Pernikahan Paksa Dari OMA

Pernikahan Paksa Dari OMA
38 # Membujuk yang merajuk


__ADS_3

Malam hari Anira dan teman temannya serta kedua mertuanya tengah menikmati acara makan malam di sebuah restoran ternama di Bandung . Mertua Anira ternyata sangat dermawan ia mentraktir teman teman Anira untuk makan malam sebagai perayaan atas kemenangan usaha mereka memenangkan lomba sekolah barusan .


Di sebuah restoran Anira dan citra makan dengan sangat anteng sedang kan Hariz dan Kevin justru terus mendumel merebutkan hal yang tak jelas , seperti sekarang kedua nya saat ini sedang berebut kursi untuk duduk di samping Anira .


''Gak ini kursi gue Lo sebelah sana aja Napa Vin . '' ujar Hariz memegang kursi nya kuat .


'' Gaada ini kursi gue orang gue yang tadi tempatin duluan cuma tadi gue kebelet aja jadi pergi sebentar . '' jawab Kevin


'' Lo ngalah Napa sama teman keren Lo kaya gue gini . '' oceh Hariz kesal


'' Gak ada , Lo sama minggir . '' usir Kevin tegas .


Sementara kedua makhluk tersebut masih berdebat soal kursi duduk ,di lain tempat mertua Anira tertawa terbahak bahak melihat tingkah anak muda tersebut .


''Sudah sudah , duduk Hariz kamu Kevin kamu duduk di sini samping om . '' ucap Sandiaga menengahi ia sudah tak sanggup ketawa lagi melihat tingkah perkelahian anak muda tersebut .


Dengan terpaksa Kevin menuruti dan Hariz tersenyum bahagia .


''Sekarang kalian pesan makanan apa aja , Karna malam ini om yang traktir. '' ujar Sandiaga .


'' Yang benar om ,. wahh gak nyangka ya , orang tua Lo baik banget dan tajir melintir . hahaha .'' ujar Hariz tak tau sopan santun .


Anira hanya diam saja ia tak menjawab apa pun ia hanya tersenyum samar saja . Anira makan hanya sedikit ia seakan tak nafsu makan saat ini seperti ada sesuatu yang mengganjal pikirannya saat ini.


Acara makan malam tersebut berjalan dengan lancar kini Anira dan kedua mertua nya sudah berada di dalam mobil dalam perjalanan pulang ke villa tempat anak menantu nya tinggal saat ini .


Di dalam mobil Sandiaga dan Sarmita terus merasa bersalah Karna anak nya yang harus nya memberikan ucapan selamat malah tak datang menghadiri acara penting istri nya tersebut.

__ADS_1


''Memang keterlaluan pah anak kamu itu . '' ucap mama mertua Anira kesal dengan sikap Reval .


'' Nanti kamu marahin aja ma . Kalau bisa kamu beri dia pelajaran biar jera . '' sahut Sandiaga juga ikut kesal dengan putra nya tersebut .


'' Maaf kan atas kelakuan REVALDO ya Anira , mama benar benar merasa sangat bersalah Karna sikaf Reval . '' ucap mama mertua nya membalikkan tubuh nya menghadap ke bangku belakang dalam mobil tempat Anira duduk sekarang .


''Iya Anira , nanti sampai rumah papa sama Mama akan tegur Reval . '' sambung papa Sandiaga juga ikut menyalakan Reval .


'' Mama sama papa , apa apa an sih , Anira baik baik aja , Anira ga papa kok jangan nyalahin kak Reval ya , mungkin kak Reval memang benar benar sibuk di kantor nya sehingga gak bisa ninggalin urusan nya , Anira faham kok ma , pa . '' sahut Anira iya tiba tiba merasa tak enak hati karna kedua mertua nya marah dengan suami nya .


