Petualangan Dunia Zetherom

Petualangan Dunia Zetherom
Xrazinda Freta


__ADS_3

" Kita lari! Jangan buang-buang tenaga untuk melawan mereka ".


Mereka bertiga pun lari menjauhi kerumunan orang-orang itu.


" Kita harus kemana untuk mencari wanita itu? Apa kamu tahu ciri ciri wanita itu? " Tanya Varendra.


" Aku sendiri tidak tahu wanita itu seperti apa ". Jawab Zays.


" Payah!!! Kamu sendiri bahkan tidak tahu ciri-ciri nya sedikitpun, bagaimana kita mencarinya ". Jawab Varendra.


" Yang jelas, jika wanita itu memberikan bubuk kepada ibuku di Dunia lain, dan bisa mengelabui ibuku, berarti orang itu masih sadar, tidak berada dibawah kendali. Jika orang seperti itu berada di Dunia ini, apakah berarti Dia yang mengendalikan semua ini? Bisa jadi wanita itu orang terkuat di Dunia ini ". Ucap Zays.


" Mungkin juga ada kastil atau istana kerajaan untuk ditinggali wanita itu ". Imbuh Varendra.


" Lantas kita tanya pada siapa? Apakah semua orang disini dikendalikan semua?"  Tanya Fredic.


" Kita sembunyi!!!" Ucap Varendra.


" Kenapa ?" Tanya Fredic.


"  Aku mendengar suara langkah kuda. Kita lihat apakah ada yang menungganginya atau tidak".


" Benar dugaanku! Pasti orang yang menunggangi kuda itu adalah orang dalam istana!". Ucap Varendra


" Ayo kita ikuti! ".Ucap Fredic.


" Jangan! Kita bisa ketahuan! Aku akan mengeluarkan Fluch Rajawali ku untuk mengikuti mereka ". Ucap Varendra


" Kalau begitu aku akan mentransferkan penglihatan ku agar terhubung dengan Fluch Rajawalinya! ". Ucap Zays.


" Tidak usah! Tidak akan mempan! Lagipula penglihatan ku sudah terhubung dengan Fluch ku sendiri !". Ucap Varendra


" Apa maksudmu tidak mempan?".


" Jangan banyak tanya. Ayo kita pergi!". Ucap Varendra.


Fluch Rajawali mengarahkan mereka ke dalam istana, disana gelap, bahkan banyak letupan seperti lahar, api menyembur melewati lubang.


" Apa ini neraka?" Tanya Fredic.


" Diam!!!. Ini istana kegelapan !" Jawab Varendra.


" Kenapa disini sangat sepi? Apa tidak ada penjaga?" Tanya Zays.


" Pasti ada! Tapi bukan manusia yang menjaganya!".


Mereka melihat seorang wanita sedang duduk membelakangi mereka.


" Tolong.... Tolong...." Ucap wanita itu lemah, lirih.


" Siapa kamu!" Tanya Zays.

__ADS_1


Wanita itu menoleh ke belakang.


" Ibu??"


" Zays! Anakku! Tolong Ibu!".


" Kenapa ibu bisa ada disini?".


" Setelah ibu menceritakan semua padamu, wanita itu mengetahuinya dan membawa ibu menjadikan tahanannya". Isak tangis keluar dari wajah Franeta.


" Seharusnya Aku tidak melibatkan ibu kedalam masalah ini, maafkan Zays Bu' ".


" Hati-hati Zays, mungkin dia orang jahat! Kamu menjauh dari Dia!".


" Diam Ren! Itu ibuku! Dia disini karena Aku melibatkannya dalam masalahku!". Ucap Zays


" Dia bukan ibu kandungmu! Mungkin Dia yang merencanakan semua ini!". Tegas Varendra.


" Zays! Pemuda di sampingmu itu, ibu melihatnya bersama wanita itu. Dia memakai jubah hitam saat itu, Dia yang membantu wanita itu untuk menyandera ibu ".


" Zays! Pantas saja saat awal kamu masuk, Varendra selalu mengincar dan mengawasi mu!". Ucap Fredic.


" Diam kalian!! Itu tidak benar Zays! Jangan dengarkan mereka!, dengarkan kata hatimu! ".


" Zays! Kamu fikirkan baik-baik. Untuk apa Varendra mengikutiku dengan alasan mencari Dark Fluch? Itu tidak masuk akal! Dia bahkan tahu Dark Fluch banteng keras kepala, bagaimana Dia bisa memahaminya, sedangkan kamu sendiri tidak tahu. Saat Dia mengalahkan Dark Fluch Naga di Akademi itu, bahkan Dia belum mampu melihat Kristal Zero secara langsung, mengapa Dia bisa melihat jika Dark Fluch banteng keras kepala?. Itu berarti selama ini Dia menyembunyikan kekuatannya, bahkan Dia mampu memahami alam sepertimu ".


" Fluch nya juga yang menuntun kita ketempat ini. Dan dia juga tahu seputar istana ini. Apa itu semua belum jelas Zays?" Terang Fredic.


