Rahasia Istri Pak Kades

Rahasia Istri Pak Kades
Extra Part - Mantan Kekasih Gea


__ADS_3

#Author.


Selepas akad nikah Gea dan Ozan, mereka tidak melakukan resepsi acara lebih lanjut melainkan hanya berkumpul keluarga saja.


Karena memang yang datang saat itu adalah keluarga saja, bahkan Ozan tidak akan menyangka bahwa teman Babah Adam dan Bunda Dikta datang semua.


Seperti Arga dan Gevanya serta Dirga dan Alma, mereka turut menghadiri acara akad nikah Gea dan Ozan.


Dan disini Fakta baru terungkap, ternyata Darion adalah anak dari Arga dan Gevanya, yang berarti sebelumnya Ozan dan Darion sudah saling mengenal mengingat kedua orang tua mereka adalah sahabat dekat.


Gea jadi bingung sendiri jadinya, kan Darion adalah mantan kekasihnya, disaat tengah berbincang keluarga itu, Gea memilih izin keluar dari rumah untuk menghirup udara segar.


Karena memang pagi sampai sore dia harus stay di dalam ruangan terus menerus, disaat Gea sibuk dengan aktivitas mandirinya itu Darion datang dan menghampirinya.


"Kayaknya kamu sudah bahagia dengan Fauzan," ujar Darion duduk di kursi teras.


Gea membalikkan badannya menatap Darion dalam. "Kak Ion, kukira kak Ion sudah di semarang, sekarang."


"Saya memang udah di semarang, sebelum Babah Arga dan Mama Gevanya ngajak saya kembali ke kota ini, dan ternyata untuk menghadiri akad nikah kalian."


Mendengar itu membuat Gea menatap Darion dan duduk disampingnya. "Jadi sebelumnya Kak Ion sudah kenal dengan Mas Ozan."


Duda anak satu itu, tersenyum, sebenarnya Gea suka sekali senyum Darion yang dia anggap menenangkan itu. "Kenal dekat."


"Saya cuma mau mengucapkan selamat, kamu sudah melakukan yang terbaik, semoga kebahagiaan selalu bersama kamu," lanjut Darion pada Gea.


"Kakak juga, semoga kakak mendapatkan jodoh yang lebih baik daripada aku," jawab Gea membuat Darion mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Sebenarnya saya masih mengharapkan satu orang Gea," Darion menatap lurus ke depan.


"Siapa?"

__ADS_1


"Aida."


Gea tahu itu, kisah cinta Darion terbilang rumah, sebelum dia menikah dengan Istri keduanya dan mendapatkan anak bernama Reza, dia terlebih dahulu menikah dengan Aida, seorang wanita malam yang dia tebus.


Dan baru setelah Darion menduda dua kali, dia kenal dan menjalin hubungan dengan Gea, namun sayang harus kandas juga.


Setelah obrolan cukup panjang, akhirnya mereka mengakhiri obrolan mereka karena Arga dan Gevanya memilih pamit pulang, karena pesawat mereka menuju semarang akan berangkat malam nanti.


Mungkin ini akan menjadi pertemuan terakhir Gea dan Darion, dan Gea hanya tersenyum dan berharap semoga mantan kekasihnya itu mendapatkan jodoh yang lebih baik darinya.





"Kalian mau kemana?" Akta yang melihat kedatangan Enjel dan Vall segers menahan kedua sahabat Gea itu.


Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam, keluarga Gea dan Ozan memilih menginap dia rumah keluarga Gea karena memang banyak kamar kosong, salah satunya Akta, kakak dari Ozan.


"Mereka kan baru nikah, pasti ada istilah malam pertama, jadi gak boleh diganggu," Akta meminum kopi yang ada ditangannya.


"Justru itu, Kak! Maka dari itu ayok kita intip."


Mendengar saran Vall membuat Akta tersedak kopi, mengintip orang mandi memanglah epic tapi mengintip orang malam pertama, astaga Akta tidak habis pikir.


"Boleh juga," jawab Akta setuju.


Enjel dan Vall melakukan tos karena berhasil mendapatkan akses mengintip dari Akta.


Mendapat lampu hijau, Enjel, Vall beserta Akta menuju kamar Gea dan Ozan dengan pelan, sesampainya mereka disana, mereka langsung mendekatkan telinga ke pintu.

__ADS_1


"Gaada apa-apa kok," ujar Enjel yang membuat Vall semakin intens mendengarkan.


"Ada itu, pasti ada!" Vall kekeuh.


"Kamu mah gatau, kamu kan belum nikah," ujar Enjel yang membuat Vall melipat kedua tangannya.


"Enak aja! Jodoh aja gaada hilalnya."


"Makanya nikah! Ngehalu mulu!"


"Biarin!"


Disaat mereka tengah berdebat, tanpa sengaja Vall menyenggol Vas yang membuat suara dentingan benda di depan kamar Gea dan Ozan, sang empu kamar yang ada didalam sontak berteriak keluar.


"Siapa!"


Itu adalah suara Gea, mendengar itu membuat ketiganya ketar-ketir, Akta segera mencari solusi sampai dia menemukan sebuah ide.


"Miaw!"


Akta berusaha menirukan suara kucing, mereka bertiga kini dalam posisi takut ketahuan, Akta membalikkan kepalanya menatap Vall tapi langsung ditampar oleh Vall yang membuat Akta berbalik menatap Enjel tapi juga ditampar Enjel se hingga kini kondisi Akta serba salah, dikarenakan tatapannya bisa membuat gugup Vall dan Enjel.


Suara knop pintu di buka membuat mereka bertiga semakin ketar-ketir, Enjel sudah melesat jauh menghilang sedangkan Vall, saking gugupnya dia jadi lupa jalan.


"Kamu bisa bangun gak! Ini kamu berat!" ujad Akta menarik tangan Vall yang berujung menyeret Vall untuk mencari tempat persembunyian.




__ADS_1


Assalamualaikum


Jangan Lupa Like


__ADS_2