Petualangan Dunia Zetherom

Petualangan Dunia Zetherom
Lingkaran Wizstorn


__ADS_3

" Zays, kamu sungguh tidak apa apa? Apa kita serahkan saja burung itu nanti pada Master Gazard, dengan begitu, tidak akan ada hal yang mengganggumu ".


" Saya tidak suka ada pengacau, berbisik-bisik tidak fokus pada pelajaran saya !"


" Master Gazard Fred " (menyenggol lengan Fredic)


" Iya,, Master Gazard lowbat  . Hahaha... bicaranya sedikit, baterainya lemah " . (Sahut Fredic belum sadar)


Sebuah sepatu kulit bulu halus terbang ke arah meja Fredic dan Zays, Zays tersentak, sementara Fredic mengira itu jatuh dari langit.


" Lihat, sepatu pun mendukungku " ( memandang ke atap ) "


" Fredic Broxge!!!"


" Ma...


Master? "


" Sejak kapan Master muncul? "


" Sejak kalian hidup !!!"


Sebuah bulu Elang terbang diarahkan kepada mereka berdua, mengangkat dan menancapkan kerah baju mereka pada tembok, mereka tergantung-gantung di dinding tembok.


" Apa pelajaran kali ini seperti ini? Tergantung seperti jemuran baju? "


" Diam!!"


" Ini hukuman bagi kalian, selama pelajaran berlangsung sampai selesai kalian akan menggantung di sana ".


....


" Lingkaran Wistorn, untuk mengetahui seberapa maksimalnya menggunakan Kemampuan Diri terhadap Twiz yang dimiliki.


...



" Dalam lingkaran ini, ada tiga tingkatan warna Wizstorn:...


Merah


->Kemampuan Diri kurang dari Twiz


Hijau


->Kemampuan Diri setara dengan Twiz


Biru


->Kemampuan Diri melampaui Twiz


" Master? Apakah ada faktor lain yang dapat berpengaruh besar terhadap ketiganya? "


" Ada. Sistem kendali ".


" Dapat berupa sistem kendali kecepatan, kekuatan, Angin, Waktu, masih banyak lagi ".


" Jika sistem kendali hati dan fikiran? ". Tanya Zays yang menggantung seperti bandul jam dinding.


" Itu berarti kemampuannya sangat tinggi, semua hal dapat di kendalikan cukup melewati hati dan fikiran tapi juga teramat beresiko jika tidak terkendali ".


....


" Zays, ikuti Aku! " (Menarik tangan Zays)


" Kemana? "


" Jangan banyak tanya. Kamu tidak bosan, berada di Akademi terus. Ayo kita keluar ".


" Semua gerbang di jaga dengan sistem pertahanan tinggi, bagaimana kita keluar?"


" Tenang, aku sudah memeriksa semuanya, ada satu gerbang yang tidak ada pelindungnya, kita lewat pintu belakang Akademi ini".


" Ayo cepat Zays panjat gerbangnya! "

__ADS_1


Fredic memimpin di depan


" Hei kalian!!"


Panggil wanita berkucir satu.


" Vivena? Minerva?


Kenapa kalian disini"


" Ini jadwal jaga kami, Seharusnya kami yang tanya, kenapa kalian disini, pakai acara panjat pagar, ohh kalian mau kabur?? "


" Vivena, jangan keras keras, kalau ada yang mendengar, kita semua bisa di hukum ". Jawab Fredic


" Master melarang kita keluar Akademi, cepat kalian turun! ".


" Jangan!, Aku mau berbelanja di luar, ada anting-anting terbaru di pasar, aku akan membelinya untukmu, asalkan kalian bisa bekerja sama dengan kita ".


" Wah... Ke pasar, Minerva, Ayo kita ikut, aku ingin membeli banyak makanan di pasar ".


" Untuk apa? Kita tidak kekurangan makanan di Akademi ".


" Coba bayangkan, Akademi ini terlalu ketat dalam permakanan kita, kamu tidak bosan, setiap harinya makan kentang rebus, ubi rebus, lobak rebus, sawi rebus, jagung rebus, semua nya di rebus, lama-lama aku yang matang mendidih ".


" Iya Minerva, lagipula tidak akan ada yang tahu selama kita semua tidak membicarakannya ".


" Baik, tapi hanya kali ini ".


Minerva mengeluarkan Fluch Bee nya, dia terbang meninggalkan Fredic dan Zays yang masih berusaha memanjat pagar.


" Apa yang kalian lakukan?".


Melihat Minerva dan Vivena terbang menggunakan Fluchnya, seketika mereka sadar bahwa mereka juga memiliki Fluch.


Fredic mengeluarkan Fluch harimau dan dengan satu lompatan mampu menyeberangi pagar. Sedangkan Zays menggunakan fikirannya untuk mengendalikan angin dan membawanya keluar.


Mereka berempat berjalan menyusuri hutan, karena pagar belakang Akademi berbatasan dengan hutan.


" Kita berjalan saja, agar energi kita tidak terkuras ".


" Baik Nona Minervaaa ". Jawab  Fredic meledek.


" Dunia normal, biasa "


" Selain Dunia mu, Kamu menganggap Dunia kita tidak normal?? " Jawab Minerva dengan sewot.


" Bukan begitu maksudku ".


" Hehh, sudah sudah, biar aku yang menjelaskan, jadi, Zays pun tidak tahu jika ada Dunia seperti Dunia Zetherom ini. Dia di besarkan di dunia manusia biasa, Dia juga tidak tahu kalau Dia mempunyai kemampuan ". Jelas Fredic.


" Zays, asal kamu tahu saja, Fluch mu itu sangat tinggi, pasti orang tuamu sangat hebat ".


Vivena mencoba membuat Zays mengerti.


" Orang tuanya tidak tercatat dalam sejarah, mereka mengasingkan diri di desa terpencil "


" Aku tidak sedang berbicara dengan mu Fred! , tapi dengan Zays ".


" Berarti kita mempunyai empat master dengan Twiz tertinggi saat ini.


Betul kan Zays ?"


" Heeem... Entahlah "


" Sekarang giliran ku memperkenalkan diri kepada kalian "


" Tidak usah! Tidak penting!"


" Ya sudah, jangan dengarkan, Aku mau memperkenalkan diriku pada Zays dan Minerva, bukan kamu ".


" Dengar, kalian tentu sudah tahu siapa namaku,


" Tidak peduli ". Potong Fredic.


" Diam!!"

__ADS_1


Vivena yang kesal dibuatnya, akhirnya mengeluarkan Fluch


Daun Ficus yang membuat Fredic bersin-bersin.


" Apa, huaciim, ya huacim..


Lep... Huaciimm


" Nah, seperti ini kan enak. Aku lanjutkan, namaku Vivena Zhastrow , keluargaku bermarga Zhastrow, kita tinggal di Dunia Flawles, yang berada tepat di seberang Dunia Zetherom, kalau mau, kapanpun kalian boleh mampir ke rumah ku , kecuali Dia ". (Menunjuk ke arah Fredic)


" Huacinn !!"


" Kalau kamu Minerva ?"


" Aku Minerva Perly, marga Perly, kami berasal dari dunia Zetherom, asli penduduk sini "


" Pantas saja kamu paham betul tentang sejarah Dunia ini ".


" Sekarang giliranmu bicara"


" Apa yang barusan kamu lakukan? Lihat! Hidungku sampai bengkak begini. (memegang hidungnya)


" Mau bicara tidak, kalau tidak... Mau aku buat hidungmu tambah besar!!"


" Jangan jangan,


kalian pasti sudah hafal dengan namaku, nama yang tidak pernah absen di panggil Master.


Fredic Broxge. Aku tinggal di Dunia Zaredis ".


" Zaredis ? " Tanya Minerva.


" Iya "


Mengapa rasanya asing dengan marga itu, seperti belum pernah dengar. Batin Minerva


" Memang kenapa ? ".


" Oh tidak apa apa, hanya saja Ayahku bekerja di dalam kementrian disana, dan kurang lebih mengenal semua marga di sana ".


" Kedua orang tuaku  sudah meninggal sejak aku kecil, aku sering berpindah pindah tempat bertahan hidup, jadi wajar jika Ayahmu tidak mengenali marga keluarga ku disana "


" Aku tidak bilang bahwa Ayahku tidak mengenali marga keluargamu ".


" Aku hanya menebak saja " jawab Fredic.


" Zays, hutan ini sangat lebat, gelap, hanya sedikit cahaya yang dapat tembus. Kalian para wanita tidak takut? "


" Untuk apa kami takut, kami bisa melindungi diri kami dengan Fluch yang kami punya, tidak seperti kalian ". Sahut Minerva, mengingatkan kejadian di pintu gerbang.


" Awas ular!!" Sentak Fredic


" Mana ?"


Minerva terkejut sambil melompat.


" Kamu ularnya "


" Hiiiihh, Awas kamu! "


(Mengepalkan tangan kepada Fredic)


" Dengan Fluch mu sendiri saja takut, bagaimana mau melawan ".


" Ssst!! jangan bergerak "


" Kenapa Zays ? " Tanya mereka bertiga


"Aku mendengar ada suara"


" Aku tidak mendengarnya".


" Aku juga tidak ".


" Ada suara seperti sesuatu yang merambat, semakin jelas, semakin dekat " jelas Zays

__ADS_1


" Hati-hati!! jangan memisahkan diri terlalu jauh, tetap bersama ".


Pesan Minerva


__ADS_2