Rahasia Istri Pak Kades

Rahasia Istri Pak Kades
BAB 36. Ngapain?


__ADS_3

#Gea


Setelah pertemuan Abah dan Mak serta Mas Ozan tadi, tidak ada yang berbeda aku rasa, Mas Ozan tadi hanya pulang ke apartemen Bunda Dikta dan Babah Adam untuk mengambil bajunya karena dia akan menginap dirumah Abah.


"Besok, kita makan siang keluarga bersama yah, sama orang tua aku dan orang tua kamu," Mas Ozan duduk di sampingku yang sedang sibuk berurusan dengan laptopku.


Aku menatapnya sejenak, aku sedang mengerjakan beragam laporan klien yang harus aku tangani, sampai aku teringat akan sebuah motor milik Mas Ozan.


Entah dimana keberadaannya motor itu, karena kami berdua kesini naik mobil sedangkan Mas Ozan ke apartemennya juga naik mobilku.


"Motor Mas, mana?" tanyaku pada Mas Ozan.


Mas Ozan beranjak menuju ranjang dan melepas kemejanya. "Tadi ketinggalan di masjid, tapi sudah di ambil sama Kak Akta."


Kenapa aku bilang Mas Ozan beranjak ke ranjang, itu karena kamu sedang berada didalam kamar.


Kamarku disini berukuran cukup luas, sebuah ranjang untuk dua orang bahkan tiga, dan sebuah sofa serta meja kerja didalamnya yang biasa ku pakai.


Posisiku sekarang sedang ada di sofa sedangkan Mas Ozan melepas semua pakaiannya sehingga hanya tersisa pakaian dalam saja.


Melihat itu seketika aku menutup mata, wajah tampan itu tampak shirtless kali ini bahkan sudah setengah naked, rasanya ARGH!


Gimana sih rasanya jadi perawan ting-ting didepan pria dewasa yang statusnya suamimu! Itu kayak makan seblak harga sepuluh juta.


"Dek?"


"I-iya?"


Aku menurunkan laptop yang menutup wajahku, dan tepat sekali Mas Ozan sudah ada di hadapanku dengan badan yang sangat bagus dan ideal.


Dijamah dikit boleh kali yah! Astagfirullah GEA Sholehot sekali pikiranmu, eh tapi dia suamiku, mau ku bolak-balik juga sah aja kan wong halal.


Ah tapi malu! Ih gemes! Punyaku yah! Mas Ozan! Wajahmu, suaramu dan ketidakjelasan mu semuanya aku suka.

__ADS_1


"Kamu kenapa?"


"Hm, itu anu!" jawabku gerogi.


Kalau kalian ingin melihat adegan malam pertama itu tidak akan terjadi yah, kotor pikiran anda tapi kalau mau lihat adegan raba dikit bolehlah kita bicarakan baik-baik.


"Mas, mau mandi dulu yah," jawab Mas Ozan mengambil handuk yang membuatku mengangguk.


Kukira aku mau di unboxing!


For you information aja yah, aku yang paling tabah ingin memiliki Mas Ozan sekarang, masih ingat dengan kalimatku yang kusuruh laminating dulu? Kalian menang aku kena karma.


Kamarku ini ada kamar mandi didalam, jadi Mas Ozan tidak harus keluar kamar untuk mandi, untuk melupakan bayangan shirtless Mas Ozan tadi, aku memilih mengerjakan pekerjaanku dan berpindah ke meja kerja.


Tapi seberapa besarpun aku berusaha melupakannya tetap aja, gak bisa! Bayangan roti sobek suamiku itu MashaAllah.


Sampai ajal menjemputku! Ku ingin bersamamu! Dan menjadi bidadari surgamu! Kan jadi nyanyi.


Ayo Gea fokus!


Fokus!


Fokus!


Dan akhirnya aku bisa fokus mengerjakan pekerjaanku sebelum aku merasakan sebuah tetesan air dipundakku.


Eh?


"Ngerjain apa?"


"M-Mas Ozan?" tanyaku karena kini kepala Mas Ozan sudah ada di pundakku menatap laptopku.


Rambutnya yang sedikit lembab membuat air menetes dari sana, aku sedikit kacau jadinya ya lord.

__ADS_1


"M-mas udah mandi?"


Mas Ozan tidak menjawab, dia langsung mengambil posisi menggendongku dan aku pasrah gitu aja dan aku sadar Mas Ozan hanya mengenakan handuk yang melilit di pinggangnya.


"Kamu mau dimandiin sekalian? Tapi nanti aja yah," Mas Ozan menurunkanku di ranjang kemudian menatapku intens. "Mas mau romantisan dulu, sama istri Mas."


JANGAN BILANG!


JANGAN BILANG!


JANGANNN SAMPAI!


"M-mas?"


Mas Ozan mendekatkan wajahnya dengan wajahku, kukira aku akan mengatakan Wakafa Billahi Syahida, biar Allah yang menjadi saksinya.


Sebelum.


"Papa! Mama! Ngapain?" tanya Gibran yang sudah ada di ambang pintu.


Sontak kami berdua menolah ke arah Gibran, Gibran berjalan ke arah kami dan Mas Ozan dia hanya kikuk disana.


Oke salahkan Gibran untuk kronologi masalah penunda keuwuan kali ini.





Assalamualaikum


Jangan Lupa Like

__ADS_1


Ayok seperti biasa komen yang banyak! Biar adegan Uwu Ozan dan Gea cepat terlaksana! Kalau bisa spam aja biar banyak wakaka Author sesat


__ADS_2