
Semua berkumpul di rumah, Charles dan Attar sudah datang. si kembar yang terlihat bingung karena di rumah juga ada seorang penghulu.
Sandi mengungkapkan kekecewaannya terhadap Charles, Ia lah biang dari permasalahan itu.
"kamu mengharap kan Salma ?"
tanya Sandi pada Charles yang mematung.
Ia tidak menyangka kalau ternyata malam itu Salma bersama pria lain, dan sekarang Salma hamil.
awal rencana Charles adalah seakan akan Ia menjual Salma pada seorang pengusaha, tapi dalam skenario nya ia lah yang akan bersama dengan Salma di ranjang, tapi ternyata Salma berhasil kabur dan malah tidur dengan pria asing itu.
Charles jujur mengatakan rencana jahatnya pada sandi, semua terlanjur terbongkar.. Sandi sangat kecewa karena Perbuatan keponakan istri nya itu.
"Tante kecewa sama kamu Charles ? mana bisa kamu melakukan hal itu pada Salma, cinta tak harus memaksa ?!"
Ujar Maura, Ia tidak tahu harus berbicara apa dengan sepupu nya jika mengetahui permasalahan ini.
"Charles akan tanggung jawab Tante !"
Attar hanya diam memperhatikan Salma dan Devin yang duduk berjauhan.
"Tidak, Salma akan tetap menikah dengan pria yang sudah menghamili nya !"
si kembar langsung tercengang mendengar hal itu.
"Karena setelah bayi itu lahir Devin akan membawa nya pergi !"
sambung Maura membuat Charles kecewa, ia sangat mencintai Salma dan berharap ia memberikan kesempatan.
"Penghulu sekarang nikah kan mereka secara agama ?!"
pinta Sandi, ia menjadi wali dan Attar menjadi saksi.
Si kembar tertegun dengan permasalahan yang menimpa keluarga mereka, seperti rumit dan cukup besar.
"Ingat Devin meskipun kamu sudah menikahi Salma, tapi kamu tidak berhak apapun !"
sahut sandi menambah kepedihan keduanya.
Devin langsung merentangkan tangan nya ke penghulu.
"Saya terima nikah dan kawin nya Salma Keysa binti Erwin Alfarizi dengan mas kawin mas dua puluh gram di bayar tunai !"
Ucap Devin dengan mata yang berkaca-kaca, Ia di dampingi oleh Hilman asisten pribadi Devin, ia juga yang membawakan mas tersebut seperti permintaan Devin untuk mas kawinnya.
"sah....!"
ucap beberapa orang yang menjadi saksi pernikahan itu, keduanya memang tidak bersama, tapi tetap saja hal menyakitkan untuk Charles karena di depan mata sendiri ia menyaksikan orang yang ia cintai menikah dengan orang lain.
sandi senyum mengejek ke arah Charles, kalau bukan saudara istri nya sudah habis Sandi hajar.
"Saya minta maaf atas nama Charles,Om!"
ujar Attar menyesali perbuatan tercela adik nya.
__ADS_1
kenapa Ambisi melebur kan cinta hingga harapan bersama pupus bersama kekecewaan nya.
Sandi langsung menarik tubuh Salma dengan pelan agar menjauh dari Devin, Setelah acara selesai Sandi langsung meminta Devin untuk pergi dari rumah.
Penghulu hanya diam termangu tak tahu akar permasalahannya apa hingga pengantin pria di larang membawa istrinya sendiri.
"Aku pergi Salma, aku harap kamu baik baik saja !"
Salma hanya diam tak bergeming menatap langkah Devin yang pergi meninggalkan rumah bersama Hilman.
Air mata langsung tumpah tanpa tertahan kan, Maura langsung memeluk erat tubuh Salma yang bergetar.
Terikat tapi terpisah, menikah tapi bercerai, kehidupan seperti apa yang hendak ia jalani pada pernikahan bayangan ini.
"Maaf kan aku Salma ?!"
ujar Charles, ia sungguh sungguh menyesal.
Sandi langsung membawa Salma masuk ke dalam kamar nya di atas, meninggal kan Charles dan yang lainnya.
"Sekarang istirahat lah....!"
ujar sandi dengan lembut pada Salma, Maura langsung menutup jendela kamar karena waktu juga sudah mulai gelap.
"Dengarkan papah Salma, kalau kamu perlu sesuatu Utarakan pada papah atau mama."
Salma mengangguk.
"Untuk sementara waktu ini papah putus kan kamu mengambil cuti setahun ini sampai bayi itu lahir !"
"Papah tidak ingin ada gunjingan dari siapapun terhadap mu ! jadi lebih baik kamu di rumah saja dulu !"
Salma tidak menjawab, ia menurut saja perkataan sandi.
"boleh Salma mengutarakan sesuatu ?"
Sandi mengangguk.
"Kalau Salma hanya keponakan papah, lalu siapa Ibu Salma sebenarnya ?"
Sandi menoleh ke arah Maura yang menghela nafas panjang.
"Papah akan beri tahu nanti setelah dia sembuh !"
"dia sakit, kenapa Salma tidak boleh mengetahui nya sekarang ?"
"percayalah apapun yang papah lakukan untuk mu adalah yang terbaik !"
"ya Salma kami sangat menyayangi kamu !"
Salma mengangguk pasrah, jika sudah seperti itu ia tidak bisa banyak menuntut lagi.
Sandi pamit keluar dari kamar Salma, masalah penghulu sudah di atur oleh Zaki asisten Sandi.
Attar langsung pamit saat sandi dan Maura kembali, jujur saja ia malu karena kelakuan adiknya itu.
__ADS_1
"sekali lagi Attar minta maaf Om ?!"
Sandi mengangguk saja.
Setelah itu mereka berdua pamit untuk pulang ke Depok.
"papah, boleh kita kepo ?"
tanya Hana mendekati Sandi dan Maura.
"Apa kembar ?!"
tanya sandi sedikit lega karena permasalahan sedikit berkurang, tinggal menunggu kelahiran bayi itu dan Sandi akan menyerah kan nya pada Devin.
"benar kak Salma hamil ?"
Sandi mengangguk.
"semua terjadi karena tidak sengaja, tapi mama ingat kan kalian agar menjaga diri dengan baik karena jika hal itu terjadi mimpi dan cita-cita bisa tertunda atau pupus."
Nasehat Maura pada kedua putri nya.
**
Sandi pulang ke rumah dan memberi tahu Ramlan dan Miska bahwa ia sudah menikah dengan Salma. Devin menceritakan semua yang sandi katakan.
"sombong sekali dia, ya sudah biarkan saja Devin itu lebih baik, Biar bunda yang merawat anak mu nanti kalau dia enggan menerima nya.."
ujar Miska dengan kesal menghempaskan tubuhnya di dekat Ramlan.
"Apa ayah tidak berniat mencari Om Ishak ?"
tanya Devin penasaran dengan keberadaan pria itu.
"Sudah pernah tapi tidak membuahkan hasil, Ayah angkat tangan saja !"
Ramlan pernah beberapa kali mencari keberadaan Ishak, namun hasil nya nihil.
dan untuk memperbaiki hubungan baik dengan sandi bukanlah hal yang mudah karena sandi beranggapan Ishak lah yang sudah membunuh Erwin, padahal semua belum tentu benar karena Ishak sendiri tidak kembali hingga saat ini.
Ramlan lebih memilih diam, namun sampai saat ini ia tetap menyelidiki kasus tersebut.
"sabar lah dulu Vin, yang terpenting kan kamu sudah menikah dengan Salma !"
ujar Ramlan lalu beranjak dari duduknya mengajak Miska masuk.
Devin masuk ke dalam kamar lalu merebahkan tubuhnya di ranjang, Devin membuka ponselnya lalu menatap potret akad nikah nya dengan Salma, potret itu akan menjadi pengobat rindu saat ia tak bisa bertemu dengan istri nya itu.
Namun Devin teringat akan si kembar adik Salma, mungkin mereka bisa membantu nya untuk berkomunikasi dengan Salma.
Devin tersenyum sendiri, ia akan meyakinkan Salma bahwa ia sungguh sungguh dengan pernikahan mereka.
bersambung...
terimakasih sudah mampir 😍😍😍
__ADS_1