
Anira dan Sofia kini sudah selesai berbincang namun Reval tak juga kunjung datang , Anira mulai khawatir suami nya kenapa kenapa .
''Kok kak Reval gak balik balik ya ??. '' gumam Anira khawatir.
''Yaa ampun Ra , dia itu udah gede kali , gak perlu Lo khawatirin segala. Nanti bucin tau. ''ujar Sofia sambil terkekeh mengejek suami sahabat nya tersebut.
''Heehh . . . enak aja . '' sahut Anira .
Anira mengambil telpon genggam nya lalu menekan nomor telepon suami nya .
{Iya dek?? } '' sahut Reval di sambungan telepon saat sudah terhubung .
''Kaka ,di mana sih , kok belom balik balik ?? '' tanya Anira risau.
{Ohh . . . . ini udah di luar , bentar lagi masuk kok } '' ujar Reval dan benar saja Reval saat ini sudah masuk ke dalam restoran dan lalu mematikan ponsel berjalan menuju istri nya berada sekarang .
'' Dari mana aja sih kak ?? '' tanya Anira mengintrogasi.
''Nih lihat , habis beli barang . '' ujar Reval sambil memperlihatkan barang bawaan nya yang begitu banyak , seperti nya suami dari Anira tersebut baru selesai shopping seorang diri dan begitu banyak membeli sesuatu.
''Banyak amat kak , barang yang di beli . '' gumam Anira kaget melihat begitu banyak bawaan paper bag di jinjing suami nya tersebut.
''Ekhem . . Gue balik duluan ya . ''sofia berdehem lalu izin untuk pamit pulang lebih dulu .
''Eh iya sof ,Nanti jika ada waktu Kkta ngobrol lagi ya . '' ujar Anira dan di angguki oleh Sofia.
''Okey . '' jawab Sofia lalu ia berlalu pergi .
.
-
__ADS_1
''Kak , kita mau kemana lagi sih ini ?? '' tanya Anira karna Reval menyeret nya secara lembut ke arah toko baju tidur .
Saat tiba di dalam toko baju tersebut , Anira melotot membulatkan matanya melihat begitu banyak baju baju tidur seksi yang sangat memalukan menurut nya .
''Ngapain ke sini sih kak ?? '' tanya Anira kesal terhadap suami nya .
''Mau beliin kamu baju tidur . Apa lagi !!" gumam Reval lalu melepaskan tangan nya dari Anira , Reval terlihat santai memilih baju di toko tersebut , tanpa memikirkan pemikiran orang orang di sekitar nya yang memperhatikan mereka terutama Reval ,seorang pria berwajah tampan rupawan memilih baju seksi tanpa malu .
''Kakak aku mau pulang aja , ngapain si beli baju ginian . '' ucap Anira menarik Reval agar menjauh , tentu saja ia tidak bisa karena tenaga Anira tak sebanding dengan tenaga Revaldo .
''Iya , bentar dong dek .'' gumam Reval tangan nya masih sibuk memilih .
''Ayo dong kak .Malu tau di lihat orang orang di sini . '' gusar Anira ia sudah kesal dengan tingkah Reval .
''Coba ini bagus tidak ya . '' gumam Reval sambil memperlihatkan hasil pilihan nya kepada Anira , Anira membelalakkan mata nya melihat baju tidur seksi pilihan Reval , baju dengan kain yang sangat tipis hingga tembus pandang saat Reval menengadahkan nya , dengan baju tanpa lengan hanya baju lengan sejari dan bawahan yang super terbuka .
''Kakak , stop !! '' ucap Anira kini sudah emosi . Reval melihat pipi Anira memerah ia pun hanya bisa mengulum senyum tanpa suara .
Memang Revaldo ini orang yang tak bisa di tebak keinginan hati nya . Anira sudah sangat gusar tapi Reval tetap saja menjahili nya Dengan tetap membeli pakaian seksi tersebut.
-
-
Sesampai nya di rumah waktu sudah hampir senja dan sebentar lagi akan magrib , terdengar lantunan lantunan ayat suci Al-Quran dari toa mesjid . Anira dan Reval bergegas masuk ke dalam rumah dan mandi secara bergantian .
''Cepat dik kamu mandi gih , saya mau ke mesjid , tadi ayah usah ke mesjid duluan . '' titah Reval , tanpa Reval sadar sebelom ia menyuruh Anira untuk mandi ternyata istri nya sudah keluar kamar lebih dulu .
''Dasar , kebiasaan gak pernah bilang . '' oceh Reval ia saat ini masih menggunakan handuk , lalu berjalan menuju lemari di sana ia memakai mencari baju Koko dan sarung yang baru ia beli semasa di mall tadi siang .
Sekitar 10menitan Anira kini sudah selesai mandi , dan ia berjalan cepat setengah berlari memasuki kamar nya , karna ia tadi pergi ke kamar mandi lupa membawa pakaian terpaksa ia hanya menggunakan handuk saja . Beruntung di kamar nya Reval sudah tak terlihat lagi karena ia sudah pergi ke mesjid sejak tadi .
__ADS_1
Karna terlamat mandi terpaksa Anira tak bisa ikut sholat berjamaah di masjid bersama yang lain , ia melakukan sholat di kamar nya seorang diri . Selesai sholat Anira mengaji membaca Al Quran dengan sangat qosu .Reval dan ayah mertua nya juga ibu nya baru pulang setelah sholat isya , mereka pulang secara bersamaan , dan saat memasuki rumah tak terlihat sesiapapun .
''Di mana Anira ya yah ?? '' tanya Fatmawati mencari anak nya .
''Tadi gak ikut ke mesjid ya Bu ?? '' ayah malah balik bertanya .
''Tidak . '' jawab Fatmawati.
''Mungkin di kamar buk , yah. '' jawab Reval mengambil kesimpulan sendiri.
''Ohh , ya sudah , kamu ke kamar gih nduk . '' titah Sartono dan di angguki oleh Reval.
Revaldo berjalan menuju kamar istri nya , dan saat membuka pintu ternyata tak terlihat Anira di sana , Reval pun lantas seliweran mencari keberadaan istri nya tersebut.
''Kemana dia malam malam begini .'' gumam Reval cemas .
''Ehh , udah pulang kak .''ucap Anira di belakang Revaldo dari balik pintu .
''Astagafirullah , kamu ya dek . '' Reval terkejut.
''Kenapa terkejut segala sih kak ?? '' tanya Nira heran
''Kamu sih tadi saat kami masuk rumah kamu gak keliatan di mesjid juga gak terlihat , terus saat saya masuk ke kamar kamu juga gak ada ,, tapi sekarang malah muncul tiba tiba , bikin kaget . '' ucap Reval sambil memegang dada nya karna kaget .
''Kakak ini , kaya bocil . ''gumam Anira lalu ia duduk ke atas kasur nya .Dan Reval mengikuti nya .
''Oiya kak , tadi ibu bilang kata nya hari ini saudara aku mau pada dateng loh . '' ucap Anira gembira .
''Ohh . '' sahut Reval biasa saja .
''Iya , nanti bakal ada kak Pras , kak Doni, kak Haikal , dan ka anisa. ".
__ADS_1