
"Jeff, tolong siapkan Hely ku nanti siang. Aku akan menggunakannya untuk meninjau lokasi proyek. Sebelum di gunakan, cek dulu Hely nya. Karena sudah lama aku tidak menggunakan Hely ku." tutur Dave pada ajudan pribadinya melalui sambungan telepon.
Jeffry saat itu menginap di sebuah hotel yang tidak jauh dari apartemen milik Dave.
Jika Dave sedang dalam perjalanan penting keluar negeri. Ia selalu mengajak Jefrey dalam setiap berpergian.
Setelah selesai melakukan sarapan pagi di apartemen miliknya. Dave pun bersiap-siap untuk pergi ke kantor perusahaannya yang berada di Dubai.
Dan pada hari itu juga, Dave akan melakukan kunjungan kerja ke lokasi proyek ladang minyak di kota Shah di lepas pantai Al Bunduq.
Bisnis yang di geluti Dave yang ada di Dubai salah satunya adalah bidang energi sumber daya alam, minyak.
Dia menjalin kerjasama dengan beberapa pengusaha minyak asal Dubai.
Dan kedatangan Dave ke Dubai adalah untuk menindaklanjuti beberapa masalah yang berkaitan dengan bisnisnya di sana.
Banyaknya jadwal meeting dan kunjungan kerja di lokasi proyek membuat Dave sampai lupa untuk memberikan kabar pada Valerie.
Waktunya benar benar tersita dan fokus pada pekerjaannya di sana.
__ADS_1
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
"Mommy!" seru Elenor, ketika ia saat itu di jemput oleh Valerie di sekolahnya.
"Hai cantik." sapa Valerie yang ketika itu ia menunggu Elenor di dalam mobil bersama sopir pribadi.
"Mommy tidak perlu repot-repot untuk menjemput ku. Aku kasian sama Mommy. Harusnya Mommy tetap di rumah saja." celoteh Elenor, sesaat setelah ia duduk di kursi penumpang bagian belakang bersama Valerie.
"Tidak apa apa sayang. Letak sekolah mu dari Mansion tidak jauh. Dari pada Mommy badmood di rumah, lebih baik Mommy jemput Elle. Nanti kalau baby-nya sudah lahir. Mommy pasti akan sibuk urus baby-nya. Dan tidak bisa jemput Elle seperti ini." tutur Valerie pada putrinya. Kemudian Vale menyuruh sang sopir untuk melajukan mobilnya.
"Terimakasih sudah selalu sayang dengan Elle. Nanti setelah adik Elle lahir. Apakah Mommy tetap akan sayang seperti ini sama Elle?" tanya Elenor, ia kawatir jika kasih sayang Vale akan terbagi saat adiknya lahir.
"Rasakan ini, dia bergerak kan." ujar Vale, memberi tau pada Elenor baby-nya yang saat itu tengah bergerak.
"Dia lucu sekali." ucap Elenor dengan rasa takjub.
"Dulu, Elle adalah sebuah janin yang sangat kuat di rahimnya Mommy. Saat Mommy lemah, Elle tidak lemah di dalam sana. Elle justru kuat. Percayalah sama Mommy sayang. Mommy sangat mencintai Elenor, rasa cinta Mommy sama Elle tidak bisa Mommy katakan sebesar apa. Bagi Mommy, Elle adalah separuh hidupnya Mommy. Jika nanti adik Elle, baby ini sudah lahir. Elle jangan merasa jika Mommy tidak sayang Elenor lagi. Elenor dan baby ini sama sama anak Mommy. Mommy sangat mencintai kalian berdua, Elenor paham kan." jelas Valerie pada Elenor.
"Elle paham Mommy."
__ADS_1
"Kemarilah," ucap Vale sambil membentangkan kedua tangannya. Elenor pun kemudian memeluk Vale.
"Love you Elle. Kau sudah besar sekarang. Tidak terasa kamu sudah hampir delapan tahun sekarang." ucap Vale sambil memeluk tubuh Elenor.
"Love You Too Mom." balas Elenor, sambil mengeratkan pelukannya pada Vale.
"Kemarin aku liat Mommy dan Daddy saling bicara akrab. Kalian seperti teman. Aku senang melihat nya." uangkap Elenor.
"Oya, apa Elle memperhatikan Mommy dan Daddy?"
"Yap, kalian seperti dua teman yang akrab. Kenapa Mommy dan Daddy bisa seperti itu?" tanya Elle nampak bigung.
"Karena Mommy dan Daddy adalah teman sekarang. Mommy sudah pernah jelaskan itu pada Elle kan. Jika kehidupan Mommy dan Daddy sekarang sudah bersama dengan pasangan masing-masing. Mommy bersama Uncle Dave dan Daddy bersama Mama Jenna. Meskipun begitu Elenor tetap bisa memiliki Mommy dan Daddy di hati Elenor. Kami akan tetap menjadi orang bagi Elenor. Sampai kapanpun. Perasaan sayangnya Daddy dan Mommy untuk Elenor sama."
"Yeah, Elle paham Mommy." jawab Elle sambil tersenyum.
Sepertinya sekarang Elenor sudah bisa menerima kenyataan bahwa kedua orang tua memang tidak akan bisa bersatu.
Meski begitu, Elenor sudah mulai terbiasa hidup di tengah-tengah dua keluarga nya. Hidup di antara keluarga Mommy nya dan Daddy nya.
__ADS_1
Dan Elenor juga telah bisa menerima dan terbiasa hidup bersama ayah tiri dan mama tiri nya dengan baik.