
Para siswa berlarian pergi ke halaman depan untuk melihat kedatangan para master senior, Mereke ingin melihat seperti apa kehebatan para master senior.
" wahhh... Lihat itu! Itu pasti para Master senior". Ucap Vivena.
Walaupun senior, tetapi para Master terlihat sangat gagah dan kuat, tubuhnya kekar, bahkan tidak terlihat jika itu senior. Mereka datang ke Akademi dengan Fluchnya masing-masing.
" Siapa itu?"
"Mana?"
" Ituuuu.... Yang datang dengan Fluch Pegasus. Indah sekali sayapnya. Putih berkilau seperti berlian. Seakan mampu menyinari dalam kegelapan". Ucap Vivena
" Itu? Dengan jubah bulu angsa? Dia pasti Master Grothen Dard, Master generasi V, Dia master terkuat dan tercepat pada masanya. Twiznya mencapai Emas VI pada generasi itu, sama seperti Master Zetherom saat ini". Jawab Minerva
" Terkuat? Apa kemampuannya?
" Mampu membekukan Dunia, membekukan waktu, membekukan udara, angin, sebagian elemen alam mampu ia bekukan, juga mampu membekukan rasa, Fluch, Fikiran dan masih banyak lagi ".
" Apakah hatinya juga beku?".
" Aku rasa malah sebaliknya".
" Hai sayangggg....". Perkataan itu terkeluar dari mulut Master Grothen disertakan kedipan matanya.
" Ieeewhh....
Yah... Tidak sesuai dengan yang terlihat, itu bukan tipeku".
Seorang Master berjubah hitam muncul dengan Fluch besarnya yang mengerikan.
"Wooww.... Kerennya... Fluch Hydra. Pasti dia cowok macho, cool, pasti yang satu ini sesuai dengan tipeku".
" Master Gowindra Regard? Itu tipemu??"
" Memang kenapa? Lihat itu, gagah, cool, Fluchnya sangar, aku suka".
" Asal kamu tahu, Fluchnya itu Hydra berkepala banyak. Coba bayangkan, satu kepala saja pusing apalagi banyak kepala".
" Pusing kenapa?".
" Satu kepala dua mata, penglihatannya masih terbatas untuk melihat cewek-cewek cantik. Tapi kalau banyak mata? Pasti matanya jelalatan. Apalagi kepala Fluchnya jika dipotong akan semakin bertambah banyak, itu berarti orangnya tidak mau mengalah, banyak kepala makin keras kepala, itukah tipemu? ". Tanya Minerva.
"Tidak tidak. Itupun tidak sesuai dengan yang terlihat".
" Lagipula kamu. Jika melihat sesuatu hanya dari luarnya saja".
Pria berkemeja putih setelan dalam hitam berjalan dihadapan mereka.
" Lihat yang itu. Bukankah dia seumuran dengan kita? Katanya Master Senior?"
"Dia memang Master Senior. Itulah salah satu kelebihan Fluchnya. Mampu membuatnya awet muda, dia dapat hidup abadi sesuai dengan yang dia inginkan".
" Wahhh... Sudah tampan, awet muda, yang itu tipeku".
" Itu tipemu??"
" Iya. Ada masalah apa lagi?".
" Iya... Memang dia awet muda. Tapi kamu??.
Jika kamu sudah tua dan dia masih awet muda, apakah dia masih mau denganmu? Pastinya dia akan mencari pengganti yang lebih muda darimu ".
" Kenapa Master Senior tidak ada yang bisa dipilih satu pun?" Ucap Vivena dengan nada kesal.
__ADS_1
" Karena mereka bukan untuk dipilih!".
" Lalu, siapa wanita itu? Apa dia juga termasuk Master senior terkuat? Matanya hampir keluar, aku ketakutan dilihatnya".
" Dia Master generasi VI. Master Breyswa Geralda. Aku dengar dia sering bertengkar dengan Master Birdeva Venus saat di Akademi. Wataknya keras, pendiam, introvert, angkuh, sangat musuh dengan Birdeva Venus ibarat kucing dengan anjing. Bahkan Fluchnya masing-masing sering bertengkar. Fluch Burung Kasuari dengan Fluch Burung Birdeva".
" Pantas saja wajahnya menyeramkan, seperti ingin memangsa musuh didepannya".
" Besar sekali.... Fluch apa yang pria itu gunakan?"
" Sepertinya, itu Fluch Leviathan, monster laut. Fluch dari Master Drowgen Hert, dia merupakan teman dekat Master Zetherom di Akademi".
" Apa sampai sekarangpun masih dekat?"
" Sepertinya masih. Hanya saja Master Zetherom mengasingkan dirinya selama ini, mungkin Master Zetherom sedih karena istri dan anaknya meninggal setelah kejadian silam".
" Kasihan sekali. Jadi tidak ada penerus pemimpin Dunia ini lagi?".
