
" Kak! Kamu tunggu sini, Aku akan carikan buah buahan dan minuman untukmu ". Ucap Zays.
" Tidak!!!"
" Haaa?"
" Aku mau ikan!" Ucap Varendra.
"Oke oke.... aku akan carikan ikan disungai untukmu. Dasar Hati Beku! Kamu jangan sampai kepanasan, nanti bisa meleleh! ".Ledek Zays.
Saat Zays pergi, Varendra keluar gubuk berjalan selangkah demi selangkah dengan hati-hati, mengumpulkan ranting -ranting dan membakarnya.
Zays yang melihat Varendra diluar langsung bergegas menghampirinya.
" Kak! Aku sudah bilang , kamu didalam saja, istirahat, kenapa kamu ini? Dasar keras kepala!!!".
" Aku sudah lama istirahat, Aku masih hidup, apa aku harus berbaring terus?"
" Siapa juga yang bilang kamu tidak hidup! Sudahlah, jangan membahas itu lagi. Seorang kakak itu seharusnya mengalah dengan adiknya".
" Dan seorang adik itu harusnya patuh dengan kakaknya". Ucap Varendra.
" Kamu dan Aku hanya selang 2 menit saja dilahirkan. Jadi bukan kakak dengan adik tapi kembar ".
" Tetap saja kamu adikku. Lebih dulu Aku daripada kamu. Dasar bodoh!".
" Sudah. Sini duduk, Aku akan bakarkan ikan untukmu!". Ucap Zays.
" Aku juga akan membakarkannya untukmu!". Jawab Varendra.
"Kakkkk?....."
" Sudahlah! Mari sama-sama kita bakar ikannya! ". Ucap Varendra.
" Aku cemburu ". Ucap Varendra.
" Cemburu kenapa? Apa ada yang berani mengganggumu? Sini hadapi Aku! Siapa orangnya?"
" Kamu!" Jawab Varendra.
"Kenapa denganku? Apa Aku membuat si Hati Beku cemburu?". Ucap Zays meledek.
" Kamu perhatian dengannya, bergurau dengannya, bahkan mati-matian membelanya, dan denganku kamu sebaliknya ".
" Ohhh.... Saat itu Aku bodoh, payah, sedang mabuk, tidak sadar, memang hati wanita!Lembek! Meleyot!
Okeyy... Lain kali aku tidak akan memberikan kesempatan untuk membuatmu cemburu padaku! ". Ucap Zays.
" Apa energimu sudah pulih?" Tanya Varendra kepada Zays.
" Belum sepenuhnya, mungkin 2-3 hari lagi ".
" Oke. Tidak apa-apa. Kita juga akan istirahat dulu disini sembari mengumpulkan energi ".
" Hati Beku! Bukankah ibu merupakan Dewa Master dan Twiznya pasti hijau tua, tapi kenapa Twiz kita emas seperti Ayah?" Tanya Zays.
" Kekuatan Ibu tersamarkan Zays, tidak bisa dilihat melalui Twiz, kekuatan ibu mengalir didalam dirinya sendiri, mengikuti keinginannya sendiri, karena kekuatan ibu merupakan Sistem Kendali Hati, bisa dikontrol sesuai apa yang diinginkan, Begitu juga dengan kita.
" Itu berarti kita mempunyai dua sistem kendali. Kendali hati dan fikiran, jika keduanya disatukan itu berarti kita akan menciptakan kekuatan besar didalam diri kita". Ucap Zays.
__ADS_1
" Iya Zays. Semakin besar kekuatan sistem kendali maka akan semakin besar pula resikonya. Makanya kita harus berhati-hati" . Ucap Varendra.
" Tapi ingat, kita harus menyimpan kekuatan sistem kendali kita dari orang luar, makanya gunakan Fluch untuk kalis sistem kendali hati dan fikiran ". Terang Varendra
" Apa kamu tidak tahu Fluch apa saja yang dimiliki Ayah dan Ibu?"
Zays menggelengkan kepala.
" Sebenarnya bagi kita, tanpa Fluch pun sudah cukup, tapi energi akan cepat terkuras jika tidak dibantu dengan Fluch. Fluch itu juga untuk menyembunyikan sistem kendali yang kita miliki, jadi kita tidak perlu terang-terangan. Intinya, Sistem Kendali lebih efektif jika bekerjasama dengan Fluch.
" Kita dilahirkan dari kedua orang tua yang sangat hebat. Ayah memiliki kemampuan sistem kendali fikiran dan Ibu sistem kendali Hati, jadi kita berbeda dengan kebanyakan master yang hanya mengandalkan Fluch mereka ".
" Kak... Sudah matang! Ini kamu makan!".
Zays memberikan ikan bakarnya kepada Varendra
" Ini! Kamu juga harus makan banyak! Agar jika kamu menggendongku nanti tidak kewalahan!". Ucap Varendra kepada Zays.
" Kak. Kiranya bagaimana kondisi Dunia Zetherom sekarang? Bagaimana dengan mereka yang terkena pengaruh Sari Bunga Xrazin? Sedang Aku sendiri tak bisa mengendalikannya.
" Iya Zays, bahkan di Dunia Swardorf warga biasa yang tidak mempunyai Fluch saja sudah ganas seperti itu, apalagi para master dengan Fluchnya?".
" Maka, kita harus kembali ke Akademi dulu, membuat rencana untuk menemukan penawar itu dengan bantuan dari Master-Master lainnya". Ucap Zays.
" Setelah ini, kamu bisa berbaring! Aku akan bersihkan sisa-sisa darah di dadamu!"
Varendra pun berbaring di atas dipan, Zays membasuh dada Varendra dengan air hangat, mengompres luka, dan bagian yang lebam, mengganti kain balut luka.