'' Kamu ini memang menantu idaman dan istri idaman banget Anira , meskipun Reval sudah membuat kesalahan yang jelas nyata ada tapi kamu masih membela nya , mama salut sama kamu sayang , Terima kasih ya atas pengertian nya ,kamu jangan nyerah ya Anira sama putra mama yang bandel itu ,dia memang begitu , kadang dingin , kadang sangat penganyang , namun sikap nya memang selalu berubah ubah . ''jelas mama Sarmita panjang kali lebar kali tinggi 😁


Anira hanya menganggukkan kepala nya saja tanda mengerti .


-


-


Tiba tiba pintu villa terbuka terlihat Anira dan kedua orang tua nya sudah datang dan kini sudah masuk ke dalam kediaman .


''Assalamualaikum . '' ucap Anira saat memasuki kediaman dan di sahut oleh Reval .


'' Waalaikumsalam , eh kalian udah datang . '' ucap Reval ,Reval saat ini masih menggunakan celemek yang kotor penuh dengan tepung dan beberapa mentega di sana .


''Sedang apa ?? '' tanya Sandiaga setelah melihat penampilan anak nya tersebut .


'' Hmm . . Reval lagi bikin kue bentar lagi matang kok , oiya kalian duduk aja dulu , atau pergi mandi biar segar nanti kita makan kue nya sama sama.'' ucap Reval percaya diri .

__ADS_1


Anira hanya diam saja ia tak menyahut , Anira ingin beranjak pergi meninggalkan Reval namun tangan nya di tarik oleh Reval .


''Mama sama papa istirahat aja dulu , aku sama Anira mau bicara sebentar . '' ucap Reval


Setelah kedua orang tua nya pergi Reval melepaskan tangan Anira dengan kasar , lalu berjalan menuju meja dapur .


''Jangan membuat masalah dengan pergi ke kamar mu , sementara orang tua ku di sini kamu tidur di kamar ku , barang barang mu sudah di pindahkan ke kamar ku . '' ucap Reval terlihat dingin namun tegas .


Anira hanya diam kembali ia tak berniat menyahut perkataan Reval , ia malah langsung pergi ke kamar Reval untuk membersihkan diri nya Anira merasa sudah sangat lelah dan capek dengan kegiatan hari ini .


Setelah Anira mandi dan lalu ia membuka lemari di samping tempat tidurnya benar saja sudah tersusun rapi baju baju Anira yang di belikan reval , Anira mengambil jubah lengan panjang dan hijab instan nya lalu kembali ke kamar mandi untuk mengganti pakaian nya .


Saat Anira tengah mengganti baju di kamar mandi siapa sangka Reval masuk ke kamar dan berjalan mendekati kamar mandi .


'' Aaaaa.... , Berhenti . . berhenti kak . '' teriak Anira cukup keras menyadari Reval yang semakin mendekat .


'' Astagfirullah , maaf aku pergi sekarang . '' ucap Reval kaget menyadari Anira berada di kamar mandi nya sedang mengganti pakaian .


Reval berjalan menuju arah balkon kamar nya yang menghadap langsung ke taman belakang villa nya berada sekarang ini .


Setelah beberapa menit kemudian kini Anira sudah keluar dari kamar mandi dan ia berjalan menuju tempat tidur Reval , Anira merasa sangat lelah hari ini , hati dan pikiran serta perasaan nya juga entah mengapa sangat lelah .


Reval yang menyadari Anira sudah keluar kamar nya , ia pun berjalan menuju Anira berada sekarang dan saat Reval melihat Anira sudah terbaring di tempat tidur nya ternyata Anira kini sudah terlelap dengan sangat nyenyak sampai sampai Reval pun merasa agak heran .


''Bukan kah tadi aku menyuruh nya untuk membersihkan diri lalu memakan kue buatan ku bersama nanti '' Tapi ini kenapa dia malah tidur , apa dia marah padaku karna tak hadir di acara lomba nya tadi . '' gumam Reval dalam hati nya menerka nerka .


-

__ADS_1


-


-


__ADS_2