
Di kantor Reval sangat puas dengan kerja sama nya yang sudah ia batal kan dengan pihak Bella bahkan ia mencabut semua uang infistasi yang ia berikan kepada pihak manejmen Bella , Bella sangat kesal sehingga ia mengalami kerugian yang sangat besar karna ulah Reval dan itu membuat sang empunya sangat senang karna membuat musuh nya menderita sangat lah menyenangkan .
Bella yang tak terima dengan sikaf dan kelakuan yang di olah oleh Reval pun mendatangi nya ke kantor Reval dengan wajah yang sangat kesal dan marah .
Bwaarrr . . pintu ruangan kantor Reval di banting oleh mantan kekasih nya tersebut .
''Apa apaan kamu Bella ?? Ujar Reval kaget dan marah .
''Kamu yang apa apa an , apa maksud kamu dengan membatalkan kerja sama kita?? tanya Bella balik dengan wajah super emosi nya .
''Heh . . cih ... kamu pikir aku mau bekerja sama dengan manusia iblis seperti kamu . JANGAN MIMPI . '' ujar Reval penuh penekanan .
'' Ingat ya Reval , kali ini kamu masih bisa tertawa , tunggu pembalasan ku , tunggu kamu . '' ancam Bella dengan emosi yang membeludak .
Reval yang semula duduk pun kini berdiri dan berjalan mendekat ke Bella lalu menunjuk wajah bella dengan sinis nya .
'' Ingat Bella siapa yang memulai ini lebih dulu , siapa yang bermain dengan ku di belakang , ingin balas dendam oke , gue tunggu . '' ucap Reval dengan santai nya dia menantang Bella dengan tenang nya .
''Kamuu.... tunggu saja kamu Reval . '' ujar Bella dengan emosi yang berapi api 🔥.
'' Vid ..David , cepat bawa wanita murahan ini keluar dari kantor ku , jangan biar kan dia masuk ke kantor ini lagi ingat itu . '' teriak Reval keras memanggil David , lalu memerintahkan David .
'' Baik pak . '' jawab David patuh David pun menarik paksa tanggan bella menyuruhnya keluar dari kantor dan ruangan kerja Reval .
'' Maaf nona jika anda tidak ingin di permalukan di sini sebaik nya anda pergi dari sini . '' ucap David tegas.
''Lepas kan tangan kotor mu itu . '' titah Bella meninggi . Namun David tak menggubris nya .
''Nona bisa pergi dari sini sekarang atau saya akan memanggil security untuk menyeret anda keluar dari sini . '' tikas David dengan sangat kejam .
''Tunggu pembalasan ku kalian semua , ingat itu . '' ujar Bella lalu pergi dari kantor Reval dengan emosi yang muncak .
Setelah kepergian Bella kini Reval pun baru bisa bernafas lega , namun ia tiba tiba merasa khawatir jika Bella berbuat nekat untuk mencelakainya .
__ADS_1
Reval terlihat memandang keluar jendela kantor nya terpampang jelas kekhawatiran di wajah nya , ia tak menghawatirkan diri nya namun ia menghawatirkan Anira dan keluarga nya adik serta orang tua nya , ia tahu jika Bella adalah seorang yang pantang untuk mengalah dengan kesalahan nya ia bahkan rela melakukan hal hina untuk bisa menang dari musuh nya.
-
-
Kini seminggu sudah setelah acara lomba dan kini Anira tengah melakukan persiapan untuk ujian kelulusan sekolah nya , Sekitar 1bulan lebih lagi Anira akan melakukan ujian akhir semester . Sekarang ini Anira tengah belajar kelompok bersama citra , Kevin dan Hariz di sebuah taman sekolah mereka , Anira mengerjakan tugas nya dengan sangat konsentrasi sehingga para teman teman nya pun merasa bingung dengan sikap Anira yang tahan belajar hingga jam sekolah kini sudah usai .
Kamu memang sangat rajin Anira , kamu bahkan tak hanya rajin tapi juga cantik yang membuatku tak bisa semenit pun untuk tidak memikirkan diri mu . Aku akan memperjuangkan cinta ku pada mu , meskipun kamu menolak cinta ku tapi tak akan patah semangatku untuk tetap mengejar mu ,meskipun itu saudara ku harus menjadi saingan ku . . '' gumam Hariz di dalam hati nya Ia sebenar nya tahu jika kakak nya Raffy juga menyukai Anira .