" Lain kali jangan mengulanginya lagi! Aku lebih tangguh darimu! Walaupun kamu memanggilku hati wanita, tapi Aku lebih kuat darimu!" Ucap Zays.
" Hati wanita kan lembut, jika ditikam pasti akan mudah menyatu. Kalau hati beku keras! Jika ditikam hancur, tak bisa menyatu ". Ucap Zays.
" Dasar!!!. (Menarik kuping Zays)
....
3 hari berlangsung, energi Zays sudah semakin pulih karena meditasi yang ia tekuni selama itu, butuh konsentrasi yang penuh untuk memulihkan Energi Fluch dalam diri, terlebih, yang Zays gunakan merupakan sistem kendali yang memerlukan energi tinggi. Begitupun dengan Varendra, lukanya semakin membaik, jadi energi di dalam dirinya dapat pulih dengan cepat.
Mereka berdua memutuskan untuk kembali ke Akademi Zetherom untuk mendiskusikan masalah ini dan menyusun rencana.
......
" Kak! Ayo ikut denganku!. Ada seseorang yang harus kita temui ". Ucap Zays.
" Pasti kamu ingin mengajakku bertemu Master Zetherom ".
" Mulai sekarang kamu bisa memanggilnya Ayah.
Kalau..... Tidak ada para Master lain tentunya ".
" Dimana ruangan tersembunyi Master Zeth... Maksudku Ayah ".
" Kita ke ruang Fixzes lalu dibelakang lemari terdapat pusaran Vroxsze. Nah, disitu nanti ada terowongan bes...
" Cukup-cukup! Jangan banyak mengoceh! Cepat jalan! Dasar! Hati wanita, mulut pun wanita ! ".
" Huuuhhh, tapi untuk menghadapinmu dibutuhkan hati yang kuat. Dan aku pun tidak tersinggung dengan kata-katamu. Aku semakin memahamimu". Ucap Zays.
Mereka tiba di penghujung tembok yang juga merupakan pintu masuk ke ruangan ayahnya.
__ADS_1
" Aduuuhh kak.... Aku lupa dengan teka-teki ini. Coba kamu pecahkan!".
" Lupa??? Dasar! Bahkan peraturan Akademi pun kamu ingat, dengan ini kamu lupa? Dasar Sudah mulai pandai bohong!".
" Sudah aku bilang, aku banyak belajar darimu!".
" Eitsss... Awas kalau kamu bersikap seperti itu dihadapan Ayah!, Pasti aku yang kena marah ".
" Apa ini?? (Melihat teka-teki di depannya). Ohhh rupanya kamu mau mengujiku??? Lihat saja Aku lebih pandai darimu!".
" Ini lihat! Segitiga Fluch, ada tiga poin, dan masih ada dua lagi yang kosong. Pastinya kedua ini merupakan identitas Ayah yang sangat berpengaruh terhadap Fluchnya. Ayah sistem kendali fikiran dan Ibu sistem kendali Hati. Sudah lengkap ".
" Tidak salah kalau kamu kakakku!". Ucap Zays.
" Dan salah jika kamu adikku!".
" Bagaimana bisa salah!".
" Karena kamu tidak percaya. Dan ingin mengujiku!".
" Kaaakkkk..... Bukan begitu maksudku. Aku kan sudah pernah mengisi teka-teki itu, dan kamu pun anak ayah jadi kamu pun punya kesempatan un....
" Yaaa sudah! Jangan diperjelas, aku sudah tahu maksudmu! Kamu pun percaya dengan kata-kataku yang seharusnya jangan kamu percaya. Jadi kamu belum memahami ku sepenuhnya".
" Kenapa kakak selalu berbicara seperti itu padaku?"
" Seperti apa? Yaa agar kamu kelak bisa memahami ku ".
" Kelak? Memang apa yang akan terjadi kelak?" Tanya Zays.
Tiba-tiba pintu ruangan terbuka, terdapat Master Zetherom yang sedang membaca buku.
" Ayah!!!". Panggil Zays
" Zays! Kamu sudah kembali? Apa semua baik-baik saja? Ceritakan pada Ayah ! ".
" Yah. Aku baik-baik saja, dan Ayah tidak perlu khawatir lagi. Karena ada kakak yang selalu menjagaku".
" Kakak? Apa maksudmu Zays?".
" Yah. Ini Varendra, anak kandung Ayah. Banyak kejadian saat Zays mencari kebenaran ".
Zays menceritakan semua kejadian yang dialami dirinya kepada ayahnya
" Maafkan Ayah nak....
Selama ini Ayah tidak tahu kalau ibumu melahirkan anak kembar, maaf karena selama ini Ayah tidak menjagamu ".
" Sudahlah Ayah, aku benci dengan kata ma... ( Zays menginjak kaki Varendra)
Maksudku, Ayah tidak perlu meminta maaf padaku. Itu semua bukan salah Ayah. Mungkin ini semua yang terbaik untuk kita". Terang Varendra.
Master Zetherom memeluk kedua anaknya.
" Kalian berdua harus rukun. Saling menjaga, saling mengingatkan, saling percaya satu sama lain itu pesan Ayah untuk kalian ".
" Baik Ayah". Jawab mereka berdua.
" Ayah! Kita harus mencari tahu penawar dari Sari Bunga Xrazin, karena akan sangat bahaya jika para Master dikendalikan oleh kegelapan ".
__ADS_1
" Ayah harus menyebarkan pesan pada para Master senior di seluruh Dunia Master".
Master Zetherom mengeluarkan Fluch Burung Phoenix untuk menghantarkan pesan