
" Tidak semua Iblis Dark Fluch mengganggu para Pro-Master".
" Dalam hitam ada putih, dalam putih ada hitam".
" Kita tidak bisa menentukan mana yang benar dan mana yang salah dalam hal ini ".
" Tidak semua Dark Fluch jahat, dan tidak semua Light Fluch pun baik".
" Dark dan Light itu Fluch yang mereka gunakan, tapi yang mengendalikannya ada pada diri mereka sendiri. Jadi, jika Dark Fluch tidak menyerang, mengapa harus diberantas?". Jelas Zays
" Siapa sangka para keponakanku lebih pintar melebihi kakakku sendiri". Ucap Master Greivinder
" Lalu penawarnya? Kenapa kalian memperjelas hitam dan putih disini. Kita sedang mencari penawarnya, bukan dalam persidangan!". Ucap Master Younger Crowd.
" Penawar.... Tunggu! Tadi disebutkan Elemen dalam dirinya hancur menjadi 7 kepingan berbentuk Kristal Zero Squard, dan itu terpendam di 7 Dunia Pro-Master. Mungkinkah jika kita mengumpulkan semua kepingan itu menjadi satu bisa menjadikannya penawar?" Ucap Master Swinerva Zee.
" Lalu, apa ketujuh elemen itu? Jawab Ketiga saudara itu.
" Waww... Ikatan batin yang tinggi!" Ucap Master Breyswa.
" Kalau tidak salah, tadi disebutkan hancur secara berurutan, bukan bersamaan. Itu berarti kita harus mengurutkan satu per satu elemen itu dengan tepat. Urut ". Ucap Master Drowgen Hert.
" Benar! Kita harus mengurutkan ke tujuh elemen dalam diri Pro-Master Fordoxen. Untuk menyatukan hati yang remuk melewati kepingan Kristal Zero Squard". Jawab Master Yelovert.
" Dari mana kita bisa mencari titik awal elemen itu?" Tanya Master Preetysnee.
" Dari Fordoxen sendiri!". Ucap Varendra singkat.
" Heh bocah! Dia sudah mati!" Ucap Master Breyswa.
" Untuk mengetahui jawabannya tidak harus mencari orangnya. Simpel saja. Apa permasalahan utama yang dihadapi Fordoxen itu sendiri".
" Dia tidak memiliki cinta tapi bisa merasakan, Bisa merasakan tapi tidak tahu cinta seperti apa, Dia menerima cinta tapi tidak bisa memberikan cinta. Tidak ada tindak balas. Tidak ada arus, setruman. maka itu dalam dirinya dibutuhkan setruman. Getaran yang bisa menghasilkan rasa. Ya. Getaran mungkin itu elemen pertamanya" . Terang Varendra.
" Aku pun tidak menyangka, Hati Beku bisa memahami perasaan seperti itu. Apakah hatimu sudah meleleh karenaku?". Bisik Zays kepada Varendra.
" Diam kamu! Cepat lanjutkan! Kamu pun pasti tahu apa elemen selanjutnya".
" Aku rasa apa yang kamu tebak itu benar. Aku setuju". Ucap Master Yelovert.
" Titik awal sudah ketemu, pasti tidak sulit untuk mencari elemen selanjutnya. Jika dalam dirinya sudah memiliki getaran, dalam getaran itu menghasilkan gerakan. Dalam gerakan ada angin. Itu elemen ke dua". Jawab Master Yelovert.
" Getaran dan angin itu berkutik dalam hatinya yang tersembunyi dalam jantung. Jantung mengedarkan darah, dan dalam darah pasti ada kehangatan, setelah rasa itu berkutik dalam hati Pro-Master pasti ada kehangatan disana. Saya yakin elemen ketiga itu Api" Jawab Zays
" Dannn....... Darah tersalur ke semua urat nadi, seperti aliran listrik yang dibungkus kabel. Harus ada pembungkus, tidak menghantarkan panas. Aku yakin elemen keempat itu Tanah". Sambung Varendra.
"Apa elemen yang berhubungan dengan tanah pasti kita semua tahu. Ya....
Tanah membutuhkan air untuk menyuburkannya, kita sudah menemukan elemen kelima".
Api(panas) + tanah-> uap, embun->air. Sambung Zays.
__ADS_1
" Bagus! Kalian sudah menjawab ke 5 elemen itu. Biar saya yang melengkapi sisanya". Ucap Master Zetherom.
" Cinta itu dari dan untuk, datang dan pergi, hadir dan kembali, membawa dirinya dalam cahaya yang menempuh kegelapan, menyebarkan sinar. Sinar yang mampu menyelimuti kegelapan. Itulah cinta yang sesungguhnya".
Elemen ke 6-> Cahaya
Elemen ke 7-> Sinar
" Ternyata kamu masih sama seperti dulu. Puitis. Pantas saja dulu banyak wanita jatuh cinta kepadamu". Ucap Master Drowgen Hert.
" Aku tidak! Cukup menyaksikan kelakuan Birdeva saja. Itu pun membuatku mau muntah!". Ucap Master Breyswa.
" Saat ini kita membutuhkan Peta Dunia II untuk mencari keberadaan setiap elemen itu ".
" Aku juga sudah mempersiapkannya dari awal ". Master Yelovert mengeluarkan peta yang ada di kantungnya dan memperbesarkannya.
...
...
