dengan istri nya di sofa .
''Kita makan yuk ma , papa udah lapar nih . '' ujar Sandiaga .
''Baik pa , mama siapin dulu ya sekalian panggil anak anak . '' ucap Sarmita lalu ia pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan yang tadi sudah di buat kan oleh menantu nya .
Di kamar .
''Assalammualaikum . ''ucap Reval saat memasuki ruangan kamar .
''Waalaikum salam. Kaka udah pulang . '' sapa Anira ia baru selesai mengaji , Anira meletakkan Al Qur'an nya di atas nakas lalu membuka mungkena nya .
''Hmm . '' jawab Reval kembali .
Reval memandangi Anira yang sekarang tengah duduk di kursi meja rias sibuk menyisir rambutnya.
Subhanallah sungguh sangat istri ku ini . '' gumam Reval mengagumi istri nya sendiri .
''Kamu ya dek emang selalu bikin saya gak betah marah sama kamu . '' ucap Reval yang tiba tiba memeluk Anira dari belakang.
''Jadi Kaka udah ga marah sama nira lagi . tanya Anira berbinar .
__ADS_1
''Mana bisa saya marah sama kamu dekk saya itu sayang banget sama kamu . '' ucap Reval ia menciumi puncak kepala istri nya dengan sangat lembut dan mesra .
Anira pun lantas langsung berputar dan langsung memeluk suami nya .
''Maafiin Anira ya tadi kak , Anira gak sengaja anggurin kakak . Anira juga sayang sama Kaka . '' ucap Anira sudah mulai menangis .
''Ettss kenapa kamu nangis sih dek?? , saya kan gak marah sama kamu . '' ujar Reval ia lantas menyapu air mata yang ada di pipi istri nya .
Tok tok tok . . . .
''Woyy . . kak Reval , cepat keluar . '' teriak Yustika ia sudah berencana untuk mengerjai sang kakak
''Apaan sih nih Yustika . '' gumam Reval ia , pun langsung melepas pelukan nya dari Anira .
''Udah jangan nangis lagi ya sayang . '' ucap Reval lalu ia mencium puncak kepala Anira lagi .
Reval berjalan ke arah pintu kamar dan membuka nya .
'' Apaan sih yus ?? '' ucap Reval kesal .
''Ya ampun si tukang merajuk masih marah nih . '' ejek Yustika.
''Kalau gak ada kepentingan lebih baik pergi deh , huss . '' mengusir sang adik .
''Ampun dah punya sodara , kok galak bener ya . hahaha . '' Yustika semakin menjadi mengejek sang kakak .
'' Awas kamu ya dek .Sinih kamu . '' Reval sudah mulai geram dengan tingkah konyol sang adik . ia mulai berlari mengejar sang adik layak nya bocah yang tengah bermain kejar kejaran .
''Sudah dong kak , itu adik mu loh , kamu ini di pancing dikit aja udah marah . '' tegur Anira yang sudah berada di tengah tengah Reval dan Yustika .
'' Udah ahh . . aku ke sini cuman di suruh mama , buat panggil kalian makan , udah ah ayu cepat nanti keburu dingin lauk sama nasi nya kalau ladenin bocah besar kaya kak Reval ini . '' Yustika masih sempat mengolok olok sang kakak setelah itu ia pun berlari meninggalkan kamar Reval .
Anira hanya tersenyum melihat suami nya yang seperti bocah .
'' Ayu kak tadi katanya pengen makan ayam geprek. '' ujar Anira lalu ia menarik lembut tangan reval untuk ikut bersama dengan nya.
'
-
-
-
__ADS_1
-