
Keesokan Paginya..
Suara Putri Di Pagi Hari Membangunkan Tidurku Yang Baru saja Kumulai Subuh Tadi.
Putri : Ras....Woii....Bangunn (Dia Berteriak).
Aku : Apasihhh...hm iya2 (Bangkit dan duduk)Tina mana?(Melihat Putri yang sedang menyisir Rambutnya Menghadap Cermin).
Putri : Di dalam Kamar mandi...(Menyisir Rambut).
baru saja Putri Mengucap kata Itu, Dia Tiba2 terduduk di Lantai Seperti Orang Ketakutan setelah Melihat sesuatu..
Aku : Kamu Kenapa Put? (Menghampirinya Yang Terduduk di lantai).
Tina : Kalian Pada Ngapain sih duduk di Lantai (Baru saja keluar dari Kamar Mandi).
Aku : Ini Putri Tiba2 aja Jatuhh trs kayak org hbis lihat hantu ajaa.
Putri : Aku nggk tau itu hantu atau bukn yang jelas Mahkluk itu Besar Hitam Matanya Merah Dan Bertaring Dia Berdiri Menghadapku dari dalam Cermin (Memelukku).
Perkataan Putri Membuatku Mengingat Mimpiku Tentang mahkluk yang menenggelamkan Aldo Di kolam Renang...
Tina : Kamu Kenapa Ras Kok Ngelamun....(Memegang Pundakku).
Aku : Ehh Iya2 (Mengganguk).
Tina : Kamu Mikirin sesuatu ya...
Aku : Ehh nggk kokk...
Tina : Kamu Jangn Bhong, Buktinya kamu nggk Nyambung Jawab Pertanyaan Aku (Memandangku).
Putri : Ras, Kamu srius Nggk Knapa2 (Juga Memandangku)
Aku : Iya...Nggkppkokk.
Aku berdiri Dan Masuk Kedalam Kamar mandi...Saat Sedang Mandi Aku Mendengar Suara Yang Tak Asing Ku dengar Dia Memanggil Namaku Berulang2, Suara Ini Suara Shella Aku Kenal Betul Suaranya...Kupercepat Mandiku Dan segera Keluar dari Dalam Kamar Mandi.
Tina : Kamu Kenapa Ras? Kok Kayak Org Ketakutan Gitu (Memandangku).
Aku : Eh nggk2, kok nggk pp kok.
__ADS_1
Putri : Kamu lihat Mahkluk menyeramkan itu ya?(Memandangku).
Aku : Apaan sih kalian Nggk ada apa kok.
Kami Bergegas Turun Ke Bawah Untuk Menyantap Sarapan Pagi ini. Setelah Menyantap Sarapan Pagi, Kami Memutuskan Untuk Bersantai Di Taman Belakang Rumahkuu..
Putri : Kalian Pergi Duluan Ya, Hp Aku Tinggak di kamar (Ia Menghentikan Langkahnya).
Aku : Iya Nanti kamu nyusul aja Yaa, Langsung ke Belakang.
Aku dan Tina Pun Melanjutkan Menuju Taman Belakang Rumahku Dan Becerita2 Apa2 sja Yang Di Lakukan tina selama Tidak Bersamaku Bgitu juga sebaliknya.
Tina : Kokk Putri Lama Banget Ya? (Ucapnya Tiba2).
Aku : Iya..Sudh 1jam lohh (Melihat Jam Tanganku).
Tina : Mendingan kita Susul ajaa (Sarannya).
Aku : Iya ayoo.
Kami Pun Sepakat Untuk Menyusul Putri Yang dari tadi Tak Menyusul Kamii...
Kami pun mendekati putri yang terbaring tak berdaya di lantai..
Aku : Put kamu kenapa?
Putri : Mahkluk...itu....(Suaranya Sendu).
hanya itulah kalimat terakhir yang ia ucapkan sebelum ia tak lagi bernyawa...
Tak kuasa Menahan Air mata Aku dan Tina Memeluk Tubuh Putri Yang Terbujur kaku.
Setelah Mengebumikan Jenazah Putri, Tina Memilih untuk Pulang Ke Rumahnya..
Aku : Kamu nggk nunggu minggu dpn pulngnya (Memandangnya).
Tina : Nggk Usah Ras, Perasaan ku nggk enk, Kamu liht aja putri gimana Nasib Malangnya (sibuk mengemasi Pakaiannya ke dalam koper).
Aku : Maut itu Allah Yang Nentuinn (Memandangnya).
Tina : Iya...Tapi..(Memandangku).
__ADS_1
Dia tak melanjutkan ucapannya, Tiba2 saja ia menutup matanya dan seperti orang ketakutan.
Aku : Kamu Kenapa Tin? (Menghampirinya).
Tina : Aku...a..ku..Lihat Mahkluk yang di ceritakan Putri waktu itu...dia berdiri di belakangmu dan Menatapku...(Suaranya Terbata-Bata).
Aku : Mungkin Kamu Teringat Putri Makanya Kamu Berhalusinasi Tentang Apa Yang Ia Ucap (Berusaha Menenangkannya).
Tina : Tapi....
Aku : Sudah2 aku bantu yaa (Memotong Ucapannya dan Membantunya Mengemasi Pakaiannya).
Setelah Selesai Aku Pun Menghantar Tina Ke depan Pintu Rumahku.
Aku : Maaf ya, aku nggk bisa Ngantar Kamu...(Menatapnya).
Tina : Iyaa Nggk papa, Aku Udh Pesan Taksi Langganan Aku kokk, Aku Pulang ya dahhh!!!! (Melambaikan Tangannya Dan Melangkah Meninggalknku).
Aku : Dahhhh(Juga Melambaikan Tangan)
Aku Menutup Pintu Rumahku dan berniat Untuk Kembali Ke kamar Tapi Tiba2 suara benturan keras berasal dari depan rumahku, dengan cepat kubuka kembali pintu rumahku.
Setelah Pintu Terbuka Aku Melihat Kerumunan Orang yang sedang Berkumpull di Jalanan Dpn Rumahku.
Aku berlari Mendekati Kerumunan Orang Ituu... Dengan Rasa Penasaran Apa Yang Di lihat Orang2.
Saat Masuk Didalam Kerumunan Itu Rasa Tidak Percaya Menjadi Campur aduk Dalam Pikiranku, Aku Kembali Melihat Sahabatku Terbujur Dengan darah Yang Bercucuran.
Aku : Tinaaa (Berteriak Dan duduk menghadapnya).
Salah Satu Warga : Tadi saya Lihat dia di tabrak Mobil dan Mobil Itu Pergi Bgitu sajaa (Menjelaskanku).
Aku : Kita Harus Bawa dia Kerumah sakitt....(Suaraku Tersedu2 dengan airmata yang mengalir di setiap pipiku).
Baru Saja Warga Ingin mengangkat Tina Namun Salah Satu Warga Berteriak.
Salah Satu Warga : Dia Sudah Meninggal.
Mendengar Ucapan Warga, aku Kembali terduduk di jalanan dengan Isak tangis, Aku Tak Menyangka akan kehilangan Sahabat2ku selama2nyaa...
BERSAMBUNG
__ADS_1