
#Ozan.
Entah kenapa setelah saya meminum jamu dari Pak Bram, tubuh saya terasa panas, saya tahu ini bukan obat perangsang atau sejenisnya, saya merasa bahwa seluruh tubuh saya menjadi linlung sendiri.
Apakah karena saya terlalu banyak menengguk jamu ini, tapi kata Pak Bram tadi satu botol, atau ini efek samping.
Saya jadi bingung sendiri, dan saya memilih untuk tidak langsung masuk ke kamar dan memilih menetralkan pikiran saya dengan duduk di kursi ruang tamu.
"Astagfirullah, kenapa ini?" gumam saya dalam hati berharap efek samping jamunya cepat menghilang.
Tapi belakangan saya curiga, ini bukan efek samping atau saya yang over dosis, saya meraih botol bekas jamu tadi, seharusnya dibotol itu ada instruksi, mengingat jamu Pak Bram memiliki brand sendiri.
Dan benar saja, Astagfirullah harusnya saya hanya minum satu sendok yang harus dicampur air bukan sekali langsung habis.
Bagaimana ini?
Kayaknya saya mulai ngelantur dan kehilangan kesadaran, buktinya saat saya bangun, saya mencoba berjalan masuk ke kamar meminta bantuan Gea, tapi saya malah menabrak vas bunga seharga tiga juta yang pernah saya beli dulu.
Prang!
Suara pecahan itu melengking membuat saya tidak mengingat apa-apa lagi karena pengaruh jamu ini.
•
•
•
#Gea.
Kayak ada suara Vas bunga yang pecah, apa itu Mas Ozan, tapi kok Mas Ozan tumben gak ngucap salam pas udah pulang, apa itu maling.
Masa sih maling?
__ADS_1
Aku langsung menutup laptop yang sedari tadi memutar drama "Money Heist Korea" aku bangkit dan memilih mengambil sapu dari sudut kamar.
Jaga-jaga sapa tahu itu maling, aku bisa gebuk kepalanya, aku meraih gagang pintu, memcoba membuka pintu dengan pelan, dan disaat aku membukanya.
Astaga!
Mas Ozan! Dia kenapa kayak ikan kepanasan gitu dilantai, aku berlari menghampiri Mas Ozan yang sudah berkeringat.
"Mas! Mas kenapa?" tanyaku menepuk pipi Mas Ozan.
Mas Ozan meracau tidak jelas, ada apa ini, karena berkeringat aku memilih membuka kancing kemeja Mas Ozan, sehingga kini dia tanpa busana dibagian atas.
"Mas!" Aku kembali menepuk pipi Mas Ozan dengan keras tapi tidak mempan.
"Dek, A-air."
Air? Mas Ozan mabuk yah, ah gak mungkin Mas Ozan mabuk, aku sedikit berdebat dengan batin tapi aku memilih segera mengambil air.
Tapi Mas Ozan nyuruh ngambil air apa, hah mungkin air buat ngeguyur badan dia, aku pernah belajar ini, trik menyadarkan orang yang dalam pengaruh sesuatu, yaitu menyiramnya dengan air dingin.
Sudah malam, dan air di desa ini seketika sedingin Es, aku tidak tega rasanya menyiramkan ini kepada Mas Ozan, daripada dia makin gak jelas kan.
Setelah mendapatkan air, aku langsung masuk ke dalam rumah dan menghampiri Mas Ozan yang tengah bersandar di tembok.
Byur!
Langsung saja ku guyur air dingin itu, agak ngeri sih, Mas Ozan gak pake baju diguyur air malam-malam, sip! Paket Tutorial Masuk Angin.
"Mas! Gimana enakan?" tanyaku pada Mas Ozan yang kali ini mengigil.
Padahal nyiramnya cuma sebaskom deh, Aku duduk disamping Mas Ozan dan meraih wajahnya kemudian menangkupnya.
"Mas! Mas gapapa kan?"
__ADS_1
"Mas, minta Air minum dek," ujar Mas Ozan pelan dengan keadaan mengigil.
Astagfirullah! Jadi Mas Ozan gak mabuk, aku langsung bergegas masuk ke dalam dapur mengambil air hangat kemudian kembali dan meminumkannya kepada Mas Ozan.
Syukurlah setelah minum, kesadaran Mas Ozan sudah full senyum walaupun dia masih mengigil dan endingnya.
Kami berdua berakhir di kamar dan diatas ranjang dengan keadaan aku memeluk Mas Ozan, Mas Ozan menyandarkan kepalanya di dadaku.
"Maafin Mas yah, Mas gak bisa ngasih kamu apa yang harusnya kita lakukan malam ini," ujar Mas Ozan yang sedang kuselimuti selimut tiga lapis.
Aku mencium pipi Mas Ozan kemudian memeluk erat tubuhnya. "Gapapa, kan masih besok."
"Kan, besok sudah harus pulang," jawab Mas Ozan padaku.
"Gak, kita disini tiga hari aja, aku udah nelpon Mak, Abah, Bunda dan Babah katanya boleh, lagipula misi kita belum selesai."
"Misi?"
"Iya, Misi Mengejar Malam Pertama."
Mas Ozan terkekeh kemudian balik memelukku, mencari kehangatan, sedangkan aku harus sedia tissue di nakas karena efek masuk angin, Mas Ozan jadi pilek dan tiba-tiba manja.
Ini salahku, ngeguyur Mas Ozan pake air malam-malam.
•
•
•
Assalamualaikum
Jangan Lupa Like
__ADS_1
Ayok komen dong, komen yang banyak yah hehehe :)