" Peta Dunia II? Tunggu sebentar, aku memiliki sesuatu yang mungkin akan memberikan kita petunjuk. Keluargaku selalu setia menyimpan benda-benda sejarah". Ucap Master Preetysnee.
Ia mengeluarkan sesuatu dari buku sejarahnya.
...
...
Master Yelovert segera menggunakan kemampuannya untuk menyatukan keduanya.
" Dapat! Akhirnya kita menemukan jawabannya". Ucap Master Yelovert
Master Zetherom menuliskan nama-nama Dunia yang terdapat pada peta tersebut.
...
...
" Sepertinya...
semua berhubungan ". Ucap Master Zetherom.
" Berhubungan dengan apa?" tanya Master lainnya.
__ADS_1
" Sejarah bencana besar dalam setiap Dunia tersebut". Ucap Master Preetysnee
" 1. Bencana yang berhubungan dengan elemen pertama. Getaran. Di Dunia Bromsborm. Sejarah mencatatkan bahwa ada gempa bumi terbesar pada Abad ke 10 SM.
Ada bencana yang berhubungan dengan elemen angin. Dunia Xlyvroye. Bencana Angin tornado terbesar pada abad itu.
3.Elemen Api. Dunia Firexgard. Disebut juga dunia api karena pada abad itu juga terjadi bencana gunung meletus beruntut. Yang meluluhlantakkan setengah bagian penduduk di Abad yang sama dengan kedua dunia tadi.
4.Elemen Keempat Tanah. Dunia Nordelard. Dunia yang penghuninya berada di perbukitan. Pada abad yang sama pula terjadi bencana tanah longsor yang hanya menyisakan 1/3 Dunia. Itu pun pada Abad ke 10 SM. Setelah bencana besar dari ketiga dunia lainnya terjadi.
5.Elemen kelima Air. Dunia Defryzqiu. Sering disebut White World karena dunianya dipenuhi salju, pada abad itu juga Terjadi bencana Tsunami terbesar di sepanjang sejarah, sebagian besar penduduknya membeku karena bencana itu.
6.Elemen keenam Cahaya. Dunia Hawkneszqee. Kilatan Badai petir meledakkan sepertiga penduduk Dunia itu. Juga pada abad yang sama
7.Elemen ketujuh Sinar. Dunia Bredgestorn, Dunia dengan Sinaran indah seperti pelangi. Bencana besar disebabkan karena masuknya Sinaran asing ke dalam Dunia itu. Yang menyebabkan kekeringan dan kebutaan.
" Tersebarnya Kristal itu menyebabkan bencana besar bagi setiap Dunia. Sebagian Dunia mengalami kerusakan dan kehancuran, jika kita ingin mengambilnya kembali, pasti akan berdampak pada alam. Maka kita harus menyusun strategi agar bencana itu tidak terulang kembali saat kita mengambilnya". Terang Master Zetherom.
" Gila!! Benar-benar gila!!. Bagaimana jika kita gagal melakukannya? Bukankah Dunia Pro-Master juga akan hancur? Hanya karena ulah para master yang ingin mengambil kristal itu? Untuk menyelamatkan sebagian para Master apa harus membahayakan Dunia Pro-Master? Kalian pikir mereka akan membiarkan kita melakukannya? Mereka bahkan tidak akan segan-segan untuk melawan kita". Ucap Master Gowindra Regard.
"Bukan hanya menyelamatkan para Master, tetapi seluruh tingkatan Master, tidak terkecuali Dewa-Master. Menyelamatkan seluruh Dunia dari kegelapan". Jawab Master Roysgord.
" Jika memang mereka terkena dampaknya, kenapa mereka yang mempunyai kemampuan lebih dari kita tidak segera mengambil tindakan?". master Gowindra menimbali.
" Maka itu, aku akan coba mengadakan pertemuan antar tiga tingkat Dunia".
Ucap Master Zetherom.
Saat mereka semua para Master sedang membahas masalah ini, Varendra menarik tangan Zays membawanya keluar dari ruang pertemuan.
" Kenapa kita keluar?" Tanya Zays.
" Orang dewasa hanya banyak mulut saja! Hanya bisa bicara! Tidak segera mengambil tindakan!" Ucap Varendra.
" Mengambil tindakan? Apa kita akan pergi tanpa sepengetahuan mereka?".
" Aku akan melakukannya!. Kalau kamu mau memberi tahu mereka silahkan!. Belum sempat berbicara pun mereka sudah tidak mengijinkannmu".
" Aku akan ikut tapi bagaimanaaa...
" Aku sudah mencuri peta ini! Jadi kita dapat tahu kemana arah kita tuju".
" Apa kamu sudah lupa? Bahkan kamu pun bisa merekam peta itu dalam fikiranmu!". Ucap Zays
" Sebab itulah. Kita harus bertindak melakukan sesuatu untuk mengetahui reaksi apa yang akan terjadi. Sebelum bertindak, mana kita tahu masalah apa yang kita hadapi. Tanpa masalah, bagaimana kita mau menyusun rencana? Rencana mereka hanya sia-sia saja!, toh belum ada satupun Master yang pernah kedunia Pro-Master bukan, jadi, apa yang mereka tahu? itu Hanya akan mengulur waktu!". Terang Varendra.
" Maka itu, jangan banyak tanya 'Bagaimana', sebelum kita bergerak menghadapi permasalahan".
__ADS_1
" Aku benci pada banyak pertanyaan kosong tanpa berfikir! Dasar Bodoh!".,