" Entahlah".
" Kereta terbang? Siapa yang mengendarainya? Mengapa mereka tidak menggunakan Fluch mereka?".
" Aku rasa itu keluarga Master Zetherom. Laki-laki itu adalah Master Roysgord kakak Master Zetherom VI dan wanita itu Master Greivinder, adik Master Zetherom".
" Kembar tiga? Lihat itu yang terakhir! Aku bahkan sama sekali tidak bisa membedakannya".
" Viv. Itu pasti juga salah satu Master terkenal pada generasi VI".
" Generasi enam? Sama seperti Master Zetherom".
" Iya. Tapi mereka kakak kelasnya".
" Apa kemampuan mereka?".
" Mengerikan sekali!! Tapi itu kan kolaborasi ketiganya. Kalau hanya satu kan tak masalah ".
" Untuk kamu apakan yang satu?"
" Untuk kuuu". ( Vivena tersenyum)
" Aku rasa mereka bukan yang terakhir" ucap Minerva.
" Apa aku bermimpi???....
Itu pria idolaku!"
" Mana? Pria berkacamata itu?". Tanya Vivena
" Aku ingin seprti dia! Sebatas dekat pun tak masalah. Aku cinta dengan Kepintarannya, kecerdasannya, kebijaksanaannya".
" Yahh... Keliatan cupu. Pasti dia kutu buku!". Ejek Vivena.
.....
Berbeda dengan Zays dan Varendra, mereka masih tertidur pulas dikamarnya.
" Heiii.... Kalian! Bangun!"
" Kenapa sih Vann? Ganggu tidurku saja".
" Kalian tidak ingin melihat para Master Senior? Yang lain pada heboh diluar!".
Dengan kompak mereka berdua bangun
__ADS_1
" Apa?"
" Master Senior?"
Ucap mereka bebarengan.
" Kenapa kalian? seperti anak kembar saja!".
" Memang kami anak kembar!" Jawab Varendra.
Nevanda dan Dego melongo saling menatap satu sama lain.
" Bangun Ren, selesaikan mimpimu!" Ucap Dego
" Memang benar, aku tidak sedang bermimpi!".
" Bagai langit dan bumi".
" Beda! Itu kan jelas jauh, tapi ini seperti minyak dan air. Meski bersatu tapi tidak menyatu". Terang Dego
" Ayo kak! Cepat! Kita disuruh Ayah untuk hadir dalam pertemuan itu!".
" Ayyahh?" Ucap Nevanda dan Dego bebarengan.
Mereka langsung bergegas menuju ruang pertemuan.
.....
Semua para Master Pengajar dan Master Senior berkumpul di ruang pertemuan.
" Bagaimana bisa terjadi? Siapa yang membuka segel itu?"
" Bersusah payah dulu kita menyegelnya, siapa yang berani melakukannya?".
" Tidak penting membahas siapa yang membukanya, saat ini kita harus segera mencari tahu penawarnya".
" Selamat datang para Master yang sudah hadir di ruang pertemuan ini". Suara menggelegar terdengar jelas dari seorang pemimpin akademi
" Kalian pasti sudah tahu kenapa Aku memanggil kalian untuk datang.
" Ya. Ini menyangkut Racun yang bertahun-tahun lalu sudah kita segel. Dan sekarang, ada yang sengaja membukanya kembali, pengaruhnya bertambah luas dikalangan para Master. Tidak mungkin kita membunuh mereka semua bukan?".
" Saat ini, kita harus menyelesaikan akar permasalahannya. Menemukan penawar Sari Bunga Xrazin. Maka itu Aku memanggil kalian semua untuk mendiskusikannya".
" Apa ada diantara para Master yang menemukan sesuatu mengenai masalah ini?". Tanya Master Zetherom.
Terdengar langkah kaki orang berlari menuju ruang pertemuan itu.
" Maaf, maaf... Kami telat!" Ucap Zays.
" Tidak perlu minta maaf! Kami telat juga karena berperan penting dalam masalah ini!". Ucap Varendra.
" Beraninya kalian! Siapa yang mengijinkan kalian masuk!" Bentak Master Breyswa.
" Master Breyswa!!! Akulah yang mengijinkan mereka mengikuti pertemuan ini".
" Perkenalkan... Mereka berdua adalah Anak kandungku".
" Aku memanggil mereka bukan karena alasan itu. Tetapi mereka telah melalui banyak hal untuk mencari tahu masalah ini melalui Xrazinda Freta".
" Xrazinda Freta!!!"
" Dari dulu Aku tidak suka padanya!. Rupanya jelas,, begini kelakuannya!". Kesal Master Breyswa.
__ADS_1
" Dan ohhh.... Rambut kucel berantakan ini rupanya Anak sahabatnya "Birdevaaa". Ucap Master Breyswa sembari menampar pelan pipi mereka.