PESONA OM DUREN ( Duda Keren)

PESONA OM DUREN ( Duda Keren)
BAB 59.TOM AND JARRY


__ADS_3

Tiga minggu sudah berlalu, Norin dan Henderson menghabiskan masa liburan bulan madu mereka di Kota Amsterdam. Setelah Henderson mempertemukan Norin dengan Omnya ayah kandung Eline, Ia juga membawa Norin pergi berwisata di sekeliling Kota Amsterdam dan juga tempat-tempat wisata yang indah dipandang mata.


Hari ini Norin dan Henderson akan kembali ke tanah air, terlihat Norin sudah bersiap naik ke dalam mobil yang sudah disiapkan oleh Eline dan Beberapa anak buahnya.


Souvenir juga sudah dipersiapkan Norin untuk oleh-oleh kepada kedua orang tuanya Herlan dan juga teman-teman dekat Norin. Ia juga tidak lupa membawa oleh-oleh untuk kedua ayah dan ibu mertuanya terkhusus untuk putrinya Queen.


"Apa semuanya sudah masuk? tanya Henderson kepada anak buah yang membantu mereka selama dalam perjalanan di Kota Amsterdam.


"Semuanya aman Tuan, kita tinggal berangkat saja. " ucap seorang pria bertubuh kekar yang menjadi salah satu anak buah Eline yang bekerja di Hotel milik nyonya Carlota.


Mereka pun berlalu meninggalkan hotel menuju bandara. Tak Berapa lama akhirnya mereka tiba di Bandara. Di sepanjang perjalanan tangan Henderson terus menggenggam erat jemari tangan Norin. Seolah-olah dirinya tidak ingin terpisahkan dengan wanita yang mampu memporak-porandakan hatinya akhir-akhir ini.


Kini mereka sudah berada di dalam pesawat. "Mas Trimakasih susah membuat Norin bahagia sepanjang masa libursan kita, sekarang aku sudah tidak sabar ingin Segera tiba di rumah. Aku ingin bertemu dengan Queen. Aku sangat merindukan Putri kita. " ucap Norin sambil membayangkan Bagaimana dirinya akan segera memeluk Queen ketika mereka tiba di rumah.

__ADS_1


Henderson mengembangkan senyumnya, ketika melihat istrinya menggebu-gebu ingin sekali langsung bertemu dengan putrinya. Ia tidak menyangka kalau Norin benar-benar menyayangi putrinya, walaupun Queen bukanlah darah daging Nurin.


Justru Mas yang berterimakasih kepada kamu, Karna kamu sudah bersedia menerima di dalam hati-mu." ucap Henderson sambil mengecup pucuk ranum itu.


Hampir kurang lebih enam belas jam di dalam pesawat, Mereka pun akhirnya tiba di Bandara Soekarno Hatta. Sebelumnya Henderson sudah menginformasikan kepada Morris kalau mereka hari ini akan tiba di ibukota.


Morris yang sudah mendapatkan info dari sang atasan langsung bersiap untuk menjemput Henderson dan Norin di bandara.


Morris sudah berdiri di depan pintu ruang kedatangan. Terlihat Norin dan Henderson bergandengan keluar sambil mendorong barang bawaan mereka yang terlihat lumayan banyak.


" Selamat datang kembali Tuan!" sapa Morris dan keempat anak buahnya.


Henderson hanya mengembangkan senyumnya lalu berjalan mendahului Morris setelah murid mempersilahkan keduanya naik ke dalam mobil Alphard yang sudah disiapkan khusus untuk menjemput keduanya.

__ADS_1


Sementara nyonya Carlota dan Tuan Samera sama sekali belum mengetahui kalau hari ini Henderson dan Norin akan kembali ke tanah air.


Karena nyonya Carlota memberikan paket liburan selama satu bulan di Kota Amsterdam. Tetapi karena Norin terus merengek ingin segera kembali ke tanah air, karena Norin sangat merindukan Queen'


" Tuan Tidakkah seharusnya Tuan kembali ke tanah air sepuluh hari lagi? " tanya Morris kepada Henderson.


"Seharusnya iya, tapi istri saya sudah tidak sabaran lagi ingin segera pulang ke tanah air. Karena Ia sangat merindukan putri kami Queen. " sahut Henderson jujur Karena itulah alasan mereka mempercepat kepulangan mereka.


Morris hanya mengembangkan senyum. Menatap Henderson dengan Norin secara bergantian, yang sudah terlihat begitu dekat padahal Awalnya mereka sudah seperti Tom and Jerry.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA BARU EMAK


__ADS_2