
Ahmad menepati janjinya untuk membawa istrinya ke rumah keluarga Ren, dan disana dia juga berkenalan dengan Bayu.
Ren protes soal kenapa bang Ahmad tidak memberitahu dirinya, kalau akan resign karena menikah.
Tapi setelah dibawakan oleh-oleh dua kotak pensil warna dan selusin sketchbook, Ren gagal ngambek.
Menurut Ren, bang Ahmad beruntung mendapatkan istri yang cantik, dan pintar masak, karena selain membawa oleh-oleh untuk Ren, ternyata Ahmad juga membawa beberapa makanan ringan yang ternyata ia buat untuk dijual.
"Sekalian promosi" kelakar Ahmad
"Enak semua cemilannya, wah calon pengusaha makanan ringan sukses nggak lama lagi nih kayaknya" ucap Ren.
Mendengar ucapan Ren, Ahmad hanya tersenyum. Tapi ada yang aneh pada tingkah laku istrinya, padahal ketika datang semua baik-baik saja.
Istri Ahmad mengatakan kalau tadi ada suara perempuan bersenandung di dapur, dan dia mendengar suara itu jelas sekali, dan tadinya dia ingin ke toilet, tapi buru-buru balik ke ruangan keluarga.
Ahmad mengatakan mungkin istrinya salah dengar, tapi pengalaman Ahmad selama bekerja di keluarga Ren, memang terkadang banyak hal ganjil yang sering terjadi, tapi dia tidak terlalu menghiraukan semua yang terjadi.
Sebenarnya Ahmad tahu, tentang kebiasaan Ren yang kalau menggambar hanya bisa satu gambar, dan dari sanalah dia sering membelikan Ren pensil warna dan sketchbook.
Tapi ada hal yang Ahmad tidak sadari, kalau setiap gambar yang Ren buat adalah potongan sebuah cerita yang masih terputus-putus.
Ahmad tidak lupa memberikan wejangan kepada Bayu, soal pentingnya menjaga kepercayaan.
Bayu bahkan berkelakar, Ahmad sudah seperti bos, yang membekali bawahannya tentang aturan kantor.
__ADS_1
Bi Nina mengantarkan istri Ahmad ke kamarnya, karena ada toilet juga disana. Istri Ahmad, kagum dengan kumpulan gambar yang ada di kamar bi Nina.
Bi Nina mengatakan semua gambar yang ada dihadapannya adalah hasil karya Ren, dan ada satu gambar yang mencuri perhatian istri Ahmad, yaitu gambar seorang perempuan yang sedang berada di dapur, dan sedang sendirian, tapi ada gambar yang menurut istri Ahmad ganjil, yaitu kenapa ada tangan yang muncul dari dalam wastafel, melihat gambar tersebut, istri Ahmad bergidik ngeri.
Sepintas ia mengingat kejadian yang baru saja ia alami, sekilas mirip, tapi bagaimana mungkin kejadiannya bisa sama seperti yang ada pada gambar Ren.
Bi Nina yang melihat istri Ahmad masih memandang hasil gambar Ren, mengatakan kalau memang menyukainya, bisa diambil, tapi istri Ahmad menolak, karena bagaimana mungkin dia bisa membawa gambar yang menurutnya sangat menyeramkan tersebut.
Istri Ahmad, dengan setengah berbisik menceritakan apa yang ia lihat di kamar bi Nina, dan termasuk soal gambar milik Ren, yang menurutnya seperti memiliki nuansa mistis.
Tidak hanya soal nuansa mistisnya saja, tapi gambar yang tadi ia lihat, seakan seperti kejadian yang baru saja menimpanya.
Ahmad mencoba menenangkan istrinya, dan mengatakan, bisa saja semuanya kebetulan. Tapi istrinya mengatakan bagaimana mungkin kebetulan.
Menurut istri Ahmad, jelas sekali, kalau gambar milik Ren, sudah Ren buat jauh-jauh hari, tapi kenapa kenapa bisa sama dengan yang ia alami, terlebih tangan manusia yang keluar dari wastafel, sangat menyeramkan.
Ahmad pamit dengan alasan khawatir nanti kemalaman sampai di rumah. Soalnya kondisi cuaca tidak menentu, terlebih dia menggunakan sepeda motor.