Jam sudah menunjukkan pukul 04:30 wita dan kini kerja kelompok pun sudah usai , Anira pulang dengan naik taxsi online , sedangkan teman teman nya yang lain pulang dengan kendaraan masing masing , sebenar nya citra serta Hariz sudah menawari nya tumpangan namun Anira bersih keras untuk pulang sendiri tanpa merepotkan orang lain .
Sesampai nya di kediaman ( villa ) Saat Anira keluar dari taxsi ia membayar nya lalu pintu pagar villa di bukakan oleh mamang satpam villa ,dan di halaman sudar terparkir mobil Reval .
Anira berjalan masuk ke dalam villa ia langsung masuk ke dalam kamar nya , berniat untuk membersihkan diri lalu sholat ashar .
''Hmmm .ini sunggu nyaman . '' gumam Anira merasa pinggang dan tulang belakang nya nyeri karna terlalu lama duduk .
Anira terus memandang langit langit kamar nya hingga tanpa sadar ia pun kini sudah terlelap dengan nyenyak nya .
🌌🌌
Tok tok tok ... pintu kamar Anira di ketuk seseorang .
Anira terbangun dari tidur nya ia pun membenarkan hijab nya lalu membukakan pintu kamar nya .
''Kenapa.?? '' tanya Anira sambil menguap menutup mulut nya .
''Baru bangun tidur , lihat ini sudah jam berapa ?? .'' tanya Reval .
Anira pun memandang jam di dinding nya sudah hampir masuk waktu isya.
__ADS_1
''Hahh . . astagfirullah, aku belum sholat magrib . '' gumam Anira lalu ia lekas berlari ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu nya .
Reval yang semula berada di depan kamar Anira pun kini pergi meninggalkan nya .
-
-
setelah sholat Anira pun kini keluar kamar dan berjalan menuju dapur berniat untuk membuat makan malam namun langkah nya terhenti ketika ia melihat begitu banyak hidangan di atas meja tersedia .
''Wahh . Ini kakak yang masak ?? . '' tanya Anira sambil mencium aroma hidangan tersebut .
''Tentu . '' jawab Reval menggantung
''Tentu saja tidak , saya beli online barusan . '' jawab Reval sambil tersenyum menahan tawa nya melihat ekspresi wajah Anira .
Sebenar nya Reval hanya memberikan Anira mie ayam dan bakso mercon ,tapi entah mengapa Anira begitu senang nya saat mendapat menu makan malam tersebut membuat Reval heran .
''Kenapa segitu girang nya dapet bakso dan mie ayam ?? ''tanya Reval penasaran .
''Hemm . . kakak tau gak , setiap aku habis ujian atau mendapatkan juara di sekolah ayah sama ibu pasti membelikan ku makan favorit . Aku hanya bisa memakan nya jika mendapatkan juara atau menang suatu perlombaan misal nya . '' jelas Anira menjadi sedih mengingat keadaan keluarga nya saat itu , Keluarga Anira bukan lah keluarga kaya seperti yang lain nya , mereka selalu berbagi makanan dan selalu saling memahami , jika di antara ke5 bersaudara tersebut membutuhkan sesuatu yang mengeluarkan uang , maka setiap saudara harus rela untuk saling membantu dan bahkan harus rela memberikan uang tabungan untuk saling membantu . Itu lah sebab nya mengapa Anira bisa di katakan jarang makan makanan warung atau bahkan restoran , itu sebab nya mengapa Anira sangat senang saat ia melihat makanan favorit nya ada di meja makan saat ini .
Mendengar cerita dari istrinya Anira , Reval menjadi sangat malu bagaimana tidak ia bahkan sering menghamburkan uang hanya untuk membeli barang yang bahkan bisa di katakan tak penting ,
'' Jadi ini adalah makanan favorit mu ?? '' tanya Reval sambil memandang Anira yang kini memakan kedua porsi makan di hadapannya tersebut .
Anira tak menjawab ia sibuk memasukkan bakso ke dalam mulut nya sehingga ia hanya menganggukkan kepala nya .
-
-
-
__ADS_1