" Varendra!!! Aku salah menilaimu! Aku hampir percaya dengan tipu muslihat mu! Tapi ternyata ini semua rencana mu, kamu mengelabui semua orang!, mengelabui ku!, Bahkan menyandra ibuku ditempat seperti ini. Jika kamu mengincar ku, hadapi aku secara langsung! Jangan sakiti keluargaku! Jangan sakiti orang-orang yang tidak bersalah!".


" Zays! Dengar dulu penjelasan ku!"


Tapi Zays langsung menggunakan Fluch yang ia keluarkan dari sistem fikirannya untuk menyerang Varendra, Varendra pun mengeluarkan Fluchnya untuk melindungi dirinya, terjadi pertarungan sengit antara mereka berdua.


Kemarahan Zays bertambah besar, Dia tidak bisa mengontrol dan mengendalikan dirinya. Efek Sari Bunga Xrazin sudah menjalar ke seluruh hati Zays, Hati Zays terpenuhi oleh aura hitam kegelapan, tidak ada lagi cahaya yang tersisa dalam hatinya, cahayanya lenyap, hatinya sudah sepenuhnya terkendali oleh kegelapan.


" Zays! Kendalikan dirimu!!!" Teriak Varendra.


Varendra tidak bisa menahannya lagi, kekuatan gelap Zays terlalu besar diluar kendalinya. Akhirnya Varendra pun terpental jatuh, dan Fluch Zays mengenai tubuhnya. Varendra terbaring tidak sadarkan diri.


Saat Zays sedang menghadapi Varendra, Franeta (ibu Zays) menyerangnya dengan Fluchnya dari belakang. Tetapi Burung Birdeva datang menghalanginya untuk melindungi Zays. Burung Birdeva terjatuh dan diambang Kematian.


" Ibu!!! "


" Kenapa Ibu menyerangku?"


" Hahahaha...


Dasar Bodoh! Mudah sekali kamu dikendalikan!".


" Siapa kamu sebenarnya?" Tanya Zays.

__ADS_1


" Seperti Ayahmu yang cerdik menyembunyikan identitasnya. Aku pun lebih cerdik untuk mengelabui kalian berdua!".


F R A N E   T  A  Z A R  D  I  X


9 2  3 6 11 12 8  4 13 10 7 5 1


X R A Z I N D A   F R E T A


" Kenapa kamu merencanakan semua ini?"


" Hahahaha.... Kamu sudah berada di bawah kendali ku sepenuhnya, rencanakan bertahun-tahun akhirnya akan segera berhasil !".


" Betapa bodohnya seorang Anak membunuh jiwa ibunya sendiri!! Membuangnya ke dalam jurang"


" Apa???"


" Ya. Didalam Burung Birdeva itu terdapat jiwa ibumu Birdeva Venus yang masih hidup. Ohhhh.... Aku ingin sekali membunuh jiwanya....


Tapi tidak bisa!


Harus anaknya sendiri yang membunuh jiwanya!


Tapi, sayang sekali, burung itu masih hidup sampai saat ini ".


" Tugasku jadi bertambah!".


" Kenapa kamu ingin membunuh kami? Lepaskan Ibuku! Bunuh saja Aku!".


Zays mencoba menggunakan segala kekuatannya tetapi tidak bisa. Tidak bisa dikendalikan olehnya lagi.


" Karena jiwa ibumu dan jiwamu dapat menjadikanku Penguasa Terkuat di tiga tingkatan Dunia. Hahahaha...."


" Dan hatimu dapat Aku ambil untuk mengendalikan Dunia kegelapan, dan Aku tidak butuh tubuhmu itu!".


" Ambil pisau ini! Bunuh burung itu sekarang!".


" Tidak!! Jangan!!". Teriak Zays


" Kenapa tanganku tidak bisa Aku kendalikan!! Tidak! Jangan! Aku mohon lepaskan jiwa ibuku! Lepaskan Burung itu !".


Zays tidak bisa menahan tangannya, sekuat tenaga dia melawannya untuk menjauhkan arah tangan itu, tapi tetap tidak bisa ia kendalikan. Tangan itu bergerak sesuai kemauan Xrazinda Freta sendiri.


" Ibu.... Maafkan Aku! Aku tidak mendengarkan kata hatiku sendiri! Aku bahkan membuangmu ke jurang!


Ibu! Tolong pergi sekarang! Terbang jauh seperti Ibu menyelamatkan diri ibu dari jurang... Zays janji tidak akan menyakiti ibu.


Tolong terbang jauh sekarang Bu'.


Pisau dalam genggaman Zays berhasil menusuk tubuh burung Birdeva yang terdapat jiwa ibunya. Burung itu bersimpuh berlumuran darah.


" Bu', maafkan aku yang membalas belaian tangan lembut ibu dengan tikaman tajam ini ".

__ADS_1


Zays pun menangis melihat kematian Burung Birdeva juga jiwa ibunya.


__ADS_2