
Waktu berlalu Devin semakin jauh dari Salma, Semenjak hari itu Salma menutup ruang untuk kedua nya berkomunikasi atau berinteraksi secara langsung.
Salma tidak pernah mengaktifkan ponsel yang di berikan oleh Devin dan menolak semua pemberian dari pria itu, Salma juga meminta si kembar untuk tidak menerima pemberian dari Devin.
Semudah itu ? tentu tidak !
Salma harus berjuang keras melupakan pria itu dan kini usia kandungan nya mencapai tujuh bulan.
Devin sendiri tidak pernah berhenti berusaha berkomunikasi dengan istri nya itu, Ia rindu dan sangat ingin bertemu, tapi Salma tidak pernah nampak keluar rumah bahkan pemeriksaan pun sandi meminta Dokter datang ke rumah.
*
Alena menghampiri Devin yang duduk sendiri di sebuah restoran mewah, ia tidak pernah bisa melupakan sosok Devin yang begitu ia ingini.
"Hai Dev..."
Seru Alena duduk di hadapan Devin yang tengah sendiri.
"Alena ?"
Jawab Devin memindai perempuan cantik yang berada di hadapannya.
"gimana kabar mu Dev !?"
Tanya Alena dengan wajah menggodanya.
Jujur ia sangat terobsesi dengan pria tampan yang berada di hadapannya, Alena bahkan berpikir rela memberikan dirinya jika Devin menginginkan.
"Baik, sedang apa kamu di sini ?"
Tanya Devin dengan dingin, Ia malas meladeni Alena yang sok seksi dan seperti ingin menggoda nya, lihat lah pakaian seksi yang di pakai nya menampakkan dadanya yang sintal, namun hal itu tak membuat Devin tergiur karena Sosok Salma yang selalu di hati.
"Aku menunggu seseorang !"
__ADS_1
Jawab Alena jujur, Ia memang Janji bertemu dengan partner kerja.
"Oh ya sudah aku duluan karena sudah selesai makan !" ujar Devin beranjak.
"Dev...!"
Alena meraih tangan Devin hingga pria itu menghentikan langkahnya lalu menoleh ke arah Alena kemudian menarik tangan nya.
"Aku sangat rindu padamu Devin, aku juga bisa seperti Salma menemani malam mu tanpa syarat !"
Ujar Alena membuat Devin melebarkan matanya.
Seseorang memperhatikan interaksi kedua nya tak begitu jauh.
"Apa yang terjadi dengan aku dan Salma bukan karena sengaja, dan kamu harus tahu kalau Salma perempuan terhormat dan tidak sembarang menawarkan diri, kamu salah jika menawarkan diri pada ku karena aku sudah menikah dan cukup Salma yang menjadi partner ranjang ku!"
Ujar Devin dengan tegas meninggalkan Alena yang mengepal kan tangan nya.
"awas kamu Devin !"
Sandi mendengar jelas penuturan Devin dan tidak menyangka jika Devin cukup setia pada Salma.
Kalau bukan dari keluarga Syarief mungkin sandi akan menerima nya dengan baik karena Devin pria baik namun keadaan tidak memungkinkan untuk mereka bersama hingga permasalahan itu jelas.
Devin masuk ke dalam mobil lalu bersandar pada kursi mobil, Ia sangat merindukan Salma sebab dua bulan ini ia tidak bertemu dengan Salma.
Teringat malam terakhir mereka bersama dimana Sandi memergoki keduanya saat pagi menjelang, tentu itu menjadi malam yang indah untuk mereka berdua. melepas rindu dan menyelam kasih layaknya suami istri, tapi sekarang ia tidak mengetahui kabar Salma.
Devin memijat keningnya yang terasa pusing lalu melajukan mobilnya menuju kediaman sandi.
Devin sudah tidak bisa menahan diri lagi dan ingin sekali bertemu dengan Salma, tapi bagaimana sementara rumah itu kini di jaga ketat oleh beberapa bodyguard.
**
__ADS_1
Salma mengusap perut nya yang semakin membesar, Tadi siang ada Attar dan Charles berkunjung ke rumah.
Charles sudah kembali ke Indonesia karena kuliahnya sudah selesai, Ia berharap Salma melunak pada nya, namun ternyata tidak.
Salma tetap menjaga benteng dan tidak ingin berkomunikasi apapun dengan Charles, semua permasalahan terjadi karena obsesi gila nya.
Sementara Adit dan Arumi sering berkunjung jika weekend, tahukah sesuatu telah terjadi di antara keduanya sebab kedekatan yang terjalin begitu sering, dan tentunya Salma tidak keberatan dengan apa yang mereka ungkapkan.
Cinta memang tidak pernah bisa di prediksi kapan datang nya, dan pada siapa ia berlabuh.
Mungkin kemarin Adit bersikukuh menginginkan nya, tapi seiring berjalannya waktu kedekatan nya dengan Arumi mampu merubah apa yang sempat menggebu dalam hati.
Salma ikut senang saat mendengar kabar bahwa mereka hendak bertunangan, jodoh tidak ada yang tahu dan Salma yakin bahwa semua akan menemukan jalannya.
Seperti halnya cinta nya dengan Devin, Salma berharap kalau mereka bisa bersama dan semoga permasalahan itu hanya sebuah kekeliruan untuk menguji cinta keduanya.
Salma teringat malam terakhir bersama Devin, Setelah malam itu ia tidak pernah merasakan nyenyak nya tidur dan mimpi indah saat bersamanya.
Kegelisahan, rindu dan enggan bercampur jadi satu hingga Ia menguatkan hati untuk Menuruti perintah sandi menjauh dari Devin suami nya sendiri.
*
di belahan dunia lain, seorang pria berambut panjang melangkah bersama beberapa anjing yang selama ini menjadi teman hidup nya, tak ada yang ia ingat sama sekali tentang keadaan di masa lalu dan yang mampu ia lakukan adalah hidup di dunia yang jauh dari kehidupan manusia.
**
***
****
bersambung...
terimakasih sudah mampir 😍😍😍
__ADS_1
dukung aku ya biar semangat 🤭🤭😍💪
terima kasih 😍