
...... Mereka berempat menemukan sebuah gubuk reyot di tengah hutan, gubuk anyaman bambu yang terlihat usang seperti tidak berpenghuni. Ada beberapa perabot tanah liat yang sudah lama tak terurus dan berdebu. Sebuah tikar terlipat di atas tumpukan kayu. Minerva dan Vivena menggelarnya di lantai tanah yang mereka pijak, tentu saja semua perkakas berukuran raksasa. Zays membaringkan Varendra dan mereka segera beristirahat.......
" Kenapa kita tidak menemukan satu orang pun, sebenarnya kita ada dimana dan mau kemana?" Tanya Vivena.
" Lihat ini!"
Zays memperlihatkan peta kepada mereka berdua.
" Aku tidak tahu saat ini kita di bagian dunia mana, tapi jika dilihat dari Dunia yang berukuran raksasa ini, aku berfikir kita sepertinya ada di bagian sini"
(Zays menunjuk pada peta)
" Di dunia para Titans".
...
" Apa tujuan kita sebenarnya?" Tanya Vivena...
" Mencari tujuh Kristal Zero Squard, itu satu-satunya penawar Sari Bunga Xrazin, Setiap Kristal itu dulu membawa bencana pada setiap Dunia Pro Master, jadi jika kita mengambilnya juga harus berhati-hati".
" Berarti saat ini kita akan menuju ke dunia nomor 4 atau 5 dulu yang dekat dari sini. Bukan begitu?".
" Tidak! Kita menempuhnya sesuai urutan. Kita akan menuju ke Dunia nomor 1. Bromsborm, semuanya harus urut, harus tersusun rapi".
" Apa rencana kita untuk melawan Dark Fluch nanti?" Tanya Minerva
" Aku pun belum menemukan caranya. Kenapa kekuatan ku tidak bisa berfungsi pada mereka"
" Jelas Zays!. Mereka itu Dark Fluch Pro Master, pasti lebih kuat dari Dark Fluch para Master".
" Sebelum kita menemukan caranya, sementara kita disini dulu".
Sementara Varendra menyusul ikut bergabung dengan mereka, ia sudah mulai pulih dari masa lemahnya, energi dalam dirinya sudah pulih kembali. Bagi para Master, apabila tubuhnya tidak ada luka luar maka pemulihan energinya lebih cepat.
__ADS_1
Saat mereka berempat duduk terdengar suara seperti bambu yang sudah reyot
"Kreeekk...."
Mereka berempat terombang ambing layaknya sedang berada di gelombang lautan. Ya betul saja, mereka tiba-tiba terpental jatuh dari sebuah tempat duduk empuk yang ternyata itu bergerak, semakin membesar, dan meninggi. Raksasa tinggi yang puluhan kali lipat lebih besar dari mereka, berdiri tepat dihadapan mereka. Mereka semua tersontak bersiap-siap mengeluarkan kuda-kuda, jaga-jaga kalau raksasa itu dark Fluch.
" Kalian fikir, dengan tubuh kalian yang seukuran semut itu bahkan bisa mencabut satu buluku?? Hahahaha". Tawa lepas raksasa tua itu hingga suaranya menggelegar mau menjebolkan gendang telinga, cepat-cepat mereka menutup telinga rapat-rapat.
Kakek tua raksasa itu mengulurkan tangannya ke permukaan tanah agar mereka berempat bisa menaikinya, setelah mereka melangkah ke telapak tangan, raksasa itu mengarahkannya tepat di hadapan wajahnya. Kakek raksasa itu mengubah kuping mereka menjadi 10× lebih besar dan lebar.
Anggap saja ukuran kuping normal 5cm dikalikan 10. Ya, tentu saja hampir setengah dari tinggi badan mereka.
" Kenapa kakek merubah kuping kami seperti gajah?" Omel Vivena sambil teriak (agar terdengar pada raksasa itu) dengan memonyongkan bibirnya
" Sudah untung kakek tidak membuat tubuh kalian seperti gajah, Hahahaha". Tawa kakek itu lagi.
Kali ini, mereka berempat mampu menerima gelombang frekuensi tinggi dari suara kakek itu.
" Kalian jangan berusaha mengimbangi volume suara kalian dengan kakek, kakek ini merupakan Light Fluch didunia ini, jadi pendengaran kakek tajam".
" Kalian bukan penduduk dunia ini, untuk tujuan apa kalian datang kesini?".
" Sudah, sudah, cukup. Perkenalannya sudah cukup Zays, kakek ini dari dunia Pro-Master bukan manusia biasa yang harus dijelaskan secara jelas, detail, terperinci". Ucap Varendra yang memotong pembicaraan Zays.
" Oke kek. Langsung ke intinya, Apa kakek tahu mengenai Pro-Master Fordoxen?". Tanya Varendra penasaran
" Tentu saja tahu, sejarah mencatatkan kisah tentang dirinya, kami semua kalangan Pro-Master mengetahui nya, kenapa kalian mencari tahu tentangnya?"
" Karena ini berhubungan dengan sari bunga xrazin, jadi ada kaitan dengannya". Terang Varendra.
" Apa kakek tahu, bahwa dunia Master sebagian besar dipengaruhi Sari Bunga Xrazin, dan mereka dalam pengaruh kegelapan?". Sambung Zays
" Bagaimana mungkin pengaruh sari bunga itu bisa sampai ke dunia kalian!" Sontak kakek itu terkejut
" Bahkan kami Pro-Master tidak bisa mengendalikannya, apa lagi di dunia kalian?".
__ADS_1
" Karena itu kami disini untuk mencari penawar itu kek". Jelas Minerva.
" Apa kalian sudah tahu apa penawarnya? Apakah ada di dunia Pro-Master?"
" Apa kakek ingat, ada sejarah dunia Pro-Master yang mencatat bahwa pada Abad ke-10 terjadi gempa bumi terbesar di sepanjang sejarah? Dan itu berhubungan dengan Sari Bunga Xrazin itu sendiri". Terang Zays
" Ya, sejarah mencatat bahwa dunia di Timur sana pernah mengalami bencana terbesar itu, apa ada kaitan antara keduanya?".
" Ternyata sumber gempa bumi berasal dari salah satu pecahan dari tujuh pecahan kristal Zero pada diri Pro-Master Fordoxen. Dan kami harus mengumpulkan ketujuh pecahan itu yang terletak di tujuh Dunia berbeda di dunia Pro-Master untuk digabungkan kembali menjadi satu". Terang Zays
" Tapi itu teramat bahaya bagi kalian yang menempuh dunia Pro-Master, kekuatan para Master terkuat pun tidak bisa mengalahkan Dark Fluch Pro-Master".
" Bukan itu kekhawatiran terbesar kami kek, justru yang kami khawatirkan adalah bagaimana jika bencana terulang kembali saat kita mengambil kepingan Kristal Zero itu apa yang akan terjadi pada dunia Pro-Master". Ucap Zays, sambil mondar mandir memikirkannya
" Cu', cu' (Sambil geleng kepala),Untuk mengambil kepingan itu kamu harus hidup terlebih dulu, dan sebelum kamu bisa mengambilnya, akan ada banyak Dark Fluch yang menghalangimu, jadi fikirkan dirimu lebih dulu, apa rencana kalian, dan kekuatan apa yang kalian miliki, itupun jika kekuatan kalian para Master bisa berpengaruh terhadap kami".
" Jika diri kalian sudah membuat persiapan matang, barulah tanggung jawab berada di pundak kalian, jika kalian berhasil, mereka yang berada di bawah pengaruh kegelapan akan segera sadar, dan jikapun terulang bencana kembali pun, bagi kakek tidak masalah, daripada dunia Pro-Master ini dipenuhi kegelapan, kehancuran akan lebih baik".
" Walaupun kalian tidak ragu terhadap diri kalian, tetap saja harus ada strategi dan perisai kuat, jika tidak, itu sama saja kalian bunuh diri".
" Untuk melawan serangga raksasa saja sudah kewalahan kek, itupun tidak miliki Fluch, apalagi jika melawan Dark Fluch". Imbuh Vivena
" Aku rasa, kamu terlihat santai bersembunyi di balik pohon, tidak kewalahan sedikitpun". Sindir Varendra santai sambil melirik Vivena.
" Kita tidak memiliki kekuatan yang dimiliki Pro-Master kek, tapi....
Apa jika ibu kita berasal dari kalangan Dewa-Master itu bisa berguna bagi kita?" Tanya Zays
" Ya. Kalian punya kesempatan untuk itu".
Anggukan kakek disertai senyuman menyemangati mereka berempat.
" Tapi ingat!! Segitiga Fluch. Kemampuan Diri (KD) kalian harus setidaknya mengimbangi Twiz Dewa-Master, ibu kalian.
" Apakah kakek bersedia membantu kami berlatih?" Ucap Zays penuh semangat.
__ADS_1
" Dengan senang hati, sampai kalian mampu mengalahkan kakek, kalian baru boleh pergi dari sini".
" Lagipula, siapa yang ingin berlama-lama memiliki kuping gajah seperti ini". Ucap Varendra lirih.