
Lina dan Devano sudah sepakat bertemu dengan dokter Dirga yang merupakan sepupu Lina. Dokter Dirga yang merupakan dokter ahli di bidang Andrologi atau androlog lulusan dari Amerika, sudah banyak pasiennya yang berhasil setelah berkonsultasi dan melakukan terapi sesui dengan anjuran dari dokter Dirga.
Saat mereka sudah tiba di klinik praktek dokter Dirga, Devano kurang percaya diri. Ada sedikit rasa malu saat Lina mengajak Devano masuk ke ruang kerja Dokter Dirga dan memberitahu apa tujuan mereka datang ke sana.
"Eh, Lina! ada gerangan apa datang ke klinik Kakak?" ucap dokter Dirga sambil langsung memeluk adik sepupunya.
Lina melonggarkan pelukannya dari dokter Dirga, kemudian dokter Dirga memberi salam kepada Devano yang masih berdiri tepat di samping mereka.
" Ayo silakan duduk Jangan sungkan sungkan ."ucap dokter Dirga mempersilahkan Lina dan Devano duduk di sofa tepatnya berada di ruang kerja dokter Dirga.
"Ada apa sehingga kamu datang menemui kakak?
" Kakak masih ada pasien?
" Untuk sekarang, kakak belum ada pasien. Tapi sekitar dua jam lagi Kakak memiliki janji sama pasien. Dia akan datang sekitar, jam 08.00 malam nanti.
" Begini Kak, Tapi tolong rahasiakan ini ya, jangan sampai keluarga mengetahuinya. Nanti jadi ribet urusannya." ucap Lina khawatir Kalau dokter Dirga memberitahu kepada keluarga besar mereka kalau Lina hingga Sampai usia pernikahan mereka yang ke-7 tahun, belum memiliki momongan. Ternyata yang memiliki masalah direproduksinya itu suaminya sendiri, bukan dirinya.
Saat Lina memberitahu hal yang sebenarnya, dokter Dirga tidak terlalu terkejut. Karena dia sudah sangat mengetahui ciri khas lelaki, yang memiliki kekurangan di bagian reproduksi.
dokter Dirga pun meminta kepada Devano masuk ke ruang pemeriksaan diikuti oleh Lina.
"Saat dokter Dirga melakukan pemeriksaan, Ia pun melontarkan pertanyaan kepada Devano." Adik ipar, pernah mengalami kecelakaan ataujatuh?
" Iya dokter, saat saya duduk di bangku SMP saya pernah mengalami kecelakaan. " sahut Devano, jujur. Dia pun memberitahu kronologis Bagaimana kecelakaan itu terjadi dan apa yang dialaminya setelah kecelakaan itu.
Dokter Dirga menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
"Devano mengalami infertilitas imunologis." ucap dokter Dirga kepada Lina dan Devano.
" Apa maksudnya itu dokter?
" Mungkin adik ipar sering sekali membuat antibodi yang dapat menyerang spermanya sendiri, "
Antibodi paling sering dibuat karena cedera, pembedahan, atau infeksi. Mereka mencegah ****** bergerak dan bekerja secara normal. sebenarnya belum diketahui persis bagaimana Antibodi menurunkan kesuburan. Namun diketahui mereka dapat memasuki ****** untuk berenang ke Tuba Falopi dan memasuki sel telur ini, bukan penyebab mandul pria secara umum, "
" Kecelakaan yang dialami Devano, membuat sel spermanya tidak berfungsi dengan baik. Tapi kita coba pengobatan yang sering sekali kakak lakukan Siapa tahu berhasil. Karena sudah ada beberapa pasien kakak yang melakukan metode pengobatan yang kakak anjurkan berhasil, "
"Agar hormon Devano, dan juga sel spermanya berfungsi dengan baik. Mudah-mudahan dengan metode yang kita lakukan kelak berhasil. Kita hanya dapat berusaha tetapi yang berkehendak semua adalah Tuhan Yang Maha Esa." ucap dokter Dirga kepada Lina dan Devano.
"Ada berapa persen kemungkinan jika kita melakukan metode pengobatan dan terapi yang kakak anjurkan ini berhasil? tanya Lina antusias
" Sejauh ini, yang memiliki ciri khas yang sama dengan Devano, setelah melakukan pengobatan dan terapi yang kakak anjurkan. Beberapa pasien jarang sekali tidak berhasil bahkan bisa dibilang 90% berhasil. Tapi semuanya tergantung dari kehendak Tuhan." ucap dokter Dirga kepada Lina dan juga Devano, yang saat ini memutuskan untuk berkonsultasi kepada dokter Dirga.
