
Pesta yang meriah dengan dihadiri oleh ratusan orang itu selalu menjadi ajang pertemuan yang ditunggu-tunggu. Tapi tidak dengan Putri Arabella.
Seorang pangeran dari Kerajaan seberang berkunjung dan akhirnya diundang dalam perjamuan istana tersebut. Dia adalah Pangeran kelima dari Kerajaan Tyrn, sudah memiliki seorang istri dan beberapa selir. Pangeran yang bernama Yaser itu ternyata naksir berat dengan kecantikan Arabella. Jadi ketika Arabella keluar dari Ball room untuk mencari udara segar, Pangeran itu mengikuti Arabella dan bermaksud menggodanya.
"Putri yang cantik, apakah sedang sendiri?"
Arabella kaget mendengar suara laki-laki dari arah belakangnya. Lebih kaget lagi setelah tahu siapa yang mendatanginya.
Mau tak mau, Arabella bersikap sopan, "Ah Pangeran Yaser." Arabella mencoba tersenyum. Padahal dalam hati sedang mengumpat.
"Kenapa Lady secantik Putri harus sendirian!" Yaser semakin berjalan mendekat.
"Dasar sampah masyarakat!" Arabella menggunakan bahasa Tuania agar sang Pangeran tidak tahu.
Tapi persepsi Arabella salah karena Pangeran Yaser meskipun sampah masyarakat tapi dia juga pintar, dia juga menguasai beberapa bahasa luar negeri dengan sangat fasih.
"Seorang Putri harus menjaga lisannya dengan baik." Pangeran Yaser membalas ucapan Arabella dengan bahasa Tuania juga.
Deg... Arabella sangat kaget mendengarnya.
"Kenapa? kaget?"
Wajah Arabella sudah pucat karena panik. Pangeran Yaser semakin mendekat dan bahkan sangat dekat sehingga mereka bisa dicurigai sebagai seorang kekasih yang tengah mengadakan pertemuan rahasia. Ini sangat buruk dan berbahaya. Arabella tidak akan mau jika harus dijadikan tambahan selirnya.
"Hahahaha... lihatlah wajah ketakutanmu ini."
Yaser punya ego yang tinggi jadi ketika Arabella menyentuh alternatif egonya sebagai seorang sampah, Yaser mengakui itu tapi juga menjadi sangat marah, jadi Dia tidak berniat menjadi sopan lagi. Toh dia juga sudah tahu kalau Yaser adalah seorang bajingan dan juga penjahat kelamin.
__ADS_1
Awalnya tubuh Arabella menjadi freezing, kaku dan tidak bergerak. Jadi Dia menarik nafas agar tenang dan bisa menghadapi buaya jantan satu ini.
"Anda tidak mungkin berbuat jahat di rumah saya sendiri bukan?"
"Hahaha... kenapa kau begitu percaya diri sekali Putri bodoh?"
Arabella sudah sangat kesal. Mereka masih berbicara bahasa Tuania.
Diwaktu yang sama, Killion yang sudah frustasi mencari adiknya mencoba keluar, barangkali Freya ada di luar mencari udara segar. Padahal dia tadi ingin Freya juga berdansa dengan Haze. Itu akan menguatkan citra Freya di pergaulan kelas atas.
Dia terus melangkahkan kakinya ke taman dan samar samar di mendengar perbincangan orang berbahasa Tuania. Bahasa kedua yang dikuasai oleh Killion. Dari suara itu terdengar bahwa sang laki-laki tengah mengintimidasi si perempuan dan si perempuan itu sedang terpojok.
Pangeran Yaser mencengkeram lengan Putri Arabella dengan kuat berniat mencium paksa sang Putri karena suasana memang sangat sepi di sudut taman tersebut.
"Apa Putri bodoh itu polos dan belum pernah disentuh laki-laki?"
"Lepas bodoh!"
