
Tak! Tak! Bam...
Pertarungan langsung terjadi, Kaisar Iblis dengan nafsunya untuk membunuh Su Hainy menggempurnya terus menerus tak memberikan celah untuk Su Hainy menyerang balik.
Wush! Wush!
Su Hainy terus berkelebat menghindari serangan dari Kaisar Iblis, ia lompat kian kemari sambil mencari celah untuk membalas. Pada jurus yang ke Dua puluh, pukulan yang di lepaskan Kaisar Iblis di tariknya kembali dan kakinya melesat cepat ke rusuk Su Hainy.
Buk!!
Su Hainy langsung terpental, di tanah tampak bekas tubuhnya terseret.
"Uhuk!!" Su Hainy batu ringan dan memegang rusuknya yang terasa sakit.
"HAHAHA... BAGAIMANA RASANYA BANGSATT??!!" rutuk Kaisar Iblis.
Su Hainy berdiri bangkit, ia mengalirkan Energi pada bagian tusuknya untuk meredakan rasa sakitnya.
"Jangan senang dulu Iblis, aku akan membalasnya..akan aku tunjukkan kekuatan sebenar ku padamu," balas Su Hainy.
"Mata Sakti!!"
Su Hainy mengaktifkan mata saktinya lalu ia menyerang Kaisar Iblis, dengan kecepatan kilatnya ia sudah ada di depan Iblis itu dan melesatkan pukulan ke perutnya.
Tak!!
Kaisar Iblis menangkis serangan Su Hainy, sambil melompat mundur ia menyisipkan satu tendangan kearah perut Su Hainy. Su Hainy berkelebat kesamping dan langsung memburu Kaisar Iblis.
Tak! Bam! Bam!
Pertarungan itu Kembali berlangsung sengit, Su Hainy dengan bantuan mata saktinya mampu melihat setiap serangan Kaisar Iblis dengan mudah, tapi perbandingan kekuatan yang jauah membuatnya tak mampu untuk bertindak banyak.
Beberapa gerakan berlangsung dengan cepat, tapi pada akhirnya Su Hainy harus kembali menerima pukulan dari Kaisar Iblis.
Bukk!!
Su Hainy terpental jauah menghantam dinding kota, ia berusaha bangkit, nafasnya megap-megap, dadanya terasa sakit dan pandangan matanya mendadak kabur.
"Apa aku akan mati disini?? Tapi mimpi-mimpi ku banyak yang belum ku capai," bisik Su Hainy dalam hati.
Dalam keadaan yang masih belum siap, Kaisar Iblis menyerang lagi, ia memanfaatkan keadaan Su Hainy yang sedang terluka itu, nampaknya ia benar-benar bernafsu untuk mengakhiri hidup Su Hainy, Sang Dewa Semesta.
"MATILAH....!!" teriak kaisar Iblis.
Buk! Buk!
"Arrgghhh..." Su Hainy terpental kembali ke dinding kota, matanya mendelik seakan-akan nyawanya lepas dari badan.
Saat itu, Su Hainy diambang kematian. Nafasnya megap-megap dengan lama kelamaan semakin singkat dan tak terdengar lagi.
"HAHAHA... HAHAHA...HAHAHA.... AKHIRNYA DENDAM KU TERBALASKAN," Kaisar Iblis tertawa gembira, ia merentangkan tangannya dan menggadah ke langit.
Tubuh Su Hainy yang berada didepannya tiba-tiba raib, hilang entah Kemana. Naga Hitam, memanfaatkan kelengahan Kaisar Iblis memindahkan tubuh Su Hainy kedalam kota.
__ADS_1
"Tuan..!!" Seru beberapa Roh Naga, dengan tampang sedih di muka dan sorot mata mereka.
"Cepat alirkan Energi kalian, mungkin masih ada kesempatan.." teriak Roh Naga Putih.
"Apa benar masih ada kesempatan??" Tanya mereka tidak yakin.
"Bodoh..apa salahnya kita mencoba, apa kalian tidak ingin Tuan hidup lagi.." teriak Naga Putih menyadarkan kawannya.
Keenam Roh Naga itu saling melihat dan kemudian mengikuti Roh Naga putih menyalurkan Energi mereka.
"Tuan.. bertahanlah..!!" Seru mereka.
Su Hainy yang berada di ambang kematian, Rohnya melayang di Alam Baka, ia terus melayang hingga sampai di pintu gerbang Antara Alam kehidupan dan kematian.
"Dimana ini?? Sungguh aku berada di alam Baka.." gumamnya saat melihat tulisan di gerbang.
"GERBANG KEHIDUPAN DAN KEMATIAN"
Dua sosok yang berjubah hitam mendekatinya dan langsung melemparkannya dengan rantai pengikat Roh.
"Jangan bawa aku, Kembalikan aku ke Alam kehidupan..." Teriak Su Hainy.
Wush!
Tiba-tiba didepannya muncul sosok bayangan masa lampaunya, ia menatap sayu pada Su Hainy.
"Eh!!" Su Hainy kaget.
"Bagaimana bisa ada bayanganku disini??" Su Hainy sungguh heran.
"Dingin dan menyakitkan," sahut Su Hainy singkat.
"Lepaskan dia!!" Perintah bayangannya pada dua sosok Hitam.
Kedua sosok itu menarik rantainya dan pergi menjauh, Su Hainy menatap kosong pada bayangannya, ia masih heran. Kenapa ada bayangannya di gerbang kehidupan dan kematian??
"Jangan heran, di masa lampau kamu memang menitipkan bayanganmu di sini, karena hari ini kamu sudah datang menjemput, mari kita kembali ke kehidupan," ajak bayangan itu.
Bayangannya, dengan merapatkan kelima jari di Dua tangannya dan menggerakkan tangannya lurus kedepan dengan telapak tangan di tekuk tegak. Su Hainy, yang melihat hal itu dan telah mengerti, ia langsung mendekat dan menyatukan telapak tangannya dengan bayangan itu.
Wung.....mereka lenyap dari tempat itu dan Roh Su Hainy kembali ke tubuhnya bersama bayangan keLima.
"Tuan berhasil di selamatkan!!" Ketujuh Roh Naga berseru gembira.
Su Hainy kemudian bangkit duduk dan melihat-lihat sekujur tubuhnya. Ia heran dengan keajaiban yang dialaminya, luka dalam dan patah tulang yang di deritanya saat pertarungan barusan kini sembuh total, bahkan luka luarnya tak ada bekas lagi.
"Tubuh keabadian..bahkan semua lukaku sembuh total," gumam Su Hainy
"Waktunya membuat perhitungan dengan Iblis jelek itu..."
"Terima kasih, kalian sudah menolongku," ucap Su Hainy kemudian pada ketujuh Roh Naga.
"Sama-sama Tuan.." balas Ketujuh Roh Naga.
__ADS_1
Wush!!
Su Hainy langsuang bergegas melompat jauh ke puncak tembok, sampai di atas ia menukikkan pandangannya ke bawah, di lihatnya Kaisar Iblis mengamuk dengan menghajar beberapa kultivator.
"HAHAHAHA...TAK ADA YANG BISA MENGALAHKAN KU..KALIAN SEMUA HANYA MANUSIA SAMPAH, BAHKAN DEWA BANGSATT ITU JUGA SAMPAH.." teriak Kaisar Iblis senang.
"Itu si Iblis jelek.."
Su Hainy melompat ke bawah dan mendarat ringan di kaki tembok. Tap!!
"EH!??" Kaisar Iblis menganga heran.
"BAGAIMANA BISA KAMU MASIH HIDUP DEWA BANGSATT...??" Teriak Kaisar Iblis.
"Eh?!? Pakai bertanya segala..apa kamu lupa siapa aku.." ucap Su Hainy angkuh.
"ROARR..." Kaisar Iblis menyeringai geram.
"JIKA BEGITU..MATILAH!!"
Wush!
Kaisar Iblis langsung menyerang Su Hainy dengan cepat, kukunya yang tiba-tiba memanjang mengarah ke leher Su Hainy, siap mengoyak leher Su Hainy.
Buk!!
ARRGGHHH....
Kaisar iblis terpelanting jauh mendapat serangan yang tak terduga dari Su Hainy.
"BAGAIMANA BISA??" gumam Iblis itu memegang dadanya yang terasa sakit.
"Jangan heran begitu, sebelumnya kau bisa mengalahkan ku, karena kekuatan ku yang memang belum pulih sepenuhnya, tapi aku berterima kasih karena kau membuatku sekarat dan diambang kematian.." jelas Su Hainy
"Jadi..aku bisa mendapatkan kekuatan ku kembali.." sambungnya kembali.
"HAWA KEKUATANNYA JUGA LEBIH MENEKAN, APA BENAR KEKUATANNYA SUDAH PULIH??" gumam Kaisar Iblis dalam hatinya.
Su Hainy mengangkat tangannya ke atas, "Satu serangan cukup untuk membunuhmu, matilah.."
Su Hainy memukulkan tangannya kebawah, "Tangan Dewa!!" Serunya.
Wush!
Aura Kekuatan Su Hainy berwujud tangan raksasa menderu di atas Kaisar Iblis.
"AKU BELUM INGIN MATI, TAPI TUBUH KU TAK BISA DI GERAKKAN..TEKANAN KEKUATANNYA CUKUP BESAR.."
AARRRGGGG....
Bum! Bum! Ledakan melanda area itu seketika.
Wush!
__ADS_1
Kaisar Iblis melompat dari balik kepulan debu yang beterbangan, "Masih untuk ledakan darah Iblis ku berhasil menghalangi serangannya.." bergerak cepat menjauhi tempat itu.