"Kamu dengar sendiri kan Mas, kita kemungkinan besar akan memiliki keturunan, Jika saja dari awal Mas memberitahu yang sebenarnya, Mungkin kita sudah lebih cepat datang menemui dokter Dirga."ucap Lina kepada Devano.
" Iya sayang, maafkan mas ya. Yang tidak jujur sama kamu."
" Tidak apa-apa Mas, yang penting sekarang Mas sudah terbuka. Dan kita akan tetap berusaha." dokter Dirga mengembangkan senyumnya menatap keduanya saling menguatkan.
Setelah berkonsultasi dan terapi sudah dimulai dilakukan hari ini, dokter juga memberikan resep obat untuk dikonsumsi oleh Devano. Kemudian Devano dan Lina pun berpamitan kepada dokter Dirga setelah terapi pertama dilakukan di klinik praktek dokter Dirga.
Pasangan suami istri itu meninggalkan klinik milik sepupu Lina. Tampaknya raut wajah Devano sudah semakin bersemangat membuat hati Lina pun bahagia.
" Mas, lebih baik nggak usah diberitahu dulu sama Mama. biarkan dulu usaha kita berhasil." ujar Lina kepada sang suami yang dibalas anggukan dari Devano.
__ADS_1
****
Ma, Dari mana saja tadi? Kak Norin menghubungi Mama sampai beberapa kali tapi mama tidak mengangkatnya. sehingga Kak Norin menghubungi nomor ponselku, untuk memberitahu kalau mereka sudah tiba di Amsterdam dan saat ini sudah berada di hotel untuk istirahat." ucap Alan ketika dirinya berpaspasan dengan Nyonya Anabelle
" Alhamdulillah, kalau mereka sudah sampai dan sehat-sehat saja. Mama senang mendengarnya. "sahut nyonya Anabella sambil menatap putranya dengan tatapan penuh tanya.
"Kamu mau kemana? sudah rapi aja jam segin?" i tanya nyonya Anabella yang melihat putranya sudah terlihat rapi dan bersih.
" Alan ada Eskul mom, jadi Alan takut terlambat pamit dulu ya, Mom. "ucap Alan sambil memberi salam kepada nyonya Anabella.
" Naik mobil aja. Nggak usah naik motor, kalau kamu naik motor, nanti ngebut-ngebut sudah seperti kakakmu saja balapan terus. Ingat! jalanan bukan hanya milik kamu! juga milik umum. " ucap Nyonya Anabella mengingatkan putranya.
"Kalau Alan naik mobil, takut telat Mom, jadi lebih baik naik motor bisa nyelip nyelip sedikit." sahut Alan
" Iya, tidak apa-apa naik motor. Tapi jangan ngebut ya. Mama tidak ingin terjadi apa-apa sama kamu. ingat, Kakak kamu tidak ada di sini yang bisa setiap saat membantu kamu, Jika kamu membutuhkan bantuan." seru Nyonya Anabella saat melihat putranya sudah mulai keluar dari halaman rumah.
"Mudah-mudahan Norin dapat menerima pernikahan ini dengan segenap hatinya, Aku tidak ingin pernikahan ini jadi beban untuknya. Maafkan Mama sayang, harus segera menikahkan kamu dengan Henderson. Karena menurut Mama dan Papa Henderson lah lelaki yang tepat mendampingi dirimu." gumam Nyonya Anabella sambil menatap foto Norin yang ada di layar ponselnya.
Jujur, saja Nyonya Anabella merasa kehilangan semenjak Norin tidak tinggal bersama Mereka lagi, dan sudah menikah dengan Henderson. Selama ini Norin senang sekali membantu Nyonya Anabella merawat tanaman. Bahkan selalu memasak makanan kesukaan Nyonya Anabella walaupun Nyonya Anabella memiliki asisten rumah tangga.
Di balik sifatnya yang tomboy, Tetapi Norin juga jago memasak, dia juga jago di dalam ilmu pengetahuan teknik. Sehingga Norin sendiri membuka usaha bengkel hasil dari tabungannya sendiri.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
__ADS_1
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA BARU EMAK