Sebelum pulang, Ahmad menitipkan pesan kepada bi Nina, sembari berbisik, untuk mengamati gambar-gambar yang sudah lama Ren buat, karena Ahmad menceritakan apa yang istrinya alami kepada bi Nina.
Bi Nina, yang sebenarnya sudah mengetahui hal itu, ketika melihat gelagat aneh istri Ahmad, saat berada di kamarnya, dan terlebih ketika memandang gambar yang Ren buat, dan bahkan bi Nina sampai menawarkan gambar tersebut untuk dibawa pulang, tapi ditolak.
Bi Nina, benar-benar dibuat penasaran, bagaimana mungkin, kisah hidup seseorang bisa sama dengan gambar yang Ren buat, rasanya semua itu mustahil.
Dan karena rasa penasarannya begitu besar, bi Nina mengeluarkan gambar yang belum ia keluarkan, dan kemudian ia tempelkan, dan masih banyak gambar lainnya di dalam gudang yang belum ia keluarkan.
__ADS_1
Sangat sulit untuk menyusun jalinan cerita dari awal, karena semuanya masih seperti puzzle yang rumit.
Bi Nina seketika teringat, soal siluet wajah yang mirip dengan Bayu, padahal Bayu belum pernah Ren temui, dan soal gambar yang seperti menangkap kejadian yang terjadi pada istri Ahmad.
Ketika selesai menempelkan gambar yang Ren buat, ada satu gambar yang mengusik bi Nina, gambar seorang gadis yang mengenakan dress hitam motif bunga-bunga berwarna emas.
Kenapa bisa sama, dan kenapa bi Nina baru menyadarinya sekarang, selama ini dia hanya menganggap bahwa semua gambar yang Ren buat, seperti jalinan cerita.
Tapi dia tidak menyadari bahwa gambar yang Ren buat, menyimpan potongan kisah yang menceritakan sebuah kejadian yang akan terjadi.
Gambar yang menceritakan sebuah kejadian yang sudah terjadi, telah bi Nina pisahkan, dan tidak ada sesuatu yang terhubung disana, menurut bi Nina, dan masih ada sekitar ratusan gambar lagi yang tersisa yang belum ia perhatikan secara seksama, bagaimana kisah yang ada didalam semua gambar tersebut.
Ganjil, dan aneh, hal gaib yang terjadi, itu semua bi Nina sadari, setelah Ren pulang berobat dari luar negeri, dan itu memakan waktu yang lama, tapi karena alasan anak bi Nina melahirkan dan juga merupakan cucu pertamanya, jadi bi Nina, meminta izin untuk pulang kampung.
Padahal sebelumnya Ren juga menggambar, tapi tidak lepas dari bunga dan serangga, dan setelah kepulangannya dari luar negeri, gambar Ren, berubah aneh, objeknya tidak lagi bunga dan serangga, tapi manusia, dan tadinya bi Nina pikir, itu adalah sisa kenangan yang masih tersimpan selama Ren berada di luar negeri.
Tapi gambar yang Ren buat, jika dilihat secara seksama, latarnya bukan luar negeri, buktinya, ada siluet wajah Bayu, dress hitam motif bunga-bunga berwarna emas, dan gambar seorang gadis yang berada di dapur, dengan sepotong tangan yang keluar dari dalam wastafel.
Semuanya penuh misteri, gaib dan sulit untuk dicerna oleh akal sehat. Belum lagi, soal Ren yang mendengar seorang gadis yang berbisik di telinganya, dan kemudian berteriak, benar-benar ganjil.
Bi Nina, bingung apakah dia harus menceritakan semuanya kepada kedua orang tuan Ren, atau dia biarkan saja.
Dia tidak ingin membuat kedua orang tua Ren, tambah khawatir, tapi jika tetap dirahasiakan, ada kemungkinan bisa membahayakan Ren bahkan orang-orang yang secara tidak langsung mengenal Ren.
Seperti yang istri Ahmad alami, baru saja dia menjadi bagian orang yang dekat dengan Ren, tapi yang terjadi padanya sulit dipahami, menurut bi Nina.
__ADS_1
Tapi untuk sementara bi Nina memutuskan dia akan melihat semua gambar yang Ren buat dulu, dan mencoba menyusun puzzle yang rumit yang sebenarnya sudah lama ada, tapi tidak pernah ia sadari.
Bisa saja jika semua puzzle tersusun, akan memberikan jawaban tentang semua keanehan yang terjadi selama ini, menurut bi Nina.