Ruang misteri

Ruang misteri
TUMBAL Season 2 Part 2


__ADS_3

Mas Aji : Bi Iyem...(Menoleh Ke arah Bi iyem), Kenapa syg ini kok bisa jdi kya gini (Memandangku).


Aku : Aku nggk tau mas, Aku Sudah Coba Memanggil Dia Berkali2 Namun Tak ada jwaban, Aku mencoba Mencarinya Dan Akhirnya Aku menemukan nya dalam Keadaan seperti Ini (Dengan Isak Tangis Aku Menjelaskn Itu Kepada Mas Aji).


Kami pun Mengembalikan Jenazah Bi iyem Kekampung Halamannya Dan Memberi Beberapa Juta Untuk Kelurganya.


Mas Aji : Iya pakk..Mkasih Kepercayaan Bapak...Iya Pak Selamat Malam (Menutup Panggilan Pada Telponnya).


Aku : Siapa mas, nelpon malem2 (Memandang Suamiku).


Tak Menjawab Ucapanku dia Langsung Memelukku, Bersamaan Dengan Bertiupnya Angin Yang Menerbangkan Jendela kamarku yg kini sudah berpindah kebawah, Saat Mas Aji Memelukku, Samar2 Aku melihat Ayah Dan Ibuku berdiri Menghadapku dari Luar jendela Dengan Tubuh dan Wajah Yg Gosong.


Aku : Mas...( Berteriak lalu Menutup mata).


Mas Aji : Kenapa syg knapa? (Melepas pelukannya).


Aku : Aku lihat Ayah sm Ibu (Menunjuk Jendela).

__ADS_1


Mas Aji Mendekat ke Jendela Dan Membuka Gorden Jendela.


Mas Aji : Lihat tak ada siapapun Di sana.


Aku kebingungn Melihat Sudah Tak Ada lagi Ayah Dan Ibuku yg berdiri di luar Jendela...


Mas Aji : Kamu jangan Kecapeann. Sayang, Aku Sudah Ada pembantu baru buat kita...(Mengusap Rambutku dan Mencium Keningku).


Aku : Oh iya mas blm jawab Pertanyaan aku, Tadi mas telponnan Sama Siapa?


Mas Aji : oh itu Pak bambang Pemilik Perusahaan Tempat Aku Bekerja.


Mas Aji : Pak Bambang Bsok Bakalan Liburan ke Amerika Mau Reflesing, Mungkin Kan Sudh 40 Hari Kematian Istrinya..


Aku : Trus Hubungnnya Sm Mas Apa? Mas kan Cuma Staff Kantor.


Mas Aji : Iya dia Ngasih kepercayaan Sma Aku Buat Ngelola Perusahaan Dia..

__ADS_1


Aku : Mas Serius? Meskipun Pak Bambang Tak Punya Anak Tapi kan Pak Hendro Saudara Satu2nya Pak Bambang Kan Ada Dia, Kok Mas Yg Di kasih kepercayaan besar sama Pak Bambang.


Mas Aji : Kamu kenapa sih? Memagnya Aku nggak Cocok Gitu Ngurus Perusahaan?


Aku : Bukannya gitu mas tapi...


Mas Aji : Kamu memang Selalu meremehkanku, Bukti nya Perusahaan Ayah kmu, kmu jual! Kenapa tidak aku saja yg meneruskannya (Memotong ucapanku).


Aku : Tapi..mas..itu kan......


Mas Aji : Sudah2 Aku Malas Berdebat..(Memotong Ucapanku Lalu Berjalan Keluar Kamar).


Setelah Mas Aji Meninggalkanku Sendirian Di dalam Kamar, Tiba2 Kak Ratih Dengan Wajah Pucat nya muncul Hadapanku Bersamaan Dengan Aldo dan Shella Yang Muncul dikiri dan Kanan, Mereka Berjalan Mendekatiku...Dan Bersamaan Mengusap Perutku, Dengan Tubuh Yang Bergetar aku ingin berteriak Tapi ntah mengapa mulutku tak sanggup berteriak, Aku hanya bisa menunduk dengan Keringat dingin Yang Mengalir di keningku.


Setelah Mengusap Perutku, dengan Wajah Pucat mereka Menatap Wajahku, Aldo Dan Sella Lalu menghilang Sedangkan Kak Ratih Berbisik pelan Di telingaku Mengucapkan kata "HATI-HATI" lalu ia menghilang.


Aku memikirkan Kata2 yang Di ucap Kak Ratih, Aku harus Berhati2 terhadap siapa? atau apa yang harus Aku hati2kan??

__ADS_1


Aku Masuk kedalam Toilet Kamarku Membasuh Muka dan Menghadap Cermin Toilet...Tiba2 Ayah Dan Ibu Berdiri Di belakangku...Dengan Wajahnya Yg Gosong seperti Terbakar Dia Menatapku dari dalam Cermin...Aku Membalikkan Wajahku Kebelakang Tapi Ayah dan Ibuku Tidak Ada DiBelakangku.


BERSAMBUNG.


__ADS_2