
Elenor POV
Jika ditanya apakah aku bahagia?
Maka jawabannya, Ya!
Aku rasa, aku bahagia.
Aku tumbuh di antara kedua orang tua ku yang tidak hidup bersama.
Seorang anak yang tumbuh dan dewasa tanpa bisa merasakan kehangatan kedua orang tua yang hidup dalam satu atap.
Meski begitu, kedua orang tua ku bukanlah orang tua yang buruk.
Mereka orang tua yang hebat dan luar biasa. Dan aku cukup bangga memiliki orang tua seperti Mommy dan Daddy.
Meski kedua orang tuaku tidak bersama, tapi dari kedua orang tuaku. Mommy dan Daddy ku. Aku banyak belajar tentang kehidupan dan keikhlasan.
Terkadang ada beberapa hal dalam hidup ini yang tidak bisa dipaksakan.
Karena satu orang dengan orang yang lain mempunyai pemikiran yang berbeda dan tujuan yang tidak sama.
Meskipun begitu, tidak lantas semua hal yang terjadi dalam hidup ku membuat aku menjadi seseorang yang buruk.
Aku juga tidak pernah iri kepada kedua adik ku, Louis dan Kendrick serta Baby yang masih ada di dalam kandungan Mommy saat ini.
Ah, come on Mommy. Aku sudah 17 tahun sekarang.
Tapi aku akan jadi kakak lagi. Tapi aku harap, kali ini baby yang ada di kandungan Mommy adalah bayi perempuan.
Karena aku sudah punya dua adik laki-laki sebelumnya.
Teman-temanku yang memiliki keluarga lengkap juga tidak membuat aku iri.
Aku benar-benar menerima takdir ku. Menikmati hidup, dan menikmati kebebasan dan keleluasaan yang Mommy dan Daddy berikan.
Aku rasa, aku harus banyak bersukur. Karena banyak seseorang seperti diri ku yang menjadi korban perceraian oleh ke dua orang tuanya. Tidak memiliki kehidupan yang baik seperti apa yang masih aku bisa rasakan.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Athena Yunani
"Elle!" seru Grany memangil ku.
"Ya Grany. Aku di kamar!" seru ku dari dalam kamar.
"Daddy mu menelpon, apa ponsel mu tidak kau aktif kan. Kemarilah! Daddy mu ingin bicara." seru Grany dari ruang tengah.
Akhirnya aku ke ruang tengah dan menjawab telpon dari Daddy.
"Ya Dad,"
"Elle, ponsel mu tidak aktif?"
"Aku tidak mengecek ponsel ku. Mungkin baterainya habis. Ada apa Dad?"
"Daddy hanya ingin tau keputusan mu. Universitas mana yang akan kau pilih? Daddy ingin menemani mu untuk memilih universitas yang pas untuk mu."
"Elle masih belum memutuskan untuk berkuliah di mana Dad. Elle masih ingin bersantai dulu bersama Grany. Aku ingin mengunjungi beberapa tempat yang indah di Athena. Sudah lama aku tidak berpergian dan menikmati waktu ku."
"Hati hati jika ingin berpergian. Mintalah seseorang untuk menemani mu. Baiklah jika kamu belum memutuskan untuk berkuliah di mana. Kasih tau Daddy jika kamu sudah memutuskan. Daddy akan luangkan waktu untuk mengantar mu."
"Oke Dad," jawab terakhir ku pada Daddy.
Daddy selalu bersikap protektif. Dari aku kecil sampai aku sudah remaja dia selalu protektif terhadap ku.
Dan, Daddy selalu berkata. Bahwa aku akan selalu menjadi gadis kecilnya.
__ADS_1
"Daddy mu bilang apa Elle?" tanya Grany.
"Daddy tanya pada Elle, apakah Elenor sudah memutuskan untuk berkuliah di mana. Tapi Elle belum putuskan Grany. Elle masih bigung. Lagi pula Elenor masih ingin menikmati liburan Elle di sini."
"Tidak perlu gegabah Elle. Santai saja, tapi Elenor tetap harus memilih salah satu universitas yang Elenor sukai. Kenapa tidak berkuliah di Oxford university saja. Dulu Daddy mu berkuliah di sana."
"Nanti saja Grany, setelah Elenor selesai healing menjelajahi Athena. Baru Elle akan putuskan akan berkuliah di mana."
"Apa Elle tidak bosan menjelajahi Athena. Elle kan sudah sering pergi sama Daddy."
"Tapi Elle belum pernah pergi sendiri untuk jalan jalan Grany. Selama ini Elle selalu pergi sama Daddy atau Mommy. Elle sudah 17 tahun. Elle sudah besar, Elle ingin mandiri. Elle ingin pergi sendirian."
"It's Okay, Elle. Grany suka karakter mu. Nikmatilah liburan mu di sini, kau boleh pergi."
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Dan, keesokan harinya. Aku benar-benar pergi sendirian untuk jalan jalan.
Aku harus berterimakasih kepada Grany. Karena ia mengizinkan aku pergi sendirian.
Jika aku izin sama Daddy dan Mommy, mereka sudah pasti akan melarang ku. Dan mengatakan 'Elle, berpergian sendiri itu bahaya. Aku tau mereka mengawatirkan aku. Tapi aku sudah 17 tahun sekarang. Aku sudah besar.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Yunani adalah sebuah negara yang indah dan banyak sekali sejarah dari masa lampau lahir dari negara ini.
Negara ini terletak di benua Eropa. Khususnya di Eropa bagian selatan.
Dari sebelah utara, Negara para dewa ini berbatasan langsung dengan Negara Albania, Bulgaria dan juga Makedonia.
Sedangkan di bagian selatan dan barat Negara ini berbatasan langsung dengan Lautan.
Yaitu laut Tengah di bagian selatan dan laut Lonia di bagian barat.
Tak heran jika pariwisata bidang kelautan di negara Yunani sangat berkembang begitu pesat dan juga eksotis. Banyak sekali pilihan destinasi pariwisata di bidang laut. Pantai pantai di sana sangat indah dan memanjakan mata.
Di sana kita bisa melihat perbukitan dari bibir pantai dan begitu pula sebaliknya, kita bisa melihat lautan dari perbukitan. Luar biasa bukan.
Yunani yang juga bisa di sebut Greece ini ber ibukota kan Athena.
Negara ini sebagai besar penduduk nya menganut agama Ortodoks Yunani.
Yunani juga di sebut sebagai negeri nya para Dewa.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Berpergian sendiri itu ternyata asik. Begitu bebas dan lepas.
Aku jadi suka bertraveler jika berpergian sendiri itu ternyata sangat menyenangkan.
Dan keesokan harinya, perjalanan ku masih kembali mengexplore kota Athena.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Athena adalah ibu kota Negara Yunani/ Greece.
Di kota ini tidak sulit untuk menjumpai berbagai macam situs bersejarah.
Banyak sekali peninggalan peninggalan bersejarah dari masa lampau.
Dalam bahasa Yunani modern kota Athena juga di sebut Athina.
__ADS_1
Sangat mudah menjumpai bagunan bangunan bersejarah di kota Deva ini.
Seperti Akropolis Athens, reruntuhan kompleks kuil abad ke 5 SM (Sebelum Masehi).
Ada juga Parthenon, reruntuhan kuil yang paling terkenal di situs arkeologi, yang di bangun di tahun 447 SM dan di pulihkan kembali dengan tiang Doric Ikonik.
Ada juga Temple of Olympus Zeus, kuil luas yang di bangun pada abat ke 6 SM. Kuil ini merupakan tempat suci outdoor kuno yang didedikasikan untuk dewa Zeus pada masa nya.
Panathenaice, sebuah arena Olimpiade modern pertama pada 1896. Dan sekarang menjadi tempat acara seremonial dan tur.
Odeon of Herodes Atticus, panggung besar teater batu yang di bangun pada tahun 161 M.
Dengan menggunakan kamera yang ada di tangan ku. Aku memotret semua bangunan bangunan tua yang aku kunjungi pada hari ini.
Setelah aku puas berkeliling dan tubuh ku mulai terasa lelah. Aku pun kembali pulang ke ruang Grany dengan menaiki sebuah taksi.
Sesampainya di rumah, aku pun langsung bergegas untuk membersihkan diri.
Setelah badan ku kini telah kembali segar, ku rebahkan tubuhku di atas tempat tidur ku yang empuk.
"Rasannya aku puas sekali." Ketika aku mengubah posisi tidur ku miring. Sebuah boneka pinguin dan kangguru tiba tiba mengingatkan aku tetangga Daddy dan Mommy.
Flashback on :
Setelah mereka selesai makan di sebuah restoran cepat saji. Mereka bertiga keluar restoran dengan posisi Elenor berada di antara Vale dan Julian.
Elenor masih mengandeng tangan Julian di sisi kiri dan mengandeng tangan Vale di sisi kanan.
Baik Vale dan Julian hanya bisa pasrah untuk menuruti apapun yang putri mereka mau.
"Mommy, aku ingin boneka itu." ujar Elenor, sambil menunjukkan arah pandangannya ke sebuah stand penjual boneka.
"Boleh, Elle pilih saja boneka mana yang Elle suka, Mommy akan belikan untuk Elenor."
Elenor kemudian berlari menuju stand penjual boneka tersebut. Vale dan Julian pun mengikuti.
"Aku ingin boneka ini Mommy." ujar Elle menunjuk ke sebuah boneka berbentuk pinguin.
"Oke, Mommy akan belikan boneka itu untuk mu." ucap Vale yang kemudian mengambil dompetnya dari dalam tas.
"Boneka ini juga bagus Elle, lihatlah ini sangat lucu." ucap Julian yang kemudian menyodorkan Elenor sebuah boneka binatang berbentuk kangguru.
Valerie yang melihat itu langsung melotot dengan tajam ke arah Julian.
"Julian, not funny." protes Vale. Dan Julian justru malah terkekeh.
"Ini hanya sebuah boneka kangguru Vale, kau pikir apa?"
"Aku juga suka ini Papa, lucu." ucap Elenor, yang kemudian mengambil boneka kangguru itu dari tangan Julian. Vale hanya bisa mendesah pasrah.
"Yes, sekarang aku bisa memeluk kedua boneka baru. Boneka pinguin dari Mommy dan boneka kangguru dari Papa. Thanks you Papa, thanks you Mommy." ucap Elenor senang.
Flashback off.
"I love You Mom, i Love You Dad
__ADS_1