SANG DEWA SEMESTA

SANG DEWA SEMESTA
GEROGOT HATI IBLIS


__ADS_3

Desa Fu Su, sebuah desa di pinggiran sungai Fua Long, penduduk disana memiliki kepercayaan dengan tempat kutukan yang barusan di lewati Su Hainy dan Fuxin, ada beberapa penduduk yang pernah datang ketempat itu dan setelah kepulangannya, mereka seperti kesurupan, menggila. Di kepala mereka muncul tanduk kecil seperti sebuah tanduk iblis.


Mengaitkan dengan hal itu, para penduduk melarang keras orang-orang yang keluar dari tempat itu memasuki desa Fu Su termasuk Su Hainy dan Fuxin.


"Apa lagi yang kalian tunggu, pergilah!!...." Teriak para penduduk.


"Kami tidak keberatan, kami akan pergi.." ucap Su Hainy dengan tenangnya.


"Tapi Tuan..." Ucap Fuxin, Su Hainy mengangkat tangannya, menandakan penolakan terhadap pendapatan Fuxin.


Baru saja Su Hainy berjalan beberapa langkah meninggalkan Desa Fu Su, tiba-tiba dari dalam desa terjadi kericuhan, beberapa penduduk berhaburan lari tunggang langgang.


"Mereka mengamuk lagi, cepat menghindar!!!...."


Kepala desa dan beberapa kultivator yang barusan menghadang Su Hainy, melesat kedalam desa dan langsung terjadi pertarungan.


"Prak!..prak!!..Bum!!..." Beberapa rumah penduduk roboh akibat pertarungan itu. Dari luar Desa Su Hainy tidak bergerak sama sekali, ia berdiri memandangi pertarungan yang terjadi itu dari kejauhan.


"Cepat menyingkir dari jalan, kami belum ingin mati!!..." teriak para penduduk yang berlari.


Su Hainy dan Fuxin menepi kepinggiran, dengan mata masih memandangi pertarungan itu, penasaran dengan lawan dari para tokoh desa itu.


"Apa Tuan berpikir untuk membantu?.." ucap Fuxin.


"Kita lihat saja dulu Kemampuan orang-orang aragon itu," ucap Su Hainy, merasakan Aura iblis dari medan pertarungan itu.


"Sepertinya kutukan yang mereka maksud adalah Gerogot Hati Iblis," bisik Su Hainy mengingat sebagian kecil masa lampaunya.


"Jika tidak dibantu, para kultivator itu tidak akan bisa mengalahkan mereka, kemampuan orang-orang yang kerasukan itu seperti tidak ada batasnya, tapi untuk sementara lihat saja dulu," guman Su Hainy dalam hati.


Tiba-tiba Su Hainy merasakan gejolak di dalam cincin penyimpanannya seperti menarik orang-orang yang di gerogoti hati Iblis untuk datang.


Benar saja, orang- orang itu meninggalkan pertaruangan di dalam desa berlari cepat kearah Su Hainy.


"Tuan..makhluk itu datang.." ucap Fuxin dengan tangan bersiap di gagang pedangnya.


"Sepertinya mereka sudah digerogoti cukup lama, sampai-sampai Esensi darah Iblis ini bergejolak," bisik Su Hainy.


Mereka yang tergerogoti itu berhenti saat berhadap-hadapan dengan Su Hainy, senyum menyeringai langsung terpancar di bibir mereka.

__ADS_1


"Aku menginginkan barang bagus itu, berikan padaku!!!.." seseorang dengan aura Iblis paling kuat yang menyelimuti tubuhnya.


"Barang bagus?!.." ucap Fuxin heran.


"Hmmm...kalian meminta pada orang yang salah," ucap Su Hainy sorot matanya berubah saat merasakan tekanan hawa iblis menekan dirinya.


"Tekanan ini.." ucap Fuxin, kakinya bergetar akibat tekanan itu.


Su Hainy, berkat tubuh Dewanya tekanan itu tidak berarti untuknya, hanya saja tanah tempat berpijak retak menahan dirinya di bawah tekanan hawa iblis.


"Mencoba mengancamku dengan kekuatan rendahan.." ucap Su Hainy mengepalkan tinjunya.


"Hehehe...berikan barang itu, setidaknya kamu akan selamat.." ucap salah seorang yang digerogoti itu, tampaknya ia adalah orang yang menjadikan kawan-kawannya tergerogoti hati Iblis.


"Ternyata kamu sumber dari semua ini rupanya," ucap Su Hainy.


"Hehehe...kekuatan adalah segalanya, hanya orang bodoh yang tidak menginginkan kekuatan dan menjadi yang terkuat," ucapnya, mengekeh aragon.


Para kultivator di desa Fu Su tiba mengejar di belakang orang-orang yang tergerogoti itu.


"Fu Meng, jadi ini rencanamu sejak awal.." Fu Su menunjuk geram pada Fu Meng.


"Dengan kekuatan ini, sekarang aku akan menguasai desa Fu Su, membalas perlakuan buruk kalian..hahahaha..." Fu Meng tertawa lepas, sebab niatnya akan tercapai.


"Aku akan membunuhmu sekarang juga, hiyaa...." Fu Su langsung menyerangnya dengan mengerahkan seluruh kekuatannya untuk membunuh orang itu.


"Hehehe..datang menghantar kematian," sambil mendorong tangannya kearah Fu Su, "Cengkraman Iblis, Bum!!..."


"Arghh..." Fusu terpelanting jatuh kedepan para kultivator desa Fu Su.


"Tuan Muda Fu.." ucap mereka memeriksa Fu Su.


"Hehehe...Fu Su..Fu Su..bagaimana rasanya??" Ucap Fu Meng Sinis.


"Bu..bunuh bajingan itu, jangan sampai ia menguasai de..desa i..ini," Fu Su berucap termegap-megap.


"Rawat Tuan Fu dulu, biar kami yang menghabisi penghianat ini," ucap kepala desa.


Dua orang kultivator membawa Tuan Muda Fu kedalam desa, Empat orang yang tertinggal bersama dengan kepala desa menyerbu delapan orang yang tergerogoti hati Iblis.

__ADS_1


Detik itu pertarungan terjadi, tujuh orang yang di jadikan Fu Meng sebagai bonekanya melawan lima orang kultivator desa Fu Su.


Su Hainy dan Fuxin hanya menonton pertarungan itu, mereka tidak bergerak dari posisi awalnya.


"Bang!!.." pukulan mereka saling beradu.


Nampaknya para kultivator desa tidak begitu mendominasi pertarungan itu, dalam waktu singkat salah seorang dari mereka telah kalah.


"Mu Dong.." teriak kepala desa, saat melihat Mu Dong terpelanting dan megap-megap di tanah.


"Fuxin.." panggil Su Hainy, mengerti dengan maksud Su Hainy, Fuxin berkelabat ke arah Mu Dong, untuk menghalangi manusia setengah Iblis itu menghabisinya.


"Aku belum mengizinkanmu membunuh dihadapan ku.." ucap Fuxin memukul kearah Makhluk itu.


"Bam!!..." orang itu terpental mundur menangkis serangan yang dilepaskan Fuxin.


"Cih!!..mengganggu rencana baikku," Fu Meng geram sendiri.


"Jika bergerak, aku akan turun tangan.." ucap Su Hainy, memperingati Fu Meng.


"Mengapa tidak melakukannya dari awal?" Tanya Fu Meng melihat Su Hainy dari Sudut matanya.


"Aku hanya ingin orang-orang dalam menyelesaikan masalahnya sendiri, aku hanya orang luar akan membantu bila mereka meminta.., tapi membunuh orang lain dihadapanku seenaknya tentu harus melewatiku dulu.," Jelas Su Hainy.


"Cih!!..niat membantu yang samar," ucap Fu Meng.


Fu Meng mengurungkan niatnya, sebab orang yang berdiri di belakangnya tidak dapat di takar kemampuannya, bila menyerang sekarang mungkin niat pembalasannya akan gagal.


Pertarungan di depan semakin menjadi, Fuxin yang memasuki arena petarungan harus melawan Dua orang sekaligus. Kepala Desa Fu Su mendapat bagian satu lawan satu, namun umurnya yang sudah lanjut membuatnya jadi kesusahan melawan orang itu walaupun tingkatannya sama.


Fuxin, dengan gerakan lincahnya di tambah dengan jurus handalan pedang Fongsu ia dengan mudah mengalahkan kedua orang setengah Iblis itu. Setelah mengalahkan mereka Fuxin membawa Mu Dong menjauhi area pertarungan.


Kepala Desa Fu Su masih terus berjuang dengan ketiga kultivator desa, tapi tidak seperti Fuxin, mereka kewalahan melawan Lima orang setengah Iblis itu.


Fuxin hanya berdiri melihat pertarungan itu, ia menengok kearah Fu Meng lalu kearah Su Hainy untuk meminta pendapatnya mengenai pertarungan itu. Melihat ekpresi datar Su Hainy, Fuxin mengalihkan pandangannya kembali kearah sembilan orang yang terlibat pertarungan itu.


Terima Kasih Telah Membaca..


Tunggu Kisah Selanjutnya..

__ADS_1


Jangan Lupa Like, Komen, Tinggalkan Hadiah dan Votenya..


__ADS_2