
Devin menghela nafas panjang saat pelangi membeli banyak makanan untuk pria tua itu, ia juga memilih pakaian hangat sertakan celana tebal untuk nya.
Devin tidak tahu mengapa pelangi begitu mengasihi pria misterius Itu, Padahal mereka baru saja bertemu tadi.
"Sayang Salma dengar kan Daddy ?"
Ujar Devin membuat pelangi memicingkan mata nya mendengar kata Salma.
"Itu nama mommy, kenapa Daddy memanggil pelangi dengan sebutan nama mommy ?"
Tanya pelangi mengerut kan kening nya.
"ya, sayang Daddy lupa !"
jawab Devin terkekeh kecil lalu berjongkok dihadapan Pelangi.
"Sudah senja sayang, Ayolah kita kembali ke rumah ?!"
ajak Devin dan di anggukan oleh putri nya itu.
Devin memasukan barang barang nya ke dalam mobil dan menggendong pelangi untuk duduk di kursi mobil.
"Jangan lupa besok kita ke sana !"
Ujar pelangi menunjuk tempat dimana kakek tua itu berada.
"Ya sayang, besok Daddy masih libur kok !"
Jawab Devin sembari mencubit pipi gempi milik pelangi.
Tak lama mereka sampai di rumah, Miska langsung menghampiri cucunya yang cantik dan pintar itu.
"Sayang Oma ! ayo kita mandi dulu !"
Ujar Miska dan di anggukkan oleh pelangi yang langsung menurut.
***
Ke esok kan hari nya..........
Seperti rencana sebelum nya Devin dan pelangi datang ke tempat dimana pria tua itu tinggal, Pelangi membawa beberapa bungkus plastik lalu menghampiri Pria tua yang tidak mau menunjuk kan wajah nya.
"Kakek tua pelangi bawa makanan untuk kakek."
Ujar pelangi menyodorkan plastik tersebut.
Namun pria itu menghindar dari pelangi dan Devin.
"Kakek kenapa ? jangan takut pelangi bawa makanan untuk Kakek dan beberapa pakaian!"
Tambah pelangi lalu pria tersebut menoleh ke Devin.
"Pak tua tinggal di sini ?"
__ADS_1
Tanya Devin memindai Gubuk tua di tengah hutan tersebut.
"Ya, nak !"
Jawab pria tua itu.
"Nama bapak siapa ?"
Tanya Devin menilik wajah pria tua itu tampak suram.
"Saya lupa nama saya dan sudah sejak lama saya kehilangan ingatan."
jawab pria itu membuat Devin tertegun sejenak, ia tengah mencari seseorang dan apa mungkin pria ini ?
Tapi bagaimana caranya Devin mengetahui siapa pria itu ?
"Ya sudah pak, terima makanan ini dari kami !"
Cakap Devin lalu menghubungi Ariel untuk mencari tahu tentang ayah Salma dan pria tua itu.
"Ya kek, ini untuk Kakek !"
Ucap pelangi lalu tersenyum.
"Ya sudah kita pulang pelangi !"
Ajak Devin lalu beranjak mengajak pelangi meninggal kan tempat itu, Gubuk tersebut memang jauh dari pusat kota dan terletak di bawah dekat jurang.
Pria itu terus memperhatikan Pelangi, entah kenapa jantung nya berdebar kencang.
"Kakek ....!"
Ujar pelangi mendongak ke atas Devin.
"Biar Kakek di sini nak, kamu boleh datang kapan saja ! Terimakasih untuk semua kebaikan nya !"
Ujar pria itu tersenyum kecil.
"Ya sayang, nanti Daddy ajak kamu kemari lagi !"
Pelangi mengangguk lalu pergi meninggalkan tempat itu.
Devin akan datang lagi untuk mencari tahu siapa pria itu, mungkin saja pria itu orang yang ia cari, Devin merasa heran karena tiba tiba saja pelangi begitu peduli padahal sebelumnya ia tidak pernah seperti itu.
"Daddy kita pergi main dulu ya...!"
Ajak pelangi ke pusat kota Amsterdam.
"Baiklah tapi sebentar ya sayang, kamu harus istirahat !"
Jawab Devin lalu menyuruh supir melajukan mobil tersebut menuju pusat kota Amsterdam.
Salju turun rintik-rintik di tambah dengan angin berhembus pelan, sejuk dan terasa segar.
__ADS_1
Keduanya sudah terbiasa dengan udara dingin hingga keadaan itu menjadi hal yang selalu mereka nikmati.
Devin mengajak Pelangi berjalan jalan di alun alun kota, terlihat banyak turis asing yang berlalu lalang menggunakan sepeda.
"Duduk dulu di sini !"
titah Devin ia hendak menyewa sepeda untuk berjalan jalan di sekitar tempat itu.
"Ya, baiklah Daddy !"
Jawab pelangi duduk sembari memperhatikan perempuan yang duduk sendiri tak jauh dari nya, perempuan itu seperti nya tengah melamun, Pelangi berjalan menghampiri.
"Halo....!"
Ujar pelangi pada Salma yang langsung mendongak menatap wajah cantik anak perempuan yang berada di hadapannya.
Pelangi melambaikan tangan nya ke arah Salma yang terpaku, hidung nya, matanya, persis seperti seseorang.
"pelangi, ayo sayang !"
Seru Devin membuat Salma membeku sejenak lalu cepat tersadar saat anak perempuan itu berlari ke arah pria yang membawa sepeda.
Deg...
jantung Salma berdegup kencang lalu melangkah mengejar pelangi yang waktu masuk langsung berlari.
"Tunggu, pelangi ?!"
Panggil Salma mengejar anak perempuan yang ia yakini adalah putri nya.
Namun Salma ceroboh karena tidak melihat mobil yang melaju dengan kencang, Devin yang melihat kejadian itu berlari menghampiri.
"Ah.........."
Teriak Salma saat melihat mobil melaju kencang menghampiri nya.
Bug...
Salma terkesiap jatuh ke bawah saat seseorang merengkuh dan menarik tubuh nya ke pinggir jalan.
"Salma....!"
Seru Devin seakan tidak percaya istri nya itu berada di hadapannya.
Salma sendiri terkesima melihat Devin dan dari kejauhan seorang anak perempuan memperhatikan mereka berdua.
"Daddy...!"
panggil pelangi membuat Salma menoleh ke arah anak perempuan cantik itu.
bersambung...
terimakasih yang sudah mampir 😍😍😍
__ADS_1