Killion semakin mendekat karena sepertinya si perempuan itu sangat butuh pertolongan. Killion akhirnya sampai, Dia bisa melihat punggung laki-laki itu yang menutupi si perempuan yang mencoba untuk melepaskan dirinya.
Killion datang dan berkata, "Lepaskan!" Suaranya lantang dan menggema. Wajah yang biasanya setenang bunga terompet yang anggun dan indah itu berubah menjadi wajah penuh dengan emosi, jujur saja itu menakutkan.
Arabella kaget mendengar suara seseorang di belakang sana, lalu kagetny bertambah kadar sebab orang yang menolongnya adalah mantan tutornya di Kerajaan. Tutor yang sudah di permainkan.
Pangeran Yaser kesal dan marah karena ada orang yang melayangkan dan membentaknya. Orang yang selalu merasa suci karena terlahir dari darah Kerajaan itu pun hendK memarahi kembali orang tersebut.
"Hormat saya kepada Pangeran kelima Kerajaan Tyrn, Pangeran Yaser Tyrn. Maaf menganggu Pangeran dan membuat kaget. Saya Killion Westley memberi hormat. Saya datang kesini karena mencari Pangeran, sebentar lagi puncak acara jadi Pangeran pasti akan dicari oleh Yang Mulia Putra Mahkota kalau tidak menampakkan wajah." Killion yang tadinya berwajah garang menjadi sangat lembut tapi tegas, dia merendahkan dirinya. Sebab, Pangeran yaser adalah utusan Kerajaan, dia tamu agung, Kollion tentu tidak mau tindakan semboronya mengakibatkan kekacauan politik, apalagi kalau itu sampai menimbulkan perang antar Kerajaan.
__ADS_1
Yaser yang tadinya hendak mendang dan menampar wajah Killion berubah karena Killion menempatkan dirinya sebagai bawahan yang baik, dia tahu sudah menganggu Yaser makanya dia mau minta maaf, dia juga membuat Yaser tidak jadi melecehkan Arabella, dia tidak menegurnya tapi mengalihkannya dengan alasan puncak acara. Semua karena alasan politik . Kalau perang sampai pecah, Wistoria akan kalah sebab Kerajaan Tyrn lebih besar daripada Kerajaan Wistoria.
"Kau pria yang sangat cerdas!" Puji Pangeran Yaser. Pangeran Yaser tersenyum lalu meninggalkan Arabella begitu saja.
Killion sekarang baru tahu bahwa orang sudah dia tolong adalah Putri Arabella.
"Terimakasih." Arabella meskipun kesal dengan Killion karena tidak mempermasalahkan tindakan pelecehan sang Pangeran, tapi Killion tulus membantunya.
Killion tak memandang Arabella sebab perasaan bercinta sudah setinggi gunung himalaya.
"Jangan salah paham, itu hanya tindakan antar umat manusia yang harus membantu karena ada yang membutuhkan. " Setelah berkata itu Killion pergi.
Arabella tersenyum, mungkin mantan tutornya itu memang orang yang baik dan bisa dipercaya.
"Tunggu? bukankah kalau begitu dia tadi mendengar aku menggunakan bahasa Tuania?"
Bahasa yang diajarkan oleh Killion kepada Arabella.
"Tapi kenapa dia tidak berkomentar?" Arabella hanya bingung, bukankah dia harusnya marah karena aku tadi berbicara bahasa Tuania dengan sangat lancar sedangkan Killion yang sudah mengajarnya selama 6 bulan malah harus didepan dari posisi tutor Kerajaan karena Arabella mendapatkan nilai 2.
Sekali lagi Arabella hanya melongo karena kebanyakan pikiran dan pertanyaan di benaknya.
***
Halo Readers...
Untuk dukung author, JANGAN LUPA LIKE, SUBSCRIBE, KOMEN, VOTE DAN RATING BINTANG 5 NYA YA! Hehe... Kasih tekanan bunga atau secangkir kopi juga boleh, hehe... Biar Author makin semangat...
__ADS_1
Makasih!
